Forum Jurnalis Halut Gelar Diskusi “Propinsi Halmahera”

Tobelo, i-malut.com – Berangkat dari diskusi kecil, melahirkan sesuatu yang besar, dari diskusi kecil tersebut, Forum Jurnalis Halmahera Utara (FJH) menggagas diskusi publik yang diberi tema “Pentingkah Propinsi Halmahera”.

Kegiatan yang dipusatkan di Caffe Jarot, senin 30/04/2018 lalu, menghadirkan pembicara Wakil Bupati Halut Muchlis TapiTapi, Nus Laratmas Dekan Hukum Universitas Halmahera, Iskandar Dabidabi mewakili OKP dan ketua KNPI Halut Takdir Barakati serta Ketua FJH Halut.

Ketua Panitia Ronal Muhamma dalam laporannya mengatakan, Kegiatan ini adalah dalam rangka mendiskusikan wacana tentang Propinsi Halmahera Raya, yang digagas oleh Forum Jurnalis Halut yang terdiri dari 14 media cetak maupun Online.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak dan OKP, yang hadir dan mendukung acara ini sehingga diskusi dapat dilaksanakan dengan baik. kami sangat apresiasi kepada wakil bupati yang tetap mengawal dan membawa wacana halmahera raya sebagai fondasi aspirasi daerah. ” jelas Ronal Muhama.

Sementara Ketua FJH Roby Pangemanan mengatakan, Media sebagai ruang/sarana untuk menyampaian aspirasi, media juga dapat merubah opini public, maka dengan itu FJH mencoba menggagas sebuah aspiratif dan mewacanakan Provinsi Halmahera melalui ruang media.

“Kegiatan ini didukung oleh 14 media cetak dan online tentunya aspiratif Provinsi Halmahera raya penting dibangun dengan melalui media, bagi kami Wacana Pemekaran Provinsi Halmahera Raya penting.” terang Roby.

Ditempat yang sama, Pembicara Muhlis Tapi Tapi, mengatakan, wacana pemekaran Halmahera ini sebuah wacana yang akan terus didiskusikan melalui media masa, sosial dan media lainnya. Halmahera yang terdiri dari lima kabupaten dan syarat Undang Undang, sudah terpenuhi, sudah 15 tahun berProvinsi Maluku Utara, sesuai ketentuan usia lima kabupaten di halmahera suda berusia terbilang sebagai syarat memekarkan Provinsi Halmahera Raya.

“Ini baru tahapan wacana apakah wacana ini sampai pada tahun 2020, ataukah 2030, saat Ini bagaimana membangun wacana menyamakan presepsi bahwa pentingya pemekaran, jika suda sama presepsi baru dideklarasi akbar, tapi ini diwacanakan terus menerus.” terang Wakil Bupati Halut Muhlis.

Rep/Red : (Roby)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Forum Jurnalis Halut Gelar Diskusi “Propinsi Halmahera”

Tobelo, i-malut.com – Berangkat dari diskusi kecil, melahirkan sesuatu yang besar, dari diskusi kecil tersebut, Forum Jurnalis Halmahera Utara (FJH) menggagas diskusi publik yang diberi tema “Pentingkah Propinsi Halmahera”.

Kegiatan yang dipusatkan di Caffe Jarot, senin 30/04/2018 lalu, menghadirkan pembicara Wakil Bupati Halut Muchlis TapiTapi, Nus Laratmas Dekan Hukum Universitas Halmahera, Iskandar Dabidabi mewakili OKP dan ketua KNPI Halut Takdir Barakati serta Ketua FJH Halut.

Ketua Panitia Ronal Muhamma dalam laporannya mengatakan, Kegiatan ini adalah dalam rangka mendiskusikan wacana tentang Propinsi Halmahera Raya, yang digagas oleh Forum Jurnalis Halut yang terdiri dari 14 media cetak maupun Online.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak dan OKP, yang hadir dan mendukung acara ini sehingga diskusi dapat dilaksanakan dengan baik. kami sangat apresiasi kepada wakil bupati yang tetap mengawal dan membawa wacana halmahera raya sebagai fondasi aspirasi daerah. ” jelas Ronal Muhama.

Sementara Ketua FJH Roby Pangemanan mengatakan, Media sebagai ruang/sarana untuk menyampaian aspirasi, media juga dapat merubah opini public, maka dengan itu FJH mencoba menggagas sebuah aspiratif dan mewacanakan Provinsi Halmahera melalui ruang media.

“Kegiatan ini didukung oleh 14 media cetak dan online tentunya aspiratif Provinsi Halmahera raya penting dibangun dengan melalui media, bagi kami Wacana Pemekaran Provinsi Halmahera Raya penting.” terang Roby.

Ditempat yang sama, Pembicara Muhlis Tapi Tapi, mengatakan, wacana pemekaran Halmahera ini sebuah wacana yang akan terus didiskusikan melalui media masa, sosial dan media lainnya. Halmahera yang terdiri dari lima kabupaten dan syarat Undang Undang, sudah terpenuhi, sudah 15 tahun berProvinsi Maluku Utara, sesuai ketentuan usia lima kabupaten di halmahera suda berusia terbilang sebagai syarat memekarkan Provinsi Halmahera Raya.

“Ini baru tahapan wacana apakah wacana ini sampai pada tahun 2020, ataukah 2030, saat Ini bagaimana membangun wacana menyamakan presepsi bahwa pentingya pemekaran, jika suda sama presepsi baru dideklarasi akbar, tapi ini diwacanakan terus menerus.” terang Wakil Bupati Halut Muhlis.

Rep/Red : (Roby)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER