Kantor Perwakilan Komnas Perlindungan Anak Akan Hadir di Malut

i-malut.com, Ternate – Meningkatnya berbagai bentuk kasus pelanggaran hak anak di wilayah hukum Maluku Utara telah mendorong masyarakat, media, dan para pemangku kepentingan perlindungan anak bertekat mendirikan Kantor Komnas Perlindungan Anak untuk Maluku Utara (Malut).

Arist Merdeka Sirait, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak kepada i-malut.com via WhatsApp, Senin (7/5/2018), mengatakan, akan didirikannya Kantor Perwakilan Komnas Perlindungan Anak untuk Maluku Utara. Diharapkan menjadi lembaga independen yang dapat digunakan sebagai mitra masyarakat dan pemerintah untuk memberikan pemenuhan, pembelaan serta perlindungan bagi anak di Malut.

Arist berharap, dibangunnya kantor Komnas Perlindungan untuk Malut adalah sebagai persiapan dan cikal bakal berdirinya Lembaga-lembaga Perlindungan Anak ditiap-tiap Kabupaten dan Kota. Saat ini, kata Arist, telah dibentuk kepengurusan Lembaga Perlidungan Anak (LPA) di Kota Ternate, Kota Tidore, Halmahera Barat dan Halmahera Selatan menyusul sisanya di 6 kabupaten.

Lanjut dia, untuk menguatkan kelembagaan Perlindungan anak di ditiap-tiap Kabupaten dan kota, dan karena gerakan perlindungan anak merupakan tanggungjawab bersama, Rais Kalero sebagai pemprakarsa sekaligus Kordinator Pokja Komnas Perlindungan anak di Maluku menyampaikan bahwa hadirnya Kantor Komnas Perlindungan Anak untuk Maluku Utara akan melibatkan forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat dan berkordinasi dengan Kesbangpol Maluku Utara.

Arist menambahkan, untuk menjalankan visi dan misi gerakan perlindungan anak di Maluku Utara, diharapkan kehadiran lembaga perlindungan anak akan menjalankan program pencegahan, deteksi dini dan respon terhadap kasus.

Hadirnya Komnas Perlindungan Anak sebagai lembaga independen perlindungan anak untuk Maluku Utara tidaklah terlepas dari hasil kunjungan kerja (Kunker) Komnas Perlindungan Anak pada pertengahan Juli 2018 yang difasilitasi Wahana Visi Indonesia (WVI) Regional Maluku dan hasil audensi dengan Gubernur Maluku Utara dan Walikota Ternate. Dan dalam waktu tidak terlalu lama juga akan dibentuk lembaga yang sama di Kabupaten Malawi Kalimantan Timur, Kabupaten MAROS Sulawesi Selatan dan di Papua.

Sementara itu, demi kepentingan terbaik anak (the best interest of the child), Komnas Perlindungan Anak Selalu Ada dan Hadir untuk Anak Indonesia.

Rep/Red : (Sdn)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Kantor Perwakilan Komnas Perlindungan Anak Akan Hadir di Malut

i-malut.com, Ternate – Meningkatnya berbagai bentuk kasus pelanggaran hak anak di wilayah hukum Maluku Utara telah mendorong masyarakat, media, dan para pemangku kepentingan perlindungan anak bertekat mendirikan Kantor Komnas Perlindungan Anak untuk Maluku Utara (Malut).

Arist Merdeka Sirait, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak kepada i-malut.com via WhatsApp, Senin (7/5/2018), mengatakan, akan didirikannya Kantor Perwakilan Komnas Perlindungan Anak untuk Maluku Utara. Diharapkan menjadi lembaga independen yang dapat digunakan sebagai mitra masyarakat dan pemerintah untuk memberikan pemenuhan, pembelaan serta perlindungan bagi anak di Malut.

Arist berharap, dibangunnya kantor Komnas Perlindungan untuk Malut adalah sebagai persiapan dan cikal bakal berdirinya Lembaga-lembaga Perlindungan Anak ditiap-tiap Kabupaten dan Kota. Saat ini, kata Arist, telah dibentuk kepengurusan Lembaga Perlidungan Anak (LPA) di Kota Ternate, Kota Tidore, Halmahera Barat dan Halmahera Selatan menyusul sisanya di 6 kabupaten.

Lanjut dia, untuk menguatkan kelembagaan Perlindungan anak di ditiap-tiap Kabupaten dan kota, dan karena gerakan perlindungan anak merupakan tanggungjawab bersama, Rais Kalero sebagai pemprakarsa sekaligus Kordinator Pokja Komnas Perlindungan anak di Maluku menyampaikan bahwa hadirnya Kantor Komnas Perlindungan Anak untuk Maluku Utara akan melibatkan forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat dan berkordinasi dengan Kesbangpol Maluku Utara.

Arist menambahkan, untuk menjalankan visi dan misi gerakan perlindungan anak di Maluku Utara, diharapkan kehadiran lembaga perlindungan anak akan menjalankan program pencegahan, deteksi dini dan respon terhadap kasus.

Hadirnya Komnas Perlindungan Anak sebagai lembaga independen perlindungan anak untuk Maluku Utara tidaklah terlepas dari hasil kunjungan kerja (Kunker) Komnas Perlindungan Anak pada pertengahan Juli 2018 yang difasilitasi Wahana Visi Indonesia (WVI) Regional Maluku dan hasil audensi dengan Gubernur Maluku Utara dan Walikota Ternate. Dan dalam waktu tidak terlalu lama juga akan dibentuk lembaga yang sama di Kabupaten Malawi Kalimantan Timur, Kabupaten MAROS Sulawesi Selatan dan di Papua.

Sementara itu, demi kepentingan terbaik anak (the best interest of the child), Komnas Perlindungan Anak Selalu Ada dan Hadir untuk Anak Indonesia.

Rep/Red : (Sdn)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER