28 Siswa SMAN 2 Haltim Ikut Kajian Kebijakan Teknis Pendukung Literasi Nasional

i-malut.com, MABA – Kajian Kebijakan Teknis Pendukung Literasi Nasional yang dilaksanakan di SMAN 2 Halmahera Timur (Haltim) pada Selasa (8/5/208) diikuti oleh 28 siswa yang diambil secara acak dari 115 siswa SMAN 2 Haltim.

Melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui pusat pengembangan strategi dan diplomasi kebahasaan dan Balai atau Kantor Bahasa bekerja sama dengan unit utama lain di kementerian pendidikan dan kebudayaan diantaranya pusat penilaian pendidikan, SEAMEO QITEP in language, pusat penelitian kebijakan pendidikan dan kebudayaan dan direktorat pembinaan sekolah menengah atas, direktorat pembinaan Guru pendidikan menengah, pusat kurikulum dan pembukuan serta direktorat pendidikan keaksaraan dan kesetaraan.

Salah Satu Guru yang juga berperan aktif dalam kegiatan tersebut Rusdin Muhammad (Guru Bahasa Indonesia) saat di konfirmasi wartawan via handphone Kamis (10/5/2018) mengatakan

“Kajian tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan membaca siswa. Selain itu, kajian ini juga Sebagai upaya untuk mengidentifikasi kegiatan literasi yang dilakukan oleh siswa dan guru disekolah, kegiatan literasi siswa di rumah dan di masyarakat serta kegiatan literasi yang dilakukan oleh orang tua siswa dirumah sehingga dapat memberikan rekomendasi Untuk perumusan kebijakan dalam bidang literasi yang dilakukan oleh kementerian dan kebudayaan.”ujarnya

Rusdin Muhammad (Guru Bahasa Indonesia yang berperan aktif pada kegiatan Kajian letarasi Nasional)

dalam kegiatan tersebut ada 5 guru bahasa yang terlibat aktif terdiri dari 2 guru bahasa indonesia Rusdin Muhammad, dan Suhartatik, dan 3 guru Bahasa Inggris yakni Adam, Lisma, M. Saing dan Siti Masitoh yang ikut berpartisipasi dalam pengisian angket guru yang dipandu langsung dari 4 staf Balai atau Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara
Mujahid Taha, Fida Febriningsih, Abdul Rahim, Faruk Abas, dan 1 orang Helpdesk Provinsi Maluku Utara mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara Arifin Kude, didampingi oleh kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 2 Haltim Suroto dan Wakil kepala sekolah (Wakepsek) bagian Kurikulum merangkap Proktor Kajian Literasi membaca Syamsulrijal A. Gani,

Kajian tersebut dilaksanakan berbentuk instrumen aplikasi soal uji kompetensi membaca berbasis komputer yang dikembangkan oleh Puspendik, Balitbang, Kemendikbud yang terdiri dari Soal PISA membaca yang dikembangkan oleh pusat pembinaan, badan pengembangan dan pembinaan bahasa dikombinasikan dengan soal PISA membaca yg dikembangkan oleh Puspendik, balitbang. Sebelum pelaksanaan kegiatan
Syamsulrijal A. Gani telah melaksanakan uji coba di seluruh siswa kelas 10 baik Jurusan IPA maupun IPS. Menurut samsul kegiatan ini sebenarnya sangat membantu warga sekolah terutama seluruh siswa yang kurang dalam mengembangkan minat membaca walaupun di dalam program sekolah yang sudah di tetapkan wajib melaksanakan literasi membaca 15 menit sebelum kegiatan Proses Kegiatan Belajar Mengajar namun belum berjalan efektif di karenakan referensi atau sumber bacaan yang belum sepenuhnya memadai terutama masih kekurngn Buku bacaan dan media lainnya yang tersedia di sekolah.

Selain itu pihaknya juga berterima kasih pada Balai atau Kantor Bahasa provinsi Maluku Utara

“Kami sangat berterima kasih kepada Balai atau Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara yang luar biasa kerja kerasnya Melalui kajian kegiatan literasi membaca ini dengan menggunakan media elektronik, sehingga siswa kami diingatkan kembali bahwa literasi membaca ini sangatlah penting dan tidak hanya literasi membaca menggunakan media cetak namun literasi membaca dapat menggunakan media elektronik (komputer). Mudah-mudahan melalui kajian kegiatan literasi membaca ini siswa lebih terpacu dalam mengembangkan minat membaca baik di lingkungan sekolah maupun dirumah.” Tutupnya

Rep/Red : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

28 Siswa SMAN 2 Haltim Ikut Kajian Kebijakan Teknis Pendukung Literasi Nasional

i-malut.com, MABA – Kajian Kebijakan Teknis Pendukung Literasi Nasional yang dilaksanakan di SMAN 2 Halmahera Timur (Haltim) pada Selasa (8/5/208) diikuti oleh 28 siswa yang diambil secara acak dari 115 siswa SMAN 2 Haltim.

Melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui pusat pengembangan strategi dan diplomasi kebahasaan dan Balai atau Kantor Bahasa bekerja sama dengan unit utama lain di kementerian pendidikan dan kebudayaan diantaranya pusat penilaian pendidikan, SEAMEO QITEP in language, pusat penelitian kebijakan pendidikan dan kebudayaan dan direktorat pembinaan sekolah menengah atas, direktorat pembinaan Guru pendidikan menengah, pusat kurikulum dan pembukuan serta direktorat pendidikan keaksaraan dan kesetaraan.

Salah Satu Guru yang juga berperan aktif dalam kegiatan tersebut Rusdin Muhammad (Guru Bahasa Indonesia) saat di konfirmasi wartawan via handphone Kamis (10/5/2018) mengatakan

“Kajian tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan membaca siswa. Selain itu, kajian ini juga Sebagai upaya untuk mengidentifikasi kegiatan literasi yang dilakukan oleh siswa dan guru disekolah, kegiatan literasi siswa di rumah dan di masyarakat serta kegiatan literasi yang dilakukan oleh orang tua siswa dirumah sehingga dapat memberikan rekomendasi Untuk perumusan kebijakan dalam bidang literasi yang dilakukan oleh kementerian dan kebudayaan.”ujarnya

Rusdin Muhammad (Guru Bahasa Indonesia yang berperan aktif pada kegiatan Kajian letarasi Nasional)

dalam kegiatan tersebut ada 5 guru bahasa yang terlibat aktif terdiri dari 2 guru bahasa indonesia Rusdin Muhammad, dan Suhartatik, dan 3 guru Bahasa Inggris yakni Adam, Lisma, M. Saing dan Siti Masitoh yang ikut berpartisipasi dalam pengisian angket guru yang dipandu langsung dari 4 staf Balai atau Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara
Mujahid Taha, Fida Febriningsih, Abdul Rahim, Faruk Abas, dan 1 orang Helpdesk Provinsi Maluku Utara mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara Arifin Kude, didampingi oleh kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 2 Haltim Suroto dan Wakil kepala sekolah (Wakepsek) bagian Kurikulum merangkap Proktor Kajian Literasi membaca Syamsulrijal A. Gani,

Kajian tersebut dilaksanakan berbentuk instrumen aplikasi soal uji kompetensi membaca berbasis komputer yang dikembangkan oleh Puspendik, Balitbang, Kemendikbud yang terdiri dari Soal PISA membaca yang dikembangkan oleh pusat pembinaan, badan pengembangan dan pembinaan bahasa dikombinasikan dengan soal PISA membaca yg dikembangkan oleh Puspendik, balitbang. Sebelum pelaksanaan kegiatan
Syamsulrijal A. Gani telah melaksanakan uji coba di seluruh siswa kelas 10 baik Jurusan IPA maupun IPS. Menurut samsul kegiatan ini sebenarnya sangat membantu warga sekolah terutama seluruh siswa yang kurang dalam mengembangkan minat membaca walaupun di dalam program sekolah yang sudah di tetapkan wajib melaksanakan literasi membaca 15 menit sebelum kegiatan Proses Kegiatan Belajar Mengajar namun belum berjalan efektif di karenakan referensi atau sumber bacaan yang belum sepenuhnya memadai terutama masih kekurngn Buku bacaan dan media lainnya yang tersedia di sekolah.

Selain itu pihaknya juga berterima kasih pada Balai atau Kantor Bahasa provinsi Maluku Utara

“Kami sangat berterima kasih kepada Balai atau Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara yang luar biasa kerja kerasnya Melalui kajian kegiatan literasi membaca ini dengan menggunakan media elektronik, sehingga siswa kami diingatkan kembali bahwa literasi membaca ini sangatlah penting dan tidak hanya literasi membaca menggunakan media cetak namun literasi membaca dapat menggunakan media elektronik (komputer). Mudah-mudahan melalui kajian kegiatan literasi membaca ini siswa lebih terpacu dalam mengembangkan minat membaca baik di lingkungan sekolah maupun dirumah.” Tutupnya

Rep/Red : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER