BKN Tolak Pertimbangan yang Diajukan Pemda Halut, 12 Orang ASN Bakal Dipecat

i-malut-com, TOBELO – Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut), dalam rangka melakukan komunikasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta pertimbangkan 12 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemda Halut yang bakal dipecat ternyata sia-sia belaka.

BKN menolak permintaan Pemda Halut untuk mempertimbangkan kembali pemecatan terhadap 12 orang ASN dilingkup Pemda Halut. Bahkan nama kedua belas orang tersebut sudah berada di meja Bupati.  Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pemberdayaan Sumber Daya Aparatur (BKAPSDA) Halut, Efrain Ony Hendrik, kepada sejumlah wartawan, Rabu (16/5/2018).

Ony menjelaskan, pihaknya sudah menyerahkan ke12 nama ASN yang bakal di pecat ke Bupati. Selanjutnya Bupati yang akan memutuskan.

“Itu Keputusan Bupati,” terangnya.

Untuk diketahui, BKN menolak pertimbangan yang diajukan Pemkab Halut dan mengisyaratkan untuk tetap menjalankan keputusan peraturan pemerintan terkait ASN yang korupsi.

“Selanjutnya, ketika keputusan sudah dikeluarkan dan 12 ASN merasa keberatan atas putusan itu maka ada ruang yakni di PTUN.” Tegas Ony.

Rep/Red : (Roby)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

BKN Tolak Pertimbangan yang Diajukan Pemda Halut, 12 Orang ASN Bakal Dipecat

i-malut-com, TOBELO – Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut), dalam rangka melakukan komunikasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta pertimbangkan 12 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemda Halut yang bakal dipecat ternyata sia-sia belaka.

BKN menolak permintaan Pemda Halut untuk mempertimbangkan kembali pemecatan terhadap 12 orang ASN dilingkup Pemda Halut. Bahkan nama kedua belas orang tersebut sudah berada di meja Bupati.  Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pemberdayaan Sumber Daya Aparatur (BKAPSDA) Halut, Efrain Ony Hendrik, kepada sejumlah wartawan, Rabu (16/5/2018).

Ony menjelaskan, pihaknya sudah menyerahkan ke12 nama ASN yang bakal di pecat ke Bupati. Selanjutnya Bupati yang akan memutuskan.

“Itu Keputusan Bupati,” terangnya.

Untuk diketahui, BKN menolak pertimbangan yang diajukan Pemkab Halut dan mengisyaratkan untuk tetap menjalankan keputusan peraturan pemerintan terkait ASN yang korupsi.

“Selanjutnya, ketika keputusan sudah dikeluarkan dan 12 ASN merasa keberatan atas putusan itu maka ada ruang yakni di PTUN.” Tegas Ony.

Rep/Red : (Roby)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER