Pembangunan KEK Morotai Mempekerjakan Tenaga Lokal dan Dipromosikan di Beijing-China

i-malut.com, MOROTAI – Pemerintah Republik Indonesia, melalui duta besarnya, gencar mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai di manca negara dimana duta besar tersebut bertugas. Salah satunya duta besar RI untuk Negara RRC (China). Informasi ini disampaikain staf khusus Bupati Pulau Morotai, Samuel Samson, pekan silam.

Menurut Samuel, pada tanggal 15 Mei 2018 lalu, di Beijing – China, Dubes RI untuk RRC, Djauhari Oratmangun, bersama BKPM telah mempromosikan KEK Morotai

“Tampil bersama badan koordinasi penanaman modal untuk mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus di RI, termasuk KEK Morotai kepada publik di Beijing.” paparnya.

Tambahnya, “kiranya Pulau Morotai kian siap menyambut arus Investasi, Dagang, Pelancong, dan lain lain,”

Pembangunan KEK Morotai sendiri sudah berjalan dengan progres yang sangat cepat.

Koordinator pembebasan lapangan, PT Jababeka, KEK Morotai, Akbar Mangoda, ketika dikonfirmasi, Rabu 23/5/2018, soal progres pekerjaan pembangunan KEK, menjelaskan bahwa, pengembangan KEK Morotai tahap pertama, sudah jalan sejak bulan januari, sampai hari ini progresnya sudah mancapai kurang lebih 80%.

“Yang dibangun adalah Jalan, Gerbang, Kantor administrator, Taman, Pos jaga dan Homestay. dari sekian pembangunan yang akan diprioritas atau target selesai dalam bulan ini, selain homestay diperpanjang waktu sampai dengan akhir bulan juni dan lima pembangunan yang harus target selesai di akhir bulan ini, diantaranya gerbang masuk, pos jaga, jalan, taman dan kantor administrator” jelas akbar.

Tambahnya, “alhamudulillah pencapaiannya sudah mencapai 80%. Sementara jalan tinggal pengaspalan.”

Taman, Pos Jaga dan Gerbang KEK Morotai

Lanjut Aco, demikian biasa ia disapa, Insya Allah pembangunan tahap II KEK ini, ada beberapa pembangunan lagi yang akan di bangun, diataranya penambahan Homestay dan lapangan goolf.

Sesuai pantauan i-malut.com dilokasi pengembangan KEK, ternyata awal Pembangunan KEK Morotai telah menyerap tenaga kerja yang sangat banyak

“Tenaga kerja disini jumlahnya ratusan orang dari berbagai desa di Pulau Morotai, kami bersyukur dan berterima kasih kepada PT JABABEKA yang merekrut dan memberikan kepercayaan kepada kami orang morotai mengerjakan semua ini” ujar salah satu pekerja dilokasi KEK Morotai.

Masyraakat Desa Juanga, Morotai, yang dipekerjakan di lokasi KEK Morotai

Pengembangan KEK Morotai itu sendiri cukup memberdayakan masyarakat morotai, terutama soal tambahan pendapatan.

“Sejumlah pemuda desa juanga yang akan lanjut study S2, di koordinir langsung oleh Irwan Soleman, bersama orang tua mereka, juga menggambil peran untuk mengais rejeki di lokasi KEK ini, dengan menghandel pekerjaan penanaman rumput dan penataan penghijauan taman. Bayaran yang mereka terima digunakan sebagai tambahan uang saku nanti saat masuk kuliah.” ungkap salah satu orang tua.

Diketahui, Kontraktor pelaksanaan pembangunan pengembangan KEK Morotai adalah PT. JAYA ABADI KONSTRUKSINDO.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Pembangunan KEK Morotai Mempekerjakan Tenaga Lokal dan Dipromosikan di Beijing-China

i-malut.com, MOROTAI – Pemerintah Republik Indonesia, melalui duta besarnya, gencar mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai di manca negara dimana duta besar tersebut bertugas. Salah satunya duta besar RI untuk Negara RRC (China). Informasi ini disampaikain staf khusus Bupati Pulau Morotai, Samuel Samson, pekan silam.

Menurut Samuel, pada tanggal 15 Mei 2018 lalu, di Beijing – China, Dubes RI untuk RRC, Djauhari Oratmangun, bersama BKPM telah mempromosikan KEK Morotai

“Tampil bersama badan koordinasi penanaman modal untuk mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus di RI, termasuk KEK Morotai kepada publik di Beijing.” paparnya.

Tambahnya, “kiranya Pulau Morotai kian siap menyambut arus Investasi, Dagang, Pelancong, dan lain lain,”

Pembangunan KEK Morotai sendiri sudah berjalan dengan progres yang sangat cepat.

Koordinator pembebasan lapangan, PT Jababeka, KEK Morotai, Akbar Mangoda, ketika dikonfirmasi, Rabu 23/5/2018, soal progres pekerjaan pembangunan KEK, menjelaskan bahwa, pengembangan KEK Morotai tahap pertama, sudah jalan sejak bulan januari, sampai hari ini progresnya sudah mancapai kurang lebih 80%.

“Yang dibangun adalah Jalan, Gerbang, Kantor administrator, Taman, Pos jaga dan Homestay. dari sekian pembangunan yang akan diprioritas atau target selesai dalam bulan ini, selain homestay diperpanjang waktu sampai dengan akhir bulan juni dan lima pembangunan yang harus target selesai di akhir bulan ini, diantaranya gerbang masuk, pos jaga, jalan, taman dan kantor administrator” jelas akbar.

Tambahnya, “alhamudulillah pencapaiannya sudah mencapai 80%. Sementara jalan tinggal pengaspalan.”

Taman, Pos Jaga dan Gerbang KEK Morotai

Lanjut Aco, demikian biasa ia disapa, Insya Allah pembangunan tahap II KEK ini, ada beberapa pembangunan lagi yang akan di bangun, diataranya penambahan Homestay dan lapangan goolf.

Sesuai pantauan i-malut.com dilokasi pengembangan KEK, ternyata awal Pembangunan KEK Morotai telah menyerap tenaga kerja yang sangat banyak

“Tenaga kerja disini jumlahnya ratusan orang dari berbagai desa di Pulau Morotai, kami bersyukur dan berterima kasih kepada PT JABABEKA yang merekrut dan memberikan kepercayaan kepada kami orang morotai mengerjakan semua ini” ujar salah satu pekerja dilokasi KEK Morotai.

Masyraakat Desa Juanga, Morotai, yang dipekerjakan di lokasi KEK Morotai

Pengembangan KEK Morotai itu sendiri cukup memberdayakan masyarakat morotai, terutama soal tambahan pendapatan.

“Sejumlah pemuda desa juanga yang akan lanjut study S2, di koordinir langsung oleh Irwan Soleman, bersama orang tua mereka, juga menggambil peran untuk mengais rejeki di lokasi KEK ini, dengan menghandel pekerjaan penanaman rumput dan penataan penghijauan taman. Bayaran yang mereka terima digunakan sebagai tambahan uang saku nanti saat masuk kuliah.” ungkap salah satu orang tua.

Diketahui, Kontraktor pelaksanaan pembangunan pengembangan KEK Morotai adalah PT. JAYA ABADI KONSTRUKSINDO.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER