Mengenang Perjuangan Almarhum Alwi Ishak Selama di DPRD

i-malut.com, MOROTAI – Inna lillahi wainna ilaihi rojiuun, Kabar duka itu datang mengejutkan, kepergian almarhum Alwi Ishak, meninggalkan banyak kenangan dan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat Kecamatan Morotai Jaya, bahkan perjuangan ini menjadi amal jariah almarhum.

“Saya sebagai warga Desa Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya, sangat merasa kehilangan, bila dikenang kembali beberapa tahun silam saat kita masih sama-sama sebagai anggota DPRD periode 2009-2014. Tetapi mereka telah lebih dulu dipanggil Allah berpulang ke rahmatullah, termasuk almarhum Alwi Ishak, saat ini. kami mempunyai andil besar terhadap pemekaran 88 desa, yang sebelumnya kami DPRD targetkan menjadi 100 desa. sehingga Kabupaten Pulau Morotai dikenal dengan 100 desa” kenang Kasri Piga, SE. teman sekampung dan seperjuangan almarhum Alwi Ishak, ST. di DPRD Pulau Morotai, beberapa tahun silam

Lanjutnya, Ia yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD di periode itu, bersama almarhum Alwi Ishak masuk dalam pansus pemekaran desa dan beberapa teman lainnya. Ia (Kasri) dan almarhum ditugaskan khusus menangani Kecamatan Morotai Utara dan Kecamatan Morotai Jaya. Walaupun kondisi laut yang sangat berbahaya, akibat pengaruh gempa yang dahsyat di jepang saat itu, tetapi demi kepentingan rakyat, mereka berdua tetap melanjutkan perjalanan kunjungan, hingga mentuntaskan semua desa di dua kecamatan tersebut.

“Alhamdulillah Kecamatan Morotai Jaya sebelumnya hanya 7 desa, kami mekarkan menjadi 14 desa, demikian juga Morotai Utara, sebelumnya hanya 9 desa, kami mekarkan menjadi 15 desa. Itulah hasil juang kami bersama almarhum yang masarakat dua kecamatan tersebut nikmati manfaatnya sampai hari ini.” ungkapnya.

Untuk itu kata kasri, perlu disyukuri dan berterima kasih kepada mereka yang telah almarhum, karena mereka berjuang dengan ihlas untuk kepentingan masyarakat dan daerah. terpenting adalah desa yang telah dimekarkan disadari sebagai amanah yang dititipkan ke kades masing-masing untuk pelayanan warganya yang lebih baik, amanah dan bertanggung jawab, sehingga semua perjuangan itu menjadi amal jariah mereka yang tidak perna putus bagi teman-teman seperjuangan di DPRD yang telah lebih dulu meninggalkan kita.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Mengenang Perjuangan Almarhum Alwi Ishak Selama di DPRD

i-malut.com, MOROTAI – Inna lillahi wainna ilaihi rojiuun, Kabar duka itu datang mengejutkan, kepergian almarhum Alwi Ishak, meninggalkan banyak kenangan dan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat Kecamatan Morotai Jaya, bahkan perjuangan ini menjadi amal jariah almarhum.

“Saya sebagai warga Desa Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya, sangat merasa kehilangan, bila dikenang kembali beberapa tahun silam saat kita masih sama-sama sebagai anggota DPRD periode 2009-2014. Tetapi mereka telah lebih dulu dipanggil Allah berpulang ke rahmatullah, termasuk almarhum Alwi Ishak, saat ini. kami mempunyai andil besar terhadap pemekaran 88 desa, yang sebelumnya kami DPRD targetkan menjadi 100 desa. sehingga Kabupaten Pulau Morotai dikenal dengan 100 desa” kenang Kasri Piga, SE. teman sekampung dan seperjuangan almarhum Alwi Ishak, ST. di DPRD Pulau Morotai, beberapa tahun silam

Lanjutnya, Ia yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD di periode itu, bersama almarhum Alwi Ishak masuk dalam pansus pemekaran desa dan beberapa teman lainnya. Ia (Kasri) dan almarhum ditugaskan khusus menangani Kecamatan Morotai Utara dan Kecamatan Morotai Jaya. Walaupun kondisi laut yang sangat berbahaya, akibat pengaruh gempa yang dahsyat di jepang saat itu, tetapi demi kepentingan rakyat, mereka berdua tetap melanjutkan perjalanan kunjungan, hingga mentuntaskan semua desa di dua kecamatan tersebut.

“Alhamdulillah Kecamatan Morotai Jaya sebelumnya hanya 7 desa, kami mekarkan menjadi 14 desa, demikian juga Morotai Utara, sebelumnya hanya 9 desa, kami mekarkan menjadi 15 desa. Itulah hasil juang kami bersama almarhum yang masarakat dua kecamatan tersebut nikmati manfaatnya sampai hari ini.” ungkapnya.

Untuk itu kata kasri, perlu disyukuri dan berterima kasih kepada mereka yang telah almarhum, karena mereka berjuang dengan ihlas untuk kepentingan masyarakat dan daerah. terpenting adalah desa yang telah dimekarkan disadari sebagai amanah yang dititipkan ke kades masing-masing untuk pelayanan warganya yang lebih baik, amanah dan bertanggung jawab, sehingga semua perjuangan itu menjadi amal jariah mereka yang tidak perna putus bagi teman-teman seperjuangan di DPRD yang telah lebih dulu meninggalkan kita.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER