Pertama Kali Dapat WTP Dari BPK RI, Ini Kata Bupati Pulau Morotai

i-malut.com, MOROTAI – Sejak adanya penilaian laporan keuangan daerah, baru kali ini Kabupaten Pulau Morotai memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) perwakilan Provinsi Maluku Utara. Predikat WTP ini berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota tahun 2017.

BPK Perwakilan Maluku Utara memberikan penghargaan berupa opini WTP kepada tujuh Kabupaten/Kota, diantaranya, Kota Tidore, Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Timur dan Kabupaten Pulau Morotai. Selain itu BPK juga memberikan penghargaan berupa opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula dan Kabupaten Pulau Taliabu.

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, saat menandatangani berita acara penyerahan LHP

Kepala BPK Perwakilan Maluku Utara, Sriharyoso, dalam sambutannya mengatakan, bahwa dalam pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah se-Provinsi Maluku Utara kali ini, terjadi peningkatan dalam hal sistem pelaporan yang semakin membaik. Untuk itu, disampaikan kiranya prestasi ini dapat berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah Provinsi Maluku Utara.

“BPK sangat mengharapkan agar Pemerintah Daerah dapat secepatnya menindaklanjuti rekomendasi dalam rangka perbaikan LHP dimana sesuai ketentuan yang diberikan waktu 60 hari kerja.” Harapnya.

Kepala BPK RI Perwakilan Maluku Utara,      Sriharyoso menyerahakan dikumen LHP, Kabupaten Pulau Morotai mendapat predikat WTP

Bagi pemda Kabupaten Pulau Morotai, pencapaian WTP ini merupakan kado terindah bagi Bupati Benny Laos, karena bertepatan pada satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Asrun Padoma.

Usai menerima predikat WTP dari BPK RI perwakilan Maluku Utara, Bupati menyampaikan rasa syukurnya yang sangat dalam,

“Saya bersyukur kepada Tuhan, pencapaian penghargaan yang pertama kali ini tidak terlepas dari kerja-kerja pelaporan keuangan yang maksimal oleh Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) sehingga memberikan hasil yang begitu baik, hasil ini terus dipertahankan dengan peningkatan kinerja”. ungkapnya

“Hasil predikat WTP ini diraih, karena hasil kerja keras seluruh jajaran Pemda Pulau Morotai, baik eksekutif dan legislatif. sehingga kedepan kita akan mendapatkan penambahan dana dari pemerintah pusat.” Jelasnya Bupati penuh harapan.

Bupati dan ketua DPRD Pulau Morotai, Foto bersama BPK RI perwakilan Malut

Turut bersama Bupati Pulau Morotai menghadiri acara penyerahan LHP ini adalah, Sekda Muhammad M Kharie, Asisten II Alexsander Wermasubun, Kepala DPKAD Muhammad Umar Ali, Kabag Humas dan Protokuler Heronimus Rahankey, dan tiga orang unsur pimpinan DPRD Pulau Morotai; Fahri Hairudin (ketua), Richard Samatara dan Rasmin Fabanyo (wakil ketua) di aula gedung BPK RI perwakilan Maluku Utara, Kamis (24/5/2018).

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Pertama Kali Dapat WTP Dari BPK RI, Ini Kata Bupati Pulau Morotai

i-malut.com, MOROTAI – Sejak adanya penilaian laporan keuangan daerah, baru kali ini Kabupaten Pulau Morotai memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) perwakilan Provinsi Maluku Utara. Predikat WTP ini berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota tahun 2017.

BPK Perwakilan Maluku Utara memberikan penghargaan berupa opini WTP kepada tujuh Kabupaten/Kota, diantaranya, Kota Tidore, Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Timur dan Kabupaten Pulau Morotai. Selain itu BPK juga memberikan penghargaan berupa opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula dan Kabupaten Pulau Taliabu.

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, saat menandatangani berita acara penyerahan LHP

Kepala BPK Perwakilan Maluku Utara, Sriharyoso, dalam sambutannya mengatakan, bahwa dalam pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah se-Provinsi Maluku Utara kali ini, terjadi peningkatan dalam hal sistem pelaporan yang semakin membaik. Untuk itu, disampaikan kiranya prestasi ini dapat berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah Provinsi Maluku Utara.

“BPK sangat mengharapkan agar Pemerintah Daerah dapat secepatnya menindaklanjuti rekomendasi dalam rangka perbaikan LHP dimana sesuai ketentuan yang diberikan waktu 60 hari kerja.” Harapnya.

Kepala BPK RI Perwakilan Maluku Utara,      Sriharyoso menyerahakan dikumen LHP, Kabupaten Pulau Morotai mendapat predikat WTP

Bagi pemda Kabupaten Pulau Morotai, pencapaian WTP ini merupakan kado terindah bagi Bupati Benny Laos, karena bertepatan pada satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Asrun Padoma.

Usai menerima predikat WTP dari BPK RI perwakilan Maluku Utara, Bupati menyampaikan rasa syukurnya yang sangat dalam,

“Saya bersyukur kepada Tuhan, pencapaian penghargaan yang pertama kali ini tidak terlepas dari kerja-kerja pelaporan keuangan yang maksimal oleh Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) sehingga memberikan hasil yang begitu baik, hasil ini terus dipertahankan dengan peningkatan kinerja”. ungkapnya

“Hasil predikat WTP ini diraih, karena hasil kerja keras seluruh jajaran Pemda Pulau Morotai, baik eksekutif dan legislatif. sehingga kedepan kita akan mendapatkan penambahan dana dari pemerintah pusat.” Jelasnya Bupati penuh harapan.

Bupati dan ketua DPRD Pulau Morotai, Foto bersama BPK RI perwakilan Malut

Turut bersama Bupati Pulau Morotai menghadiri acara penyerahan LHP ini adalah, Sekda Muhammad M Kharie, Asisten II Alexsander Wermasubun, Kepala DPKAD Muhammad Umar Ali, Kabag Humas dan Protokuler Heronimus Rahankey, dan tiga orang unsur pimpinan DPRD Pulau Morotai; Fahri Hairudin (ketua), Richard Samatara dan Rasmin Fabanyo (wakil ketua) di aula gedung BPK RI perwakilan Maluku Utara, Kamis (24/5/2018).

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...