Lima Fraksi di DPRD Morotai Setujui Penyertaan Modal Pemda Pada PDAM dan Perusda Niaga Pasifik

i-malut.com, MOROTAI – DPRD Kabupaten Pulau Morotai menggelar sidang Paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penyertaan modal pada Perusahan Daerah (Perusda) PDAM dan Perusda PT Niaga Pasifik yang diajukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai. Bertempat di ruang sidang DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (31/5/2018).

Sidang paripurna ini dipimpin lansung oleh ketua DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Fahri Hairudin, didampingi oleh dua Wakil Ketua DPRD Ricard Samatara dan Rasmin Fabanyo serta Bupati Pulau Morotai.

Di hadiri oleh Forkompimda, seluruh pimpinan SKPD, anggota DPRD dan insan pers. Pembukaan sidang paripurna ini, pimpinan sidang awali dengan meminta Sekwan membaca daftar hadir anggota DPRD.

“Total jumlah anggota DPRD 20 Orang, yang hadir 11 orang” ungkap sekwan, Alexsander.

Jumlah yang hadir memenuhi korum maka sidang paripurna dapat di gelar.

“Jumlah anggota DPR yang hadir memenuhi korum maka kita lanjutkan sidang paripurna ini pada pandangan fraksi fraksi” jelas pimpinan sidang, Fahri Haerudin.

Suasana berlangsungnya sidang paripurna DPRD tentang ranperda penyertaan modal ke PDAM dan Perusda Gerbang Pasifik, disahkan menjadi Perda.

Pandangan Fraksi pertama disampaikan oleh Fraksi Golkar, yang dibacakan juru bicaranya Edi Everson Hape. Pandangan Fraksi kedua disampaikan oleh Fraksi Demokrasi Perjuangan, dibacakan oleh juru bicaranya Yudi Dadana. Pandangan Fraksi ketiga di sampaikan Fraksi Pembangunan Amanat Demokrat, dibacakan oleh juru bicara Ajudin Tanimbar. Pandangan Fraksi ke empat disampaikan fraksi Kebangkitan Nasional, dibacakan oleh juru bicaranya Noce Moka dan Pandangan Fraksi ke lima atau terakhir yang menyampaikan pandangan fraksinya adalah Fraksi keadilan sejahtera, yang dibacakan oleh Marhaban Safi sebagai juru bicaranya.

Setelah disimak pandangan dari kelima fraksi, ternyata memiliki pandangan yang sama dan menginginkan penyertaan modal dapat menghidupkan kedua Perusda dan dapat memberi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat bagi PDAM karena air adalah kebutuhan dasar manusia.

“Secara umum seluruh fraksi dan forum paripurna menerima ranperda penyertaan modal ke perusda PDAM dan Perusda PT Niaga Pasifik disahkan menjadi Perda,” jelas pimpinan sidang Fahri Hairudin, Sambil mengetuk palu sidang sebanyak tiga kali menandakan secara yuridis dan defacto telah disahkan.

Dilanjutkan dengan penandatangani berita acara persetujuan Ranperda menjadi Perda oleh Bupati Pulau Morotai Benny Laos dan ketua DPRD Pulau Morotai Fahri Hairudin.

Penandatangani Berita Acara Persetujuan Ranperda menjadi Perda oleh ketua DPRD Pulau Morotai Fahri Hairudin.

Sidang Paripurna diakhiri dengan sambutan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos. Bupati menyampaikan, yang disetujui dan disahkan penyertaan anggaran ke PDAM 7,5 M dan ke Perusda Niaga Pasifik 10 M adalah Plafonnya bukan duitnya, jangan sampai publik berpikir kita berikan anggaran ke dua Perusda lansung sebesar itu.

“Yang disahkan dan diserahkan hari ini plafon anggarannya, untuk penyerahan anggaran ke perusda secara bertahap, melalui pembahasan di DPRD” jelas bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati Pulau morotai menyampaikan, setelah mengangkat direktur PDAM yang baru, alhamdulillah untuk dalam kota air mengalir sudah lebih baik dari sebelumnya dan Bupati memastikan, untuk lebaran, khusus dalam kota sudah bisa nikati semuanya. Begitu juga dengan listrik, seluruh desa di Pulau Morotai sudah ada listrik, saat ini tinggal pemasangan jaringan kerumah rumah penduduk yang belum memiliki listrik, Pemda upayakan tahun ini selesai dan pemasangan listrik ini gratis.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Lima Fraksi di DPRD Morotai Setujui Penyertaan Modal Pemda Pada PDAM dan Perusda Niaga Pasifik

i-malut.com, MOROTAI – DPRD Kabupaten Pulau Morotai menggelar sidang Paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penyertaan modal pada Perusahan Daerah (Perusda) PDAM dan Perusda PT Niaga Pasifik yang diajukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai. Bertempat di ruang sidang DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (31/5/2018).

Sidang paripurna ini dipimpin lansung oleh ketua DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Fahri Hairudin, didampingi oleh dua Wakil Ketua DPRD Ricard Samatara dan Rasmin Fabanyo serta Bupati Pulau Morotai.

Di hadiri oleh Forkompimda, seluruh pimpinan SKPD, anggota DPRD dan insan pers. Pembukaan sidang paripurna ini, pimpinan sidang awali dengan meminta Sekwan membaca daftar hadir anggota DPRD.

“Total jumlah anggota DPRD 20 Orang, yang hadir 11 orang” ungkap sekwan, Alexsander.

Jumlah yang hadir memenuhi korum maka sidang paripurna dapat di gelar.

“Jumlah anggota DPR yang hadir memenuhi korum maka kita lanjutkan sidang paripurna ini pada pandangan fraksi fraksi” jelas pimpinan sidang, Fahri Haerudin.

Suasana berlangsungnya sidang paripurna DPRD tentang ranperda penyertaan modal ke PDAM dan Perusda Gerbang Pasifik, disahkan menjadi Perda.

Pandangan Fraksi pertama disampaikan oleh Fraksi Golkar, yang dibacakan juru bicaranya Edi Everson Hape. Pandangan Fraksi kedua disampaikan oleh Fraksi Demokrasi Perjuangan, dibacakan oleh juru bicaranya Yudi Dadana. Pandangan Fraksi ketiga di sampaikan Fraksi Pembangunan Amanat Demokrat, dibacakan oleh juru bicara Ajudin Tanimbar. Pandangan Fraksi ke empat disampaikan fraksi Kebangkitan Nasional, dibacakan oleh juru bicaranya Noce Moka dan Pandangan Fraksi ke lima atau terakhir yang menyampaikan pandangan fraksinya adalah Fraksi keadilan sejahtera, yang dibacakan oleh Marhaban Safi sebagai juru bicaranya.

Setelah disimak pandangan dari kelima fraksi, ternyata memiliki pandangan yang sama dan menginginkan penyertaan modal dapat menghidupkan kedua Perusda dan dapat memberi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat bagi PDAM karena air adalah kebutuhan dasar manusia.

“Secara umum seluruh fraksi dan forum paripurna menerima ranperda penyertaan modal ke perusda PDAM dan Perusda PT Niaga Pasifik disahkan menjadi Perda,” jelas pimpinan sidang Fahri Hairudin, Sambil mengetuk palu sidang sebanyak tiga kali menandakan secara yuridis dan defacto telah disahkan.

Dilanjutkan dengan penandatangani berita acara persetujuan Ranperda menjadi Perda oleh Bupati Pulau Morotai Benny Laos dan ketua DPRD Pulau Morotai Fahri Hairudin.

Penandatangani Berita Acara Persetujuan Ranperda menjadi Perda oleh ketua DPRD Pulau Morotai Fahri Hairudin.

Sidang Paripurna diakhiri dengan sambutan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos. Bupati menyampaikan, yang disetujui dan disahkan penyertaan anggaran ke PDAM 7,5 M dan ke Perusda Niaga Pasifik 10 M adalah Plafonnya bukan duitnya, jangan sampai publik berpikir kita berikan anggaran ke dua Perusda lansung sebesar itu.

“Yang disahkan dan diserahkan hari ini plafon anggarannya, untuk penyerahan anggaran ke perusda secara bertahap, melalui pembahasan di DPRD” jelas bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati Pulau morotai menyampaikan, setelah mengangkat direktur PDAM yang baru, alhamdulillah untuk dalam kota air mengalir sudah lebih baik dari sebelumnya dan Bupati memastikan, untuk lebaran, khusus dalam kota sudah bisa nikati semuanya. Begitu juga dengan listrik, seluruh desa di Pulau Morotai sudah ada listrik, saat ini tinggal pemasangan jaringan kerumah rumah penduduk yang belum memiliki listrik, Pemda upayakan tahun ini selesai dan pemasangan listrik ini gratis.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER