Plt Bupati Haltim Tegaskan, Masalah Kemiskinan dan Pengangguran Menjadi Tanggung Jawab Bersama

i-malut.com, MABA – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Haltim, Muh Din Mabud menanggapi tingginya jumlah kemiskinan dan pengangguran di kabupaten Hakmahera Timur (Haltim).

Orang Nomor 1 di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Haltim ini mengatakan masalah tersebut menjadi tanggung jawab bersama.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama” cetusnya jumat (31/5/2018)

Selain itu kata Dia, tidak ada jalan lain selain Pemerintah Kabupaten harus bekerja sama dengan investor atau pilihan lainnya para pengangguran harus memilih untuk menggarap lahan pertanian.

“Tidak ada jalan lain, investor yang masuk disini kita harus bersama-samalah, karena susah mau dikatakan penyerapan tenaga kerja bisa-bisa meningkat kalau investasi tidak ada.” pungkas Plt Bupati

Dikatakannya, lahan di Halmahera Timur masih banyak dan luas, petani harus didorong agar membuka lapangan kerja tentunya bersama-sama dengan dukungan pemerintah.

Jikalau ada kegiatan-kegiatan investasi misalnya pertambangan, kata Plt Bupati, dan bila ada masalah haruslah dibicarakan, jangan langsung mengambil sikap sendiri-sendiri, karena jika tidak ada infestasi jangan berharap ada lapangan kerja yang bisa terbuka sesuai dengan yang diharapkan apalagi sekarang Halmahera Timur yang sudah ada Sekolah Menengah Akhir (SMA) Negeri dan banyaknya sarjana di Haltim pasti membutuhkan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan tingkat pendidikan formal yang dikantonginya.

“Apa lagi sekarang Kabupaten Haltim sudah ada SMA Negeri, kemudian anak-anak Haltim sudah banyak sarjana, pasti lapangan pekerjaan yang dibutuhkan itu lapangan pekerjaan yang sesuai dengan tingkat jenjang pendidikan” ujarnya

Untuk saat ini menurut Muh Din, Pemda masih memprioritaskan Infrastruktur Pendidikan dan Kesehatan karena menurut Dirinya, hal tersebut menjadi kunci dari kesejahteraan itu sendiri.

“Seperti saya sampaikan tadi, kita (Pemda) masih Prioritaskan pada infrastruktur pendidikan dan kesehatan karena menurut kami itu kuncinya”. kata Dia

Tambahnya, “Kita bicara ekonomi, kita bicara macam-macam, kalau infrastrukturnya belum terbangun, masyarakat Halmahera Timur tidak sehat, masyarakat Halmahera Timur belum cerdas, saya kira akan sulit sehingga itu jadi prioritas kerja-kerja dan itu saya kira juga menjadi prioritas nasional”.

Rep/Red : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Drupadi BMI Malut Desak Polda Malut Usut Tuntas...

Ternate -- Drupadi Bintang Muda Indonesia (BIM) Maluku Utara (Malut), desak Polda Malut untuk segera mengusut tuntas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu oknum Polisi berpangkat Briptu pada...

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia yang memproduksi...

Lagi, Jembatan Pitago Bailengit Rusak

Tobelo -- Sangat memprihatinkan, jembatan Wailamo yang menghubungkan Desa Pitago dan Desa Bailengit Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara, lagi-lagi kembali rusak. Padahal, jembatan tersebut belum lama ini telah...

Dinas P3A Malut Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan di...

Sofifi -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan mengawal kasus pemerkosaan terhadap korban yang masih dibawah umur, yang diduga dilakukan oknum Polisi di...

Kembali marak, Babinsa Waiman ingatkan warga terkait Bahaya...

Sanana, Perang terhadap Corona Virus Disease atau Covid-19 belum selesai, bahkan kini ada varian baru terkait virus ini. Untuk itu Pemerintah Indonesia, mulai dari Pusat maupun Daerah kembali mengingatkan...

Bergerak Cepat, DPD BMI Malut Mengakar Hingga ke-Pelosok...

Ternate -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesian (BMI) Maluku Utara, gencar melakukan sosialisasi serta konsolidasi dan verifikasi faktual, guna membentuk DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut). Hal ini...

Besok, Disdik Kota Ternate Lounching Sekolah Insklusif di...

Ternate - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate pada Rabu 23 Juni 2021 besok akan Lounching Sekolah Insklusif, bertempat SD Negeri 6 Kota Ternate, Kelurahan Kampung Makasar Barat, Kota Ternate...

Sambut kedatangan Mendagri Tito Karnavian, APMS pasang baliho...

Sanana -- Aliansi Peduli Masyarakat Sula atau APMS kepada media ini memberikan penjelasan terkait Sikap Bupati Sula memutasi dan merotasi 57 jabatan termasuk menon-jobkan Sekda Kepulauan Sula, sebagai perbuatan...

Babinsa Sekom Pelopori Giat Bhakti, ajak Warga dan...

Sanana -- Kelompok Masyarakat Desa yang mempunyai paradigma maju dan berpikir positif adalah suatu kekuatan dan aset untuk membangun sebuah Desa, ditambah lagi dengan Kelompok Mahasiswa dalam satuan tugas...

BERITA UTAMA

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik...

Maslan Jabat PLH Sekda Halsel, Helmi Dikabarkan Sakit

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengangkat Maslan Hi. Hasan,SH,M.Si, Kepala Bagian (Kabag) organisasi sebagai Asisten Perekonomian dan...

ARTIKEL TERKAIT

Plt Bupati Haltim Tegaskan, Masalah Kemiskinan dan Pengangguran Menjadi Tanggung Jawab Bersama

i-malut.com, MABA – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Haltim, Muh Din Mabud menanggapi tingginya jumlah kemiskinan dan pengangguran di kabupaten Hakmahera Timur (Haltim).

Orang Nomor 1 di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Haltim ini mengatakan masalah tersebut menjadi tanggung jawab bersama.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama” cetusnya jumat (31/5/2018)

Selain itu kata Dia, tidak ada jalan lain selain Pemerintah Kabupaten harus bekerja sama dengan investor atau pilihan lainnya para pengangguran harus memilih untuk menggarap lahan pertanian.

“Tidak ada jalan lain, investor yang masuk disini kita harus bersama-samalah, karena susah mau dikatakan penyerapan tenaga kerja bisa-bisa meningkat kalau investasi tidak ada.” pungkas Plt Bupati

Dikatakannya, lahan di Halmahera Timur masih banyak dan luas, petani harus didorong agar membuka lapangan kerja tentunya bersama-sama dengan dukungan pemerintah.

Jikalau ada kegiatan-kegiatan investasi misalnya pertambangan, kata Plt Bupati, dan bila ada masalah haruslah dibicarakan, jangan langsung mengambil sikap sendiri-sendiri, karena jika tidak ada infestasi jangan berharap ada lapangan kerja yang bisa terbuka sesuai dengan yang diharapkan apalagi sekarang Halmahera Timur yang sudah ada Sekolah Menengah Akhir (SMA) Negeri dan banyaknya sarjana di Haltim pasti membutuhkan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan tingkat pendidikan formal yang dikantonginya.

“Apa lagi sekarang Kabupaten Haltim sudah ada SMA Negeri, kemudian anak-anak Haltim sudah banyak sarjana, pasti lapangan pekerjaan yang dibutuhkan itu lapangan pekerjaan yang sesuai dengan tingkat jenjang pendidikan” ujarnya

Untuk saat ini menurut Muh Din, Pemda masih memprioritaskan Infrastruktur Pendidikan dan Kesehatan karena menurut Dirinya, hal tersebut menjadi kunci dari kesejahteraan itu sendiri.

“Seperti saya sampaikan tadi, kita (Pemda) masih Prioritaskan pada infrastruktur pendidikan dan kesehatan karena menurut kami itu kuncinya”. kata Dia

Tambahnya, “Kita bicara ekonomi, kita bicara macam-macam, kalau infrastrukturnya belum terbangun, masyarakat Halmahera Timur tidak sehat, masyarakat Halmahera Timur belum cerdas, saya kira akan sulit sehingga itu jadi prioritas kerja-kerja dan itu saya kira juga menjadi prioritas nasional”.

Rep/Red : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER