Pemda Pulau Morotai Melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila

i-malut.com, MOROTAI – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Jumat (1/06/2018) pukul 08.15 WIT bertempat di halaman depan kantor Bupati Pulau Morotai, Desa Darame Kecamatan Morotai Selatan, melaksanakan upacara bendera,  dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Bertindak selaku Irup adalah Asisten II Setda, Alexander Wermasubun (mewakili Bupati Pulau Morotai), dan dihadiri oleh Kapolres Pulau Morotai, AKBP Michael P. Sitanggang, Kejari Supardi SH, Danramil 1508-05/Daruba (mewakili Dandim 1508/Tobelo), Danpom Lanud Leo Wattimena Mayor POM Benyamin Sirait (mewakili Danlanud), para asisten dan staf ahli bupati, para pimpinan SKPD dan peserta upacara baik para pegawai dan pihak TNI/Polri.

Para ASN Pulau Morotai yang mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila, Jumat (1/6/2018)

Sambutan Presiden RI yang dibacakan oleh Irup, menyampaikan upacara ini meneguhkan komitmen kita, agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilali-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan benegara. Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila pada 1 Juni 1945 yang dipidatokan oleh Ir. Soekarno, Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila 18 Agustus 1945.

“Jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok nusantara, sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita,” katanya.

Bahkan dikatakannya bahwa kita perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara.

“Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal lka, kita bisa terhindar dari masalah tersebut, kita bisa hidup rukun dan bergotong royong,” ucapnya.

Komitmen pemerintah untuk penguatan Pancasila sudah jelas dan sangat kuat, berbagai upaya terus kita lakukan telah diundangkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang Unit Kerja Presiden Pembina ldeologi Pancasila. Bersama seluruh komponen bangsa, lembaga baru ini, ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, yang terintegrasi dengan program pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program Iainnya, menjadi bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Pancasila. Tidak ada pilihan Iain, kecuali kita harus bahu-membahu cita-cita bangsa sesuai dengan Pancasila, tidak ada pilihan lain kecuali seluruh anak bangsa harus menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan. Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong-royong dan toleran, tidak ada pilihan lain kecuali kita harus menjadikan Indonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata dunia internasional.

“Jaga perdamaian, jaga persatuan dan jaga persaudaraan di antara kita, mari kita saling bersikap santun, saIing menghormati, saling toleran dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu-membahu, bergotong royong demi kemajuan Indonesia,” ucap Alexander mengakhiri sambutannya.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Pemda Pulau Morotai Melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila

i-malut.com, MOROTAI – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Jumat (1/06/2018) pukul 08.15 WIT bertempat di halaman depan kantor Bupati Pulau Morotai, Desa Darame Kecamatan Morotai Selatan, melaksanakan upacara bendera,  dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Bertindak selaku Irup adalah Asisten II Setda, Alexander Wermasubun (mewakili Bupati Pulau Morotai), dan dihadiri oleh Kapolres Pulau Morotai, AKBP Michael P. Sitanggang, Kejari Supardi SH, Danramil 1508-05/Daruba (mewakili Dandim 1508/Tobelo), Danpom Lanud Leo Wattimena Mayor POM Benyamin Sirait (mewakili Danlanud), para asisten dan staf ahli bupati, para pimpinan SKPD dan peserta upacara baik para pegawai dan pihak TNI/Polri.

Para ASN Pulau Morotai yang mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila, Jumat (1/6/2018)

Sambutan Presiden RI yang dibacakan oleh Irup, menyampaikan upacara ini meneguhkan komitmen kita, agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilali-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan benegara. Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila pada 1 Juni 1945 yang dipidatokan oleh Ir. Soekarno, Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila 18 Agustus 1945.

“Jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok nusantara, sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita,” katanya.

Bahkan dikatakannya bahwa kita perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara.

“Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal lka, kita bisa terhindar dari masalah tersebut, kita bisa hidup rukun dan bergotong royong,” ucapnya.

Komitmen pemerintah untuk penguatan Pancasila sudah jelas dan sangat kuat, berbagai upaya terus kita lakukan telah diundangkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang Unit Kerja Presiden Pembina ldeologi Pancasila. Bersama seluruh komponen bangsa, lembaga baru ini, ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, yang terintegrasi dengan program pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program Iainnya, menjadi bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Pancasila. Tidak ada pilihan Iain, kecuali kita harus bahu-membahu cita-cita bangsa sesuai dengan Pancasila, tidak ada pilihan lain kecuali seluruh anak bangsa harus menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan. Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong-royong dan toleran, tidak ada pilihan lain kecuali kita harus menjadikan Indonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata dunia internasional.

“Jaga perdamaian, jaga persatuan dan jaga persaudaraan di antara kita, mari kita saling bersikap santun, saIing menghormati, saling toleran dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu-membahu, bergotong royong demi kemajuan Indonesia,” ucap Alexander mengakhiri sambutannya.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER