Soal Kuota CPNS Pulau Morotai 2018, Kepala BKD Berharap Bupati Melakukan Terobosan

i-malut.com, MOROTAI – Pencari kerja di tahun ini dapat bernapas legah, terutama yang berkeinginan menjadi ASN di Pulau Morotai. karena di tahun 2018, Pemerintah Pusat lewat Kementrian Pendayagunaan Apartur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) akan membuka penjaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di seluruh wilayah indonesia.

Penjaringannya direncanakan usai pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak atau di awal sampai pertengahan bulan juli 2018.

Pulau Morotai adalah salah satu Kabupaten yang telah mengusulkan kuota CPNSnya dengan jatah yang sangat besar, sesuai kebutuhan daerah, karena Pulau Morotai masih tergolong Kabupaten baru dan jumlah ASNnya masih minim.

“Kabupaten Pulau Morotai punya jumlah ASN masih terbilang kecil, hanya 2045 orang saat ini” ungkap Rina Ishak, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pulau Morotai, Senin (4/6/2018) diruang kerjanya.

Lanjutnya, sesuai kebutuhan, selayaknya Pemkab Pulau Morotai harus memiliki 4000 ASN kemudian dapat dikatakan cukup. ini artinya Pemda Pulau Morotai masih kekurangan sebanyak 1955 ASN.

Untuk itu ujar Rina, BKD Pulau Morotai telah ajukan ke Men-PAN-RB di Jakarta sebanyak 917, semoga kuota yang diajukan dapat diakomodir.

“Saya dapat info kuota CPNS kita diakomodir di angka 300 – 400, tetapi bila bapak Bupati Benny Laos, mampu melakukan pendekatan ke MenPAN-RB, maka saya yakin kuota CPNS Pulau Morotai dapat diakomodir di angka 650 -750.” harapnya.

Tes CPNS tahun ini di prioritaskan sarjana, tambah SMK, untuk SMA umum tidak ada jatahnya.

“BKD usulkan kuota sesuai format dari pusat, diantranya tenaga kesehatan sebanyak 310, tenaga guru sebanyak 317 dan 290 untuk umum. ” tandas Rina diakhir penyampainnya.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Soal Kuota CPNS Pulau Morotai 2018, Kepala BKD Berharap Bupati Melakukan Terobosan

i-malut.com, MOROTAI – Pencari kerja di tahun ini dapat bernapas legah, terutama yang berkeinginan menjadi ASN di Pulau Morotai. karena di tahun 2018, Pemerintah Pusat lewat Kementrian Pendayagunaan Apartur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) akan membuka penjaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di seluruh wilayah indonesia.

Penjaringannya direncanakan usai pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak atau di awal sampai pertengahan bulan juli 2018.

Pulau Morotai adalah salah satu Kabupaten yang telah mengusulkan kuota CPNSnya dengan jatah yang sangat besar, sesuai kebutuhan daerah, karena Pulau Morotai masih tergolong Kabupaten baru dan jumlah ASNnya masih minim.

“Kabupaten Pulau Morotai punya jumlah ASN masih terbilang kecil, hanya 2045 orang saat ini” ungkap Rina Ishak, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pulau Morotai, Senin (4/6/2018) diruang kerjanya.

Lanjutnya, sesuai kebutuhan, selayaknya Pemkab Pulau Morotai harus memiliki 4000 ASN kemudian dapat dikatakan cukup. ini artinya Pemda Pulau Morotai masih kekurangan sebanyak 1955 ASN.

Untuk itu ujar Rina, BKD Pulau Morotai telah ajukan ke Men-PAN-RB di Jakarta sebanyak 917, semoga kuota yang diajukan dapat diakomodir.

“Saya dapat info kuota CPNS kita diakomodir di angka 300 – 400, tetapi bila bapak Bupati Benny Laos, mampu melakukan pendekatan ke MenPAN-RB, maka saya yakin kuota CPNS Pulau Morotai dapat diakomodir di angka 650 -750.” harapnya.

Tes CPNS tahun ini di prioritaskan sarjana, tambah SMK, untuk SMA umum tidak ada jatahnya.

“BKD usulkan kuota sesuai format dari pusat, diantranya tenaga kesehatan sebanyak 310, tenaga guru sebanyak 317 dan 290 untuk umum. ” tandas Rina diakhir penyampainnya.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER