Kapolres Dianggap Tidak Serius Membasmi Judi Togel

i-malut.com, MOROTAI – Ternyata judi toto gelap alias Togel, masih terus beroperasi bebas di Pulau Morotai. Saking bebasnya, sehingga judi togel mudah ditemui di pusat kota, baik itu di Desa Daruba maupun di Pasar Gotalamo.

Menyikapi sikon mencolok yang telah mencederai kehadiran bulan suci ini, membuat Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pulau Morotai, Abdullah Thohir, menyoroti kinerja Kapolres Pulau Morotai yang dianggap tidak serius membasmi judi togel.

“Masih eksisnya judi togel dan muda didapat karena dipraktekkan didepan umum seperti di Pasar Gotalamo, membuat saya pertanyakan kinerja Kapolres saat ini, ” ungkap Abdulah

Abdullah Thohir yang juga sebagai wakil ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pulau Morotai ini menegaskan, agar polisi segera menangkap bandarnya, bukan pesuruhnya di desa-desa, karena itu tidak berdampak apa apa.

“Karena polisi hanya tangkap pesuruhnya, pada akhirnya Togel masih terus beroperasi sampai saat ini,” keluhnya

Lanjutnya, masa praktek yang dilarang negara dan agama kok dibebaskan, dimana akal sehat kita, terutama penegak hukum kita dan tokoh agama.

“Seharusnya MUI kerjasama dengan pihak kepolisian memberantas togel, karena maraknya togel, warga jadi malas shalat Isya dan Taraweh ke masjid karena lebih memilih pasang togel.” semburnya

Penyakit sosial masyarakat yang telah kronis ini, kata Thohir, agar segera diatasi dan dibasmi, caranya hanya satu, bandar utamanya ditangkap oleh polisi.

Sebagai ketua partai islam dan wakil ketua MUI, dirinya menghimbau seluruh pihak yang berwajib, sesegera mungkin menangkap bandar dan pengecer togel.

“Jika Kapolres Pulau Morotai tidak mampu memberantas Judi Togel dan menangkap bandar utamanya, segera mundur dari jabatan”. Pinta Abdullah, saat mengakhiri wawancara i-malut.com di kediamannya, kamis (7/6/2018) sore.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Kapolres Dianggap Tidak Serius Membasmi Judi Togel

i-malut.com, MOROTAI – Ternyata judi toto gelap alias Togel, masih terus beroperasi bebas di Pulau Morotai. Saking bebasnya, sehingga judi togel mudah ditemui di pusat kota, baik itu di Desa Daruba maupun di Pasar Gotalamo.

Menyikapi sikon mencolok yang telah mencederai kehadiran bulan suci ini, membuat Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pulau Morotai, Abdullah Thohir, menyoroti kinerja Kapolres Pulau Morotai yang dianggap tidak serius membasmi judi togel.

“Masih eksisnya judi togel dan muda didapat karena dipraktekkan didepan umum seperti di Pasar Gotalamo, membuat saya pertanyakan kinerja Kapolres saat ini, ” ungkap Abdulah

Abdullah Thohir yang juga sebagai wakil ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pulau Morotai ini menegaskan, agar polisi segera menangkap bandarnya, bukan pesuruhnya di desa-desa, karena itu tidak berdampak apa apa.

“Karena polisi hanya tangkap pesuruhnya, pada akhirnya Togel masih terus beroperasi sampai saat ini,” keluhnya

Lanjutnya, masa praktek yang dilarang negara dan agama kok dibebaskan, dimana akal sehat kita, terutama penegak hukum kita dan tokoh agama.

“Seharusnya MUI kerjasama dengan pihak kepolisian memberantas togel, karena maraknya togel, warga jadi malas shalat Isya dan Taraweh ke masjid karena lebih memilih pasang togel.” semburnya

Penyakit sosial masyarakat yang telah kronis ini, kata Thohir, agar segera diatasi dan dibasmi, caranya hanya satu, bandar utamanya ditangkap oleh polisi.

Sebagai ketua partai islam dan wakil ketua MUI, dirinya menghimbau seluruh pihak yang berwajib, sesegera mungkin menangkap bandar dan pengecer togel.

“Jika Kapolres Pulau Morotai tidak mampu memberantas Judi Togel dan menangkap bandar utamanya, segera mundur dari jabatan”. Pinta Abdullah, saat mengakhiri wawancara i-malut.com di kediamannya, kamis (7/6/2018) sore.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER