Wabup Pulau Morotai Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kie Raha 2018

i-malut.com, MOROTAI – Wakil Bupati Pulau Morotai, Asrun Padoma, memimpin upacara gelar pasukan operasi ketupat kie raha tahun 2018 di halaman Kantor Polres Morotai, Jumat (8/6/2018).

Upacara itu juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan pimpinan instansi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pulau Morotai

Pada kesempatan itu, Asrun membacakan amanat dari Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian. Selain itu, ia juga menyematkan tanda pita kepada petugas.

Asrun Padoma mengatakan, melalui apel gelar pasukan operasi ketupat kieraha 2018, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait lainnya dalam Rangkah memberikan rasa aman dan nyaman kepada perayaan Idul Fitri 1439 H.

Apel gelar pasuakan operasi ketupat 2018 dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda jajaran. Pelaksanaa operasi selama 18 hari mulai tanggal 07 sampai dengan 24 juni 2018 yang melibatkan unsur TNI-Polri dan Pemda.

Ia juga membacakan pesan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian, ada beberapa potensi kerawanan yang perlu diantisipasi.

Potensi pertama adalah stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, pada tahun ini potensi permasalahan masih berkisar pada masalah distribusi pangan, upaya penimbunan oleh kelompok kartel/mafia pangan, maupun perilaku negatif pelaku usaha yang menaikkan harga diatas harga yang telah ditetapkan, untuk itu perlu dilakukan langkah proaktif semua steakholder untuk mengatasi masalah ini.

Potensi kerawanan kedua adalah seperti kelancaran dan kemacetan arus mudik, rawannya kejadian kriminal di rumah yang yang ditinggal mudik oleh pemiliknya, dan masih banyak lagi.

Potensi ketiga yang harus diantisipasi adalah potensi bencana alam dan gangguan Kamtibmas lainnya seperti curanmor, pencurian rumah kosong, hipnotis, aksi begal.

Potensi keempat adalah ancaman tindak pidana terorisme,

Guna mengantisipasi semua potensi ancaman, Kapolri tekankan kepada seluruh Kasatwil untuk meningkatkan deteksi intelijen yang diimbangi dengan upaya penegakan hukum secara tegas, melalui optimalisasi peran Satgas anti teror di seluruh Polda jajaran, di samping itu pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian terus ditingkatkan.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Wabup Pulau Morotai Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kie Raha 2018

i-malut.com, MOROTAI – Wakil Bupati Pulau Morotai, Asrun Padoma, memimpin upacara gelar pasukan operasi ketupat kie raha tahun 2018 di halaman Kantor Polres Morotai, Jumat (8/6/2018).

Upacara itu juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan pimpinan instansi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pulau Morotai

Pada kesempatan itu, Asrun membacakan amanat dari Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian. Selain itu, ia juga menyematkan tanda pita kepada petugas.

Asrun Padoma mengatakan, melalui apel gelar pasukan operasi ketupat kieraha 2018, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait lainnya dalam Rangkah memberikan rasa aman dan nyaman kepada perayaan Idul Fitri 1439 H.

Apel gelar pasuakan operasi ketupat 2018 dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda jajaran. Pelaksanaa operasi selama 18 hari mulai tanggal 07 sampai dengan 24 juni 2018 yang melibatkan unsur TNI-Polri dan Pemda.

Ia juga membacakan pesan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian, ada beberapa potensi kerawanan yang perlu diantisipasi.

Potensi pertama adalah stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, pada tahun ini potensi permasalahan masih berkisar pada masalah distribusi pangan, upaya penimbunan oleh kelompok kartel/mafia pangan, maupun perilaku negatif pelaku usaha yang menaikkan harga diatas harga yang telah ditetapkan, untuk itu perlu dilakukan langkah proaktif semua steakholder untuk mengatasi masalah ini.

Potensi kerawanan kedua adalah seperti kelancaran dan kemacetan arus mudik, rawannya kejadian kriminal di rumah yang yang ditinggal mudik oleh pemiliknya, dan masih banyak lagi.

Potensi ketiga yang harus diantisipasi adalah potensi bencana alam dan gangguan Kamtibmas lainnya seperti curanmor, pencurian rumah kosong, hipnotis, aksi begal.

Potensi keempat adalah ancaman tindak pidana terorisme,

Guna mengantisipasi semua potensi ancaman, Kapolri tekankan kepada seluruh Kasatwil untuk meningkatkan deteksi intelijen yang diimbangi dengan upaya penegakan hukum secara tegas, melalui optimalisasi peran Satgas anti teror di seluruh Polda jajaran, di samping itu pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian terus ditingkatkan.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER