Akibat Hujat Deras, Warga Sulit Melintas di Jalan Penghubung Kota Maba dan Mabsel

i-malut.com, MABA – Jalan Lintas dari Kecamatan Kota Maba menuju Kec. Maba Selatan (Mabsel) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) ditempa bajir akibat hujan deras dan luapan air Kali Gilat.

Jalan yang menghubungkan antara ke 2 Kecamatan yakni Mabsel dan kota maba tersebut memang sering ditempa bajir jika terjadi hujan deras. Hal ini karena jalan yang rawan banjir belum ada stabilisasi selokan yang dapat mengatur arus dari Luapan air Kali Gilat sehingga mengakibatkan genangan air disisi ruas jalan setinggi seperdua Lutut kaki orang dewasa.

Salah satu warga Desa Peteley, Basir (35) yang sedang melintasi jalan tersebut mengatakan bahwa, Jalan yang di lintasi dari Desa Gotowasi Kec. Mabsel menuju Pusat Kota Maba tersebut memang sering ada genangan air saat hujan lebat sehingga ketika hendak melintasi jalan tersebut dirinya harus menunggu hingga volume air surut

“Saya Sering Lintas pakai motor dari Peteley menuju lolelamo kemudian Desa Gotowasi Mabsel dan lanjut ke kota maba, ketika terjadi hujan lebat, sampai di Kali Gilat banjir dan saya harus menunggu hingga air di jalan surut hal ini suda 3 kali saya temui di kali gilat.” cetusnya Sabtu, (9/6/2018)

Hal Senada juga di ungkapkan Pengguna jalan lainnya Aswinto Abd Kader (20) yang juga warga Desa Peteley,

“Saya Lintas bersama teman Saya Rachmat Rizaldi Alias Dedi, Sekitar Pukul 3 Sore tadi dari Kota Maba menuju Desa Gotowasi. Sesampainya di kali Gilat, jalan yang hendak kami lintasi tergenang Air yang cukup banyak dan arusnya lumayan kuat Sehingga kami harus menunggu arus di jalan lintas sudah mulai mengalir dengan perlahan.” Ujarnya

Dengan adanya kondisi jalan yang di genangi luapan air kali Gilat kususnya jalan lintas dari kecamatan kota Maba menuju Kec Mabsel diharapkan agar pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Haltim agar memperhatikan terkait dengan luapan kali Gilat sehingga hal tersebut dapat di atasi.

Rep/Red : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Akibat Hujat Deras, Warga Sulit Melintas di Jalan Penghubung Kota Maba dan Mabsel

i-malut.com, MABA – Jalan Lintas dari Kecamatan Kota Maba menuju Kec. Maba Selatan (Mabsel) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) ditempa bajir akibat hujan deras dan luapan air Kali Gilat.

Jalan yang menghubungkan antara ke 2 Kecamatan yakni Mabsel dan kota maba tersebut memang sering ditempa bajir jika terjadi hujan deras. Hal ini karena jalan yang rawan banjir belum ada stabilisasi selokan yang dapat mengatur arus dari Luapan air Kali Gilat sehingga mengakibatkan genangan air disisi ruas jalan setinggi seperdua Lutut kaki orang dewasa.

Salah satu warga Desa Peteley, Basir (35) yang sedang melintasi jalan tersebut mengatakan bahwa, Jalan yang di lintasi dari Desa Gotowasi Kec. Mabsel menuju Pusat Kota Maba tersebut memang sering ada genangan air saat hujan lebat sehingga ketika hendak melintasi jalan tersebut dirinya harus menunggu hingga volume air surut

“Saya Sering Lintas pakai motor dari Peteley menuju lolelamo kemudian Desa Gotowasi Mabsel dan lanjut ke kota maba, ketika terjadi hujan lebat, sampai di Kali Gilat banjir dan saya harus menunggu hingga air di jalan surut hal ini suda 3 kali saya temui di kali gilat.” cetusnya Sabtu, (9/6/2018)

Hal Senada juga di ungkapkan Pengguna jalan lainnya Aswinto Abd Kader (20) yang juga warga Desa Peteley,

“Saya Lintas bersama teman Saya Rachmat Rizaldi Alias Dedi, Sekitar Pukul 3 Sore tadi dari Kota Maba menuju Desa Gotowasi. Sesampainya di kali Gilat, jalan yang hendak kami lintasi tergenang Air yang cukup banyak dan arusnya lumayan kuat Sehingga kami harus menunggu arus di jalan lintas sudah mulai mengalir dengan perlahan.” Ujarnya

Dengan adanya kondisi jalan yang di genangi luapan air kali Gilat kususnya jalan lintas dari kecamatan kota Maba menuju Kec Mabsel diharapkan agar pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Haltim agar memperhatikan terkait dengan luapan kali Gilat sehingga hal tersebut dapat di atasi.

Rep/Red : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER