Wahda Z Imam: Togale dan Makayoa Bersatu Menangkan MK-Maju

i-malut.com, LABUHA – Menghadiri kampanye putaran terakhir pasangan calon Gubernur dan Wakil gubernur Muhammad Kasuba dan Majid Husen, ketua DPD I Partai Gerindar Malut Wahda Z. Imam menghimbau kepada masyarakat Tobelo Galela (Togale) dan Makian Kayoa (Makayoa) yang ada di Halsel memenangkan pasangan MK-Maju pada tanggal 27 Juni nanti.

“Masyarakat makayoa dan togale harus menyatu untuk memenangkan MK-Maju. Dulu orang makayoa menjadi gubernur dua periode sekarang gilaran orang togale yang harus menjadi gubernur dua periode, setelah itu Saya dan Kasman Ahmad yang maju sebagai gubernur dan Wakil gubernur setuju.” teriak Wahda Z. Imam dihadapan ribuan massa kampanye paslon nomor 4 MK-Maju di Pantai swering Desa Mandaong Kecamatan Bacan Selatan, Sabtu (23/6/2018).

Foto bersama MK-MAJU pada saat kempanye akbar di Pantai Swering Desa Mandaong yang dihadiri ribuan masa pendukung.

Selain itu, anggota dewan provinsi Malut itu menjelaskan, suku togale adalah salah satu suku yang terbesar di provinsi Maluku Utara kemudian yang kedua suku makayoa, oleh karena itu kedua suku yang besar ini harus menyatu.

“Suku yang terbesar di Malut itu togale yang kedua Makayoa, jadi Togale dan Makayoa harus bersatu memenangkan MK-Maju pada tanggal 27 Juni nanti.” teriak Wahda dan disambut suara sorak dari ribuan masa yang hadir pada saat itu.

Tak hanya Ketua DPD I Partai Gerindra Malut, Presiden PKS Sohibul Imam juga ikut ambil bagian dalam acara kampanye tersebut. Dalam orasi politinya, Sohibul meminta Muhammad Kasuba dan Majid Husen harus selalu kompak jika tepilih sebagai gubernur dan wakil gubernur.

”Jangan hanya pada saat kampanye saja, selain itu, kalian dipilih bukan sebagai bos tapi sebagai pelayanan masyarakat dan Kami akan terus turun mengevaluasi kinerja mereka berdua nanti.” ucap Sohibul Imam dari atas panggung kampanye.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Wahda Z Imam: Togale dan Makayoa Bersatu Menangkan MK-Maju

i-malut.com, LABUHA – Menghadiri kampanye putaran terakhir pasangan calon Gubernur dan Wakil gubernur Muhammad Kasuba dan Majid Husen, ketua DPD I Partai Gerindar Malut Wahda Z. Imam menghimbau kepada masyarakat Tobelo Galela (Togale) dan Makian Kayoa (Makayoa) yang ada di Halsel memenangkan pasangan MK-Maju pada tanggal 27 Juni nanti.

“Masyarakat makayoa dan togale harus menyatu untuk memenangkan MK-Maju. Dulu orang makayoa menjadi gubernur dua periode sekarang gilaran orang togale yang harus menjadi gubernur dua periode, setelah itu Saya dan Kasman Ahmad yang maju sebagai gubernur dan Wakil gubernur setuju.” teriak Wahda Z. Imam dihadapan ribuan massa kampanye paslon nomor 4 MK-Maju di Pantai swering Desa Mandaong Kecamatan Bacan Selatan, Sabtu (23/6/2018).

Foto bersama MK-MAJU pada saat kempanye akbar di Pantai Swering Desa Mandaong yang dihadiri ribuan masa pendukung.

Selain itu, anggota dewan provinsi Malut itu menjelaskan, suku togale adalah salah satu suku yang terbesar di provinsi Maluku Utara kemudian yang kedua suku makayoa, oleh karena itu kedua suku yang besar ini harus menyatu.

“Suku yang terbesar di Malut itu togale yang kedua Makayoa, jadi Togale dan Makayoa harus bersatu memenangkan MK-Maju pada tanggal 27 Juni nanti.” teriak Wahda dan disambut suara sorak dari ribuan masa yang hadir pada saat itu.

Tak hanya Ketua DPD I Partai Gerindra Malut, Presiden PKS Sohibul Imam juga ikut ambil bagian dalam acara kampanye tersebut. Dalam orasi politinya, Sohibul meminta Muhammad Kasuba dan Majid Husen harus selalu kompak jika tepilih sebagai gubernur dan wakil gubernur.

”Jangan hanya pada saat kampanye saja, selain itu, kalian dipilih bukan sebagai bos tapi sebagai pelayanan masyarakat dan Kami akan terus turun mengevaluasi kinerja mereka berdua nanti.” ucap Sohibul Imam dari atas panggung kampanye.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ...

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...