Pengunjung Keluhkan WC Pusat Kuliner Dikunci

i-malut.com, MOROTAI – Kabupaten Pulau Morotai punya sentral wisata kuliner yang terpusat di taman Kota Daruba Kecamatan Morotai Selatan.

Wisata kuliner yang menyediakan berbagai fasilitas pelayanan dan aktivitas kuliner yang terpadu untuk memenuhi kebutuhan wisatawan lokal maupun manca negara.

Seperti halnya objek-objek wisata lainnya yang memiliki daya tarik tersendiri untuk datang berkunjung, wisata kuliner ini pun memiliki magnet yang kuat yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung, yaitu Makanan khas, Lokasi yang nyaman dan bersih, Desain ruangan (venue) yang unik dan menarik dan Pelayanan yang baik.

Soal pelayanan inilah salah satu yang dikeluhkan pengunjung, karena dikuncinya fasilitas umum yakni WC umum.

“Masa pusat kuliner kok WCnya dikunci, kita mau buang air kecil juga tidak bisa” ungkap Man Idrus, yang makan di tempat kuliner sidik Kharie, penuh kesal.

WC di pusat kuliner taman kota daruba, yang di kunci.

Sementara pengelola pusat kuliner yang stay di tempat ketika di konfirmasi, kenapa WC di kunci, tanpa beban dia menjawab. “WC dikunci karena air PAM tidak mengalir” jawabnya singkat.

Man menyesali sikap pengelola yang tidak berupaya mencari solusi agar pelayanan dapat dimaksimalkan,

“Masa hanya air PAM tidak mengalir, pihak pengelola tidak mampu upayakan malah menunggu air mengalir, pelayanan macam apa ini,” semburnya

Sementara sidik Kharie juga membenarkan alasan kenapa WC dikunci.

“Iya WC dikunci karena air tidak mengalir, tapi sebenarnya pihak pengelola harus punya penampung air, agar ketika air PAM tidak jalan, sudah ada stok air, sehingga kita dapat memberi kenyamanan karena pelayanan yang maksimal.” ungkapnya, Senin (25/6/2018) ditempat kuliner.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Drupadi BMI Malut Desak Polda Malut Usut Tuntas...

Ternate -- Drupadi Bintang Muda Indonesia (BIM) Maluku Utara (Malut), desak Polda Malut untuk segera mengusut tuntas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu oknum Polisi berpangkat Briptu pada...

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia yang memproduksi...

Lagi, Jembatan Pitago Bailengit Rusak

Tobelo -- Sangat memprihatinkan, jembatan Wailamo yang menghubungkan Desa Pitago dan Desa Bailengit Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara, lagi-lagi kembali rusak. Padahal, jembatan tersebut belum lama ini telah...

Dinas P3A Malut Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan di...

Sofifi -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan mengawal kasus pemerkosaan terhadap korban yang masih dibawah umur, yang diduga dilakukan oknum Polisi di...

Kembali marak, Babinsa Waiman ingatkan warga terkait Bahaya...

Sanana, Perang terhadap Corona Virus Disease atau Covid-19 belum selesai, bahkan kini ada varian baru terkait virus ini. Untuk itu Pemerintah Indonesia, mulai dari Pusat maupun Daerah kembali mengingatkan...

Bergerak Cepat, DPD BMI Malut Mengakar Hingga ke-Pelosok...

Ternate -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesian (BMI) Maluku Utara, gencar melakukan sosialisasi serta konsolidasi dan verifikasi faktual, guna membentuk DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut). Hal ini...

Besok, Disdik Kota Ternate Lounching Sekolah Insklusif di...

Ternate - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate pada Rabu 23 Juni 2021 besok akan Lounching Sekolah Insklusif, bertempat SD Negeri 6 Kota Ternate, Kelurahan Kampung Makasar Barat, Kota Ternate...

Sambut kedatangan Mendagri Tito Karnavian, APMS pasang baliho...

Sanana -- Aliansi Peduli Masyarakat Sula atau APMS kepada media ini memberikan penjelasan terkait Sikap Bupati Sula memutasi dan merotasi 57 jabatan termasuk menon-jobkan Sekda Kepulauan Sula, sebagai perbuatan...

Babinsa Sekom Pelopori Giat Bhakti, ajak Warga dan...

Sanana -- Kelompok Masyarakat Desa yang mempunyai paradigma maju dan berpikir positif adalah suatu kekuatan dan aset untuk membangun sebuah Desa, ditambah lagi dengan Kelompok Mahasiswa dalam satuan tugas...

BERITA UTAMA

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik...

Maslan Jabat PLH Sekda Halsel, Helmi Dikabarkan Sakit

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengangkat Maslan Hi. Hasan,SH,M.Si, Kepala Bagian (Kabag) organisasi sebagai Asisten Perekonomian dan...

ARTIKEL TERKAIT

Pengunjung Keluhkan WC Pusat Kuliner Dikunci

i-malut.com, MOROTAI – Kabupaten Pulau Morotai punya sentral wisata kuliner yang terpusat di taman Kota Daruba Kecamatan Morotai Selatan.

Wisata kuliner yang menyediakan berbagai fasilitas pelayanan dan aktivitas kuliner yang terpadu untuk memenuhi kebutuhan wisatawan lokal maupun manca negara.

Seperti halnya objek-objek wisata lainnya yang memiliki daya tarik tersendiri untuk datang berkunjung, wisata kuliner ini pun memiliki magnet yang kuat yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung, yaitu Makanan khas, Lokasi yang nyaman dan bersih, Desain ruangan (venue) yang unik dan menarik dan Pelayanan yang baik.

Soal pelayanan inilah salah satu yang dikeluhkan pengunjung, karena dikuncinya fasilitas umum yakni WC umum.

“Masa pusat kuliner kok WCnya dikunci, kita mau buang air kecil juga tidak bisa” ungkap Man Idrus, yang makan di tempat kuliner sidik Kharie, penuh kesal.

WC di pusat kuliner taman kota daruba, yang di kunci.

Sementara pengelola pusat kuliner yang stay di tempat ketika di konfirmasi, kenapa WC di kunci, tanpa beban dia menjawab. “WC dikunci karena air PAM tidak mengalir” jawabnya singkat.

Man menyesali sikap pengelola yang tidak berupaya mencari solusi agar pelayanan dapat dimaksimalkan,

“Masa hanya air PAM tidak mengalir, pihak pengelola tidak mampu upayakan malah menunggu air mengalir, pelayanan macam apa ini,” semburnya

Sementara sidik Kharie juga membenarkan alasan kenapa WC dikunci.

“Iya WC dikunci karena air tidak mengalir, tapi sebenarnya pihak pengelola harus punya penampung air, agar ketika air PAM tidak jalan, sudah ada stok air, sehingga kita dapat memberi kenyamanan karena pelayanan yang maksimal.” ungkapnya, Senin (25/6/2018) ditempat kuliner.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER