Objek Wisata Pulau Morotai Sangat Menakjubkan

i-malut.com, MOROTAI – Kabupaten Pulau Morotai memiliki sejumlah objek Wisata Bahari,  menawarkan berbagai keunikan tersendiri yang membuat setiap wisatawan selalu ingin kembali ke tempat wisata tersebut.

Wisata bahari merupakan sebuah tempat rekreasi yang memberi dampak positif bagi lingkungan dan juga perekonomian masyarakat sekitar.

Jenis rekreasi ini cukup banyak terdapat di seluruh Indonesia karena tipe negara kita adalah negara kepulauan yang disatukan oleh lautan.

Di Kabupaten Pulau Morotai sendiri terdapat beberapa tempat wisata pantai dan bahari yang telah cukup dikenal di masyarakat, seperti Wisata Pantai Pasir Putih Pulau Dodola, Wisata Pantai Nunuhu, Wisata Pantai Tanjung Gorango, Wisata Pantai pasir hitam tanjung pinang dan wisata pantai sagolo.

Pantai Tanjung Gorango

Pulau Dodola besar dan kecil

Pulau Dodola Kecil dan Dodola Besar 

Namun i-malut.com coba membahas wisata pantai Nunuhu, yang terletak kurang lebih 5 KM disebelah utara dari Desa Bido, Kecamatan Morotai Utara. Sementara dari Daruba Ibu Kota Kabupaten, harus ditempuh dengan jarak kurung lebih 70 KM.

Batu cadas Pantai Nunuhu

Tempat wisata ini mempunya daya tarik dan keunikan yang berbeda, seperti Pantai Nunuhu, selain memiliki pasir putih yang bersih dan halus, juga memiliki batu cadas disepanjang pantai dengan bentuk yang unik dan menarik, juga rimbunnya pohon-pohon disepanjang pantai membuat sejuk dan betah para pengunjung berada disana.

Banyak kegiatan bisa dilakukan bersama keluarga di sepanjang pesisir pantai dan lautan.

Mulai dari berenang, selfie dan menjadi wahana bermain anak karena hamparan pasir putihnya yang lumayan luas dan panjang.

Pasir Putih Objek Wisata Pantai Nunuhu, Pulau Morotai

Tempat wisata pantai nunuhu terlihat masih alami, belum disentuh pemerintah daerah Kabupaten Pulau Morotai, hal ini terlihat masih dikendalikan atau di jaga langsung oleh pemilik lahan.

Sehingga fasilitas umum berupa WC dan tempat ganti yang parmanenpun belum ada. Yang disediakan pemilik lahan tempat ganti darurat berdinding karung.

“Iya ini kami yang bikin sendiri, sikonnya masih darurat, buat tempat ganti pakaian pengunjung yang berenang di pantai,” ungkap om Tinus.

Biaya masuk pun masih di tentukan oleh pemilik lahan,

“Biaya masuk mobil 50 Ribu dan motor 20 Ribu” ungkap salah satu masyarakat penjaga pintu masuk.

Jalan masuk pun masih darurat, sehingga sikon ini menjadi harapan pemilik lahan agar dapat di perhatikan pemerintah daerah Kabupaten Pulau Morotai agar dapat di tata, dikembangkan dan dikelola dengan baik. Sehingga dapat menjadi pendapatan daerah serta menghidupkan ekonomi masyarakat disekitar Pantai Nunuhu.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Drupadi BMI Malut Desak Polda Malut Usut Tuntas...

Ternate -- Drupadi Bintang Muda Indonesia (BIM) Maluku Utara (Malut), desak Polda Malut untuk segera mengusut tuntas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu oknum Polisi berpangkat Briptu pada...

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia yang memproduksi...

Lagi, Jembatan Pitago Bailengit Rusak

Tobelo -- Sangat memprihatinkan, jembatan Wailamo yang menghubungkan Desa Pitago dan Desa Bailengit Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara, lagi-lagi kembali rusak. Padahal, jembatan tersebut belum lama ini telah...

Dinas P3A Malut Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan di...

Sofifi -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan mengawal kasus pemerkosaan terhadap korban yang masih dibawah umur, yang diduga dilakukan oknum Polisi di...

Kembali marak, Babinsa Waiman ingatkan warga terkait Bahaya...

Sanana, Perang terhadap Corona Virus Disease atau Covid-19 belum selesai, bahkan kini ada varian baru terkait virus ini. Untuk itu Pemerintah Indonesia, mulai dari Pusat maupun Daerah kembali mengingatkan...

Bergerak Cepat, DPD BMI Malut Mengakar Hingga ke-Pelosok...

Ternate -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesian (BMI) Maluku Utara, gencar melakukan sosialisasi serta konsolidasi dan verifikasi faktual, guna membentuk DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut). Hal ini...

Besok, Disdik Kota Ternate Lounching Sekolah Insklusif di...

Ternate - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate pada Rabu 23 Juni 2021 besok akan Lounching Sekolah Insklusif, bertempat SD Negeri 6 Kota Ternate, Kelurahan Kampung Makasar Barat, Kota Ternate...

Sambut kedatangan Mendagri Tito Karnavian, APMS pasang baliho...

Sanana -- Aliansi Peduli Masyarakat Sula atau APMS kepada media ini memberikan penjelasan terkait Sikap Bupati Sula memutasi dan merotasi 57 jabatan termasuk menon-jobkan Sekda Kepulauan Sula, sebagai perbuatan...

Babinsa Sekom Pelopori Giat Bhakti, ajak Warga dan...

Sanana -- Kelompok Masyarakat Desa yang mempunyai paradigma maju dan berpikir positif adalah suatu kekuatan dan aset untuk membangun sebuah Desa, ditambah lagi dengan Kelompok Mahasiswa dalam satuan tugas...

BERITA UTAMA

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik...

Maslan Jabat PLH Sekda Halsel, Helmi Dikabarkan Sakit

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengangkat Maslan Hi. Hasan,SH,M.Si, Kepala Bagian (Kabag) organisasi sebagai Asisten Perekonomian dan...

ARTIKEL TERKAIT

Objek Wisata Pulau Morotai Sangat Menakjubkan

i-malut.com, MOROTAI – Kabupaten Pulau Morotai memiliki sejumlah objek Wisata Bahari,  menawarkan berbagai keunikan tersendiri yang membuat setiap wisatawan selalu ingin kembali ke tempat wisata tersebut.

Wisata bahari merupakan sebuah tempat rekreasi yang memberi dampak positif bagi lingkungan dan juga perekonomian masyarakat sekitar.

Jenis rekreasi ini cukup banyak terdapat di seluruh Indonesia karena tipe negara kita adalah negara kepulauan yang disatukan oleh lautan.

Di Kabupaten Pulau Morotai sendiri terdapat beberapa tempat wisata pantai dan bahari yang telah cukup dikenal di masyarakat, seperti Wisata Pantai Pasir Putih Pulau Dodola, Wisata Pantai Nunuhu, Wisata Pantai Tanjung Gorango, Wisata Pantai pasir hitam tanjung pinang dan wisata pantai sagolo.

Pantai Tanjung Gorango

Pulau Dodola besar dan kecil

Pulau Dodola Kecil dan Dodola Besar 

Namun i-malut.com coba membahas wisata pantai Nunuhu, yang terletak kurang lebih 5 KM disebelah utara dari Desa Bido, Kecamatan Morotai Utara. Sementara dari Daruba Ibu Kota Kabupaten, harus ditempuh dengan jarak kurung lebih 70 KM.

Batu cadas Pantai Nunuhu

Tempat wisata ini mempunya daya tarik dan keunikan yang berbeda, seperti Pantai Nunuhu, selain memiliki pasir putih yang bersih dan halus, juga memiliki batu cadas disepanjang pantai dengan bentuk yang unik dan menarik, juga rimbunnya pohon-pohon disepanjang pantai membuat sejuk dan betah para pengunjung berada disana.

Banyak kegiatan bisa dilakukan bersama keluarga di sepanjang pesisir pantai dan lautan.

Mulai dari berenang, selfie dan menjadi wahana bermain anak karena hamparan pasir putihnya yang lumayan luas dan panjang.

Pasir Putih Objek Wisata Pantai Nunuhu, Pulau Morotai

Tempat wisata pantai nunuhu terlihat masih alami, belum disentuh pemerintah daerah Kabupaten Pulau Morotai, hal ini terlihat masih dikendalikan atau di jaga langsung oleh pemilik lahan.

Sehingga fasilitas umum berupa WC dan tempat ganti yang parmanenpun belum ada. Yang disediakan pemilik lahan tempat ganti darurat berdinding karung.

“Iya ini kami yang bikin sendiri, sikonnya masih darurat, buat tempat ganti pakaian pengunjung yang berenang di pantai,” ungkap om Tinus.

Biaya masuk pun masih di tentukan oleh pemilik lahan,

“Biaya masuk mobil 50 Ribu dan motor 20 Ribu” ungkap salah satu masyarakat penjaga pintu masuk.

Jalan masuk pun masih darurat, sehingga sikon ini menjadi harapan pemilik lahan agar dapat di perhatikan pemerintah daerah Kabupaten Pulau Morotai agar dapat di tata, dikembangkan dan dikelola dengan baik. Sehingga dapat menjadi pendapatan daerah serta menghidupkan ekonomi masyarakat disekitar Pantai Nunuhu.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER