Tak Berkantor Sejak Bulan Mei, Para Guru Minta Dikjar Malut Tegur Kepsek SMA Negeri 8 Haltim

i-malut.com, MABA – Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 8 Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) di duga tidak berkantor Usai Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada bulan mei kemarin hingga saat ini. hal ini diungkapkan oleh Hitler Oga, salah seorang tenaga pengajar di Sekolah tersebut.

“Kepala Sekolah SMAN 8 Haltim mulai dari selesai Ujian sampai pada saat ini tidak ada di tempat tugas,” ungkap Hilter, Sabtu (30/6/2018)

Hitler mengatakan, sebagai tenaga Pengajar walaupun hanya Honorer, dirinya mengaku sangat prihatin terhadap manajemen kepala sekolah (Kepsek) SMA Negeri 8 Haltim, sebab sangat berpengaruh pada proses belajar mengajar baik para Guru maupun Siswa.

“Saya sangat prihatin dan Saya rasa semua itu karena manajemen kepala sekolah yang kurang baik sehingga berpengaruh pada proses belajar mengajar antara guru dan murid”. cetusnya

Seharusnya kepala sekolah, kata Hitler, sudah berada di tempat tugas karena SMAN 8 Haltim sementara dalam tahapan penerimaan pendaftaran Siswa baru.

“Tetapi sampai saat ini Kepala Sekolah belum ada di tempat tugas, ini yang menjadi guru-guru kesal kaitannya dengan Managemen Kepala Sekolah.” tambahnya

Lebih lanjut kata Hitler, Kepsek SMA Negeri 8 Haltim Hus Utubira selain tidak berkantor, Gaji para guru honorer juga belum di bayar selama hampir 1 tahun

“Sampai saat ini kami guru honorer belum menerima gaji sejak tahun lalu di bulan Juni sampai sekarang dan sebenarnya kami guru-guru sudah ada kesepakatan mogok mengajar karena memang kepemimpinan kepala sekolah yang kami sesali, tetapi kami juga mengingat bahwa yang kami lakukan adalah tugas negara oleh karena itu harapan besar agar hal ini perlu di perhatikan baik kepala sekolah maupun Dinas terkait” ujarnya

Mewakili Guru-guru Haltim, Dirinya berharap agar perlu kiranya Instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk memberikan teguran kepada Kepsek SMAN 8 Haltim Hus Utubira, agar segera kembali ke tempat tugas untuk menjalankan tugasnya selaku Pimpinan di SMAN 8 Haltim, karena mengingat Pelaksanaan ujian tahun depan sudah diberlakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sehingga SMA Negeri 8 Haltim perlu di perhatikan.

“Karena SMA sudah di alihkan ke Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara tolong tegur kepala sekolah atau di panggil sehingga kami guru-guru dan siswa tidak jadi korban karena pada pelaksanaan ujian Nasional berbasis kertas dan Pensil kemarin UNBKP saja Kami suda repot, apalagi ujian UNBK, sementara berpengaruh juga pada fasilitas sekolah yang belum memadai.” tutupnya

Rep/Red : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Tak Berkantor Sejak Bulan Mei, Para Guru Minta Dikjar Malut Tegur Kepsek SMA Negeri 8 Haltim

i-malut.com, MABA – Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 8 Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) di duga tidak berkantor Usai Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada bulan mei kemarin hingga saat ini. hal ini diungkapkan oleh Hitler Oga, salah seorang tenaga pengajar di Sekolah tersebut.

“Kepala Sekolah SMAN 8 Haltim mulai dari selesai Ujian sampai pada saat ini tidak ada di tempat tugas,” ungkap Hilter, Sabtu (30/6/2018)

Hitler mengatakan, sebagai tenaga Pengajar walaupun hanya Honorer, dirinya mengaku sangat prihatin terhadap manajemen kepala sekolah (Kepsek) SMA Negeri 8 Haltim, sebab sangat berpengaruh pada proses belajar mengajar baik para Guru maupun Siswa.

“Saya sangat prihatin dan Saya rasa semua itu karena manajemen kepala sekolah yang kurang baik sehingga berpengaruh pada proses belajar mengajar antara guru dan murid”. cetusnya

Seharusnya kepala sekolah, kata Hitler, sudah berada di tempat tugas karena SMAN 8 Haltim sementara dalam tahapan penerimaan pendaftaran Siswa baru.

“Tetapi sampai saat ini Kepala Sekolah belum ada di tempat tugas, ini yang menjadi guru-guru kesal kaitannya dengan Managemen Kepala Sekolah.” tambahnya

Lebih lanjut kata Hitler, Kepsek SMA Negeri 8 Haltim Hus Utubira selain tidak berkantor, Gaji para guru honorer juga belum di bayar selama hampir 1 tahun

“Sampai saat ini kami guru honorer belum menerima gaji sejak tahun lalu di bulan Juni sampai sekarang dan sebenarnya kami guru-guru sudah ada kesepakatan mogok mengajar karena memang kepemimpinan kepala sekolah yang kami sesali, tetapi kami juga mengingat bahwa yang kami lakukan adalah tugas negara oleh karena itu harapan besar agar hal ini perlu di perhatikan baik kepala sekolah maupun Dinas terkait” ujarnya

Mewakili Guru-guru Haltim, Dirinya berharap agar perlu kiranya Instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk memberikan teguran kepada Kepsek SMAN 8 Haltim Hus Utubira, agar segera kembali ke tempat tugas untuk menjalankan tugasnya selaku Pimpinan di SMAN 8 Haltim, karena mengingat Pelaksanaan ujian tahun depan sudah diberlakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sehingga SMA Negeri 8 Haltim perlu di perhatikan.

“Karena SMA sudah di alihkan ke Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara tolong tegur kepala sekolah atau di panggil sehingga kami guru-guru dan siswa tidak jadi korban karena pada pelaksanaan ujian Nasional berbasis kertas dan Pensil kemarin UNBKP saja Kami suda repot, apalagi ujian UNBK, sementara berpengaruh juga pada fasilitas sekolah yang belum memadai.” tutupnya

Rep/Red : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER