Berprilaku Preman, Karteker Kades Gayap Aniaya Ibu Rumah Tangga Hingga Pingsan

i-malut.com, LABUHA – Sikap tak terpuji ditunjukan oleh karteker kepala Desa Gayap kacamatan Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan, Marwan, yang melakukan penganiayaan terhadap Munjia Abdurasyid, salah seorang warganya yang merupakan ibu rumah tangga (IRT) hingga tak sadarkan diri.

Kejadian berawal pada hari Sabtu (7/07/2018) sekitar pukul 15.00, saat Kepala Desa Gayap Marwan bersama kaur Desanya tanpa berkordinasi dengan korban terlebih dahulu, merusak Rabat Beton milik korban, sehinggga pada saat korban melihat rabat Beton miliknya di rusak oleh kepala Desa dan kaurnya, korbanpun menghampiri para kaur desa dan mencegat agar rabat Beton tersebut tidak dirusak oleh pemerintah Desa gayap karena rabat Beton tersebut baru dibuat oleh suaminya untuk melindungi rumah milik korban.

Setelah terjadi adu mulut antara korban dan beberapa orang kaur desa Gayap, korbanpun memilih masuk dirumah miliknya. Tak puas dengan Sikap korban yang mencegat, sejumlah kaur Desapun mengejar korban hingga kedalam rumah sehinggga terjadi Adu mulut antara korban dan para kaur Desa. Beberapa menit kemudian kepala Desa Gayap Marwan masuk kedalam rumah milik korban melalui pintu belakang dan menghampiri korban. Saat mendekati korban, pelaku yang juga Kades Gayap ini melayangkan pukulan dari arah balakang hingga korban merasa pusing. Pada saat korban merasa pusing, kepala Desa terus melayangkan pukulan kearah wajah korban hingga korban tak sadarkan diri. Saat sadarkan diri, korbanpun langsung berteriak meminta pertolongan kepada tetangganya yang kemudian warga beramai-ramai datang, dan pelaku mengihandar kabur dari rumah korban.

Tak puas dengan perbuatan pelaku yang juga kepala Desa Gayap tersebut korban bersama keluarganya melaporkan pelaku Marwan ke pihak berwajib Polsek kacamatan Kayoa, namun hingga kini Korban belum dipanggil dimintai keterangan terkait kasus penganyayaan terhadap warganya yang merupakan ibu rumah tangga hingga tak sadarkan diri tersebut.

Ditempat terpisah, salah seorang keluarga korban, Safrudin Ibrahim, kepada wartawan minggu (8/7/2018) menyayangkan sikap premanisme yang dilakukan oleh karteker kepala Desa Gayap Marwan, Terhadap warganya tersebut.

Bupati Halsel Bahrain Kasuba diminta segera mengevaluasi karteker kepala Desa Gayap yang berprilaku preman. Pihak nya juga mendesak kepada pihak kepolisin Polsek kayoa agar segera menindaklanjuti laporan korban terkait kasus penganiayaan tersebut untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, karteker kepala Desa Gayap Marwan saat dikonfirmasih wartawan minggu (8 /07/2018) melalui saluran teleponnya tidak mau menanggapinya.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Drupadi BMI Malut Desak Polda Malut Usut Tuntas...

Ternate -- Drupadi Bintang Muda Indonesia (BIM) Maluku Utara (Malut), desak Polda Malut untuk segera mengusut tuntas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu oknum Polisi berpangkat Briptu pada...

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia yang memproduksi...

Lagi, Jembatan Pitago Bailengit Rusak

Tobelo -- Sangat memprihatinkan, jembatan Wailamo yang menghubungkan Desa Pitago dan Desa Bailengit Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara, lagi-lagi kembali rusak. Padahal, jembatan tersebut belum lama ini telah...

Dinas P3A Malut Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan di...

Sofifi -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan mengawal kasus pemerkosaan terhadap korban yang masih dibawah umur, yang diduga dilakukan oknum Polisi di...

Kembali marak, Babinsa Waiman ingatkan warga terkait Bahaya...

Sanana, Perang terhadap Corona Virus Disease atau Covid-19 belum selesai, bahkan kini ada varian baru terkait virus ini. Untuk itu Pemerintah Indonesia, mulai dari Pusat maupun Daerah kembali mengingatkan...

Bergerak Cepat, DPD BMI Malut Mengakar Hingga ke-Pelosok...

Ternate -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesian (BMI) Maluku Utara, gencar melakukan sosialisasi serta konsolidasi dan verifikasi faktual, guna membentuk DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut). Hal ini...

Besok, Disdik Kota Ternate Lounching Sekolah Insklusif di...

Ternate - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate pada Rabu 23 Juni 2021 besok akan Lounching Sekolah Insklusif, bertempat SD Negeri 6 Kota Ternate, Kelurahan Kampung Makasar Barat, Kota Ternate...

Sambut kedatangan Mendagri Tito Karnavian, APMS pasang baliho...

Sanana -- Aliansi Peduli Masyarakat Sula atau APMS kepada media ini memberikan penjelasan terkait Sikap Bupati Sula memutasi dan merotasi 57 jabatan termasuk menon-jobkan Sekda Kepulauan Sula, sebagai perbuatan...

Babinsa Sekom Pelopori Giat Bhakti, ajak Warga dan...

Sanana -- Kelompok Masyarakat Desa yang mempunyai paradigma maju dan berpikir positif adalah suatu kekuatan dan aset untuk membangun sebuah Desa, ditambah lagi dengan Kelompok Mahasiswa dalam satuan tugas...

BERITA UTAMA

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik...

Maslan Jabat PLH Sekda Halsel, Helmi Dikabarkan Sakit

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengangkat Maslan Hi. Hasan,SH,M.Si, Kepala Bagian (Kabag) organisasi sebagai Asisten Perekonomian dan...

ARTIKEL TERKAIT

Berprilaku Preman, Karteker Kades Gayap Aniaya Ibu Rumah Tangga Hingga Pingsan

i-malut.com, LABUHA – Sikap tak terpuji ditunjukan oleh karteker kepala Desa Gayap kacamatan Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan, Marwan, yang melakukan penganiayaan terhadap Munjia Abdurasyid, salah seorang warganya yang merupakan ibu rumah tangga (IRT) hingga tak sadarkan diri.

Kejadian berawal pada hari Sabtu (7/07/2018) sekitar pukul 15.00, saat Kepala Desa Gayap Marwan bersama kaur Desanya tanpa berkordinasi dengan korban terlebih dahulu, merusak Rabat Beton milik korban, sehinggga pada saat korban melihat rabat Beton miliknya di rusak oleh kepala Desa dan kaurnya, korbanpun menghampiri para kaur desa dan mencegat agar rabat Beton tersebut tidak dirusak oleh pemerintah Desa gayap karena rabat Beton tersebut baru dibuat oleh suaminya untuk melindungi rumah milik korban.

Setelah terjadi adu mulut antara korban dan beberapa orang kaur desa Gayap, korbanpun memilih masuk dirumah miliknya. Tak puas dengan Sikap korban yang mencegat, sejumlah kaur Desapun mengejar korban hingga kedalam rumah sehinggga terjadi Adu mulut antara korban dan para kaur Desa. Beberapa menit kemudian kepala Desa Gayap Marwan masuk kedalam rumah milik korban melalui pintu belakang dan menghampiri korban. Saat mendekati korban, pelaku yang juga Kades Gayap ini melayangkan pukulan dari arah balakang hingga korban merasa pusing. Pada saat korban merasa pusing, kepala Desa terus melayangkan pukulan kearah wajah korban hingga korban tak sadarkan diri. Saat sadarkan diri, korbanpun langsung berteriak meminta pertolongan kepada tetangganya yang kemudian warga beramai-ramai datang, dan pelaku mengihandar kabur dari rumah korban.

Tak puas dengan perbuatan pelaku yang juga kepala Desa Gayap tersebut korban bersama keluarganya melaporkan pelaku Marwan ke pihak berwajib Polsek kacamatan Kayoa, namun hingga kini Korban belum dipanggil dimintai keterangan terkait kasus penganyayaan terhadap warganya yang merupakan ibu rumah tangga hingga tak sadarkan diri tersebut.

Ditempat terpisah, salah seorang keluarga korban, Safrudin Ibrahim, kepada wartawan minggu (8/7/2018) menyayangkan sikap premanisme yang dilakukan oleh karteker kepala Desa Gayap Marwan, Terhadap warganya tersebut.

Bupati Halsel Bahrain Kasuba diminta segera mengevaluasi karteker kepala Desa Gayap yang berprilaku preman. Pihak nya juga mendesak kepada pihak kepolisin Polsek kayoa agar segera menindaklanjuti laporan korban terkait kasus penganiayaan tersebut untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, karteker kepala Desa Gayap Marwan saat dikonfirmasih wartawan minggu (8 /07/2018) melalui saluran teleponnya tidak mau menanggapinya.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER