Kembangkan Sektor Pariwisata, Dispar Halut Berbenah

i-malut.com, TOBELO – Dinas Priwisata Kabupaten Halmahera Utara, dibawah kepemimpinan Sahril Jurumudi kini mulai berbenah. Setelah di lantik oleh Bupati Frans Manery, sebagai Kadis Pariwisata Halut, Sahril langsung melakukan beberapa terobosan, salah satunya dengan menghadirkan pihak stakeholder untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Halmahera Utara.

Kepada i-malut.com, selasa (18/7/2018), Sahril menjelaskan bahwa, saat ini pihaknya baru memulai dengan merefitalisasi spot-spot pariwisata di Halut, dengan membenahi sarana dan prasarana infrastruktur yang ada, sehingga para turis dari luar negeri maupun domistik dapat menikmati tempat yang mereka kunjungi dengan aman dan nyaman.

“Ada pihak swasta yang ingin mengembangkan sektor pariwisata di daerah ini, beberapa hari yang lalu, Saya bersama Pak Bupati dengan mereka mengunjungi kebeberapa spot pariwisata dan mereka sangat menyukai dan berkeinginan untuk mengembangkan pariwisata Halut”. ujar Sahril

Lanjutnya, “Bahwa memang, dalam pengelolaan sektor pariwisata semua pihak harus dilibatkan, karna kalau kita berharap dari APBD,  belum bisa menjawab sektor ini, untuk itu kita harus melibatkan stake holder lainya. Kami sementara ini juga telah memasukan proposal kepada kementrian pariwisata”.

Dikatakannya, pihaknya menyadari bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata masih dibawah target, ini dikarenakan sistem pengelolaan dan sarana prasarana masih belum memadai. Disamping itu kata Sahril, ada beberapa tempat pariwisata dikelola oleh Bumdes, dan lainya dikelola oleh kelompok masyarakat, sehingga sektor pendapatan daerah sangat minim.

“Kalau semua infrastruktur telah dibenahi dan sistem penglolaannya dikelola secara profesional, kedepan kami akan mendatangkan kapal Baton Clasic yang nantinya akan dijadikan sarana transportasi pariwisata di Laut,” unkap Sahril.

Rep/Red : (Roby)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Kembangkan Sektor Pariwisata, Dispar Halut Berbenah

i-malut.com, TOBELO – Dinas Priwisata Kabupaten Halmahera Utara, dibawah kepemimpinan Sahril Jurumudi kini mulai berbenah. Setelah di lantik oleh Bupati Frans Manery, sebagai Kadis Pariwisata Halut, Sahril langsung melakukan beberapa terobosan, salah satunya dengan menghadirkan pihak stakeholder untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Halmahera Utara.

Kepada i-malut.com, selasa (18/7/2018), Sahril menjelaskan bahwa, saat ini pihaknya baru memulai dengan merefitalisasi spot-spot pariwisata di Halut, dengan membenahi sarana dan prasarana infrastruktur yang ada, sehingga para turis dari luar negeri maupun domistik dapat menikmati tempat yang mereka kunjungi dengan aman dan nyaman.

“Ada pihak swasta yang ingin mengembangkan sektor pariwisata di daerah ini, beberapa hari yang lalu, Saya bersama Pak Bupati dengan mereka mengunjungi kebeberapa spot pariwisata dan mereka sangat menyukai dan berkeinginan untuk mengembangkan pariwisata Halut”. ujar Sahril

Lanjutnya, “Bahwa memang, dalam pengelolaan sektor pariwisata semua pihak harus dilibatkan, karna kalau kita berharap dari APBD,  belum bisa menjawab sektor ini, untuk itu kita harus melibatkan stake holder lainya. Kami sementara ini juga telah memasukan proposal kepada kementrian pariwisata”.

Dikatakannya, pihaknya menyadari bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata masih dibawah target, ini dikarenakan sistem pengelolaan dan sarana prasarana masih belum memadai. Disamping itu kata Sahril, ada beberapa tempat pariwisata dikelola oleh Bumdes, dan lainya dikelola oleh kelompok masyarakat, sehingga sektor pendapatan daerah sangat minim.

“Kalau semua infrastruktur telah dibenahi dan sistem penglolaannya dikelola secara profesional, kedepan kami akan mendatangkan kapal Baton Clasic yang nantinya akan dijadikan sarana transportasi pariwisata di Laut,” unkap Sahril.

Rep/Red : (Roby)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER