Tak tempati Rumah Dinas, Margarito Nilai Bahrain Bakal Bermasalah Hukum

i-malut.com, HALSEL – Terkait tidak ditempatinya rumah dinas (Rumdis) oleh Bupati Halsel, Bahrain Kasuba selama tiga tahun berturut-turut ini dipastikan bakal bermasalah.

Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis ketika dikonfirmasi wartawan media ini terkait dampak dari tidak ditempatinya rumah Dinas oleh Bupati Halsel Bahrain Kasuba, dirinya mengatakan, jika dilihat dari sudut Hukum bukan tidak ada masalah sama sekali. Namun, rumah jabatan dalam hukum bernilai sebagai tempat pejabat menjalankan tugas jabatan, karena berfungsi sebagai tempat melaksanakan tugas jabatan maka seluruh pembiayaan rumah itu dibebankan kepada negara.

“Rumah pribadi, memang tidak menjadi halangan bagi pejabat tersebut melaksanakan tugas jabatan, tetapi masalahnya bila rumah itu dibiayai, misalnya pemeliaharaa dibebankan uang negara, maka pasti bermasalah,” terangnya

Lanjut Margarito, jangan salah, rumah jabatan tidak bisa diwariskan, sesuatu yg menjadi tipikal hukum bagi rumah pribadi.

“Disitu letak masalahnya, maka saya (Margarito) sarankan agar Bupati segera tempati rumah jabatan itu, agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari,”cetus Margarito

Untuk diketaui, Dibagian belakang rumah dinas Bupati Bahrain Kasuba terlihat sudah dipenuhi rerumputan dan Musallah atau tempat ibadah yang dibangun oleh Mantan Bupati Halsel, Muhammad Kasuba pun terlihat kumuh karena tidak pernah dirawat. Tempat parkir atau garasi kendaraan dibagian bagian samping pun atap sengnya sudah mulai bocor, karena tidak ada perawatan sama sekali. Bagian dinding disemua sudut rumah dinas tersebut pun sudah mulai berlumut.

Padahal, setiap tahun rumah dinas Bupati, Wakil Bupati itu anggaran pemeliharaan dan perawatan diaggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Halsel dan nilainya ratusan juta dan jika dikalikan selama tiga tahun maka nilainya berkisar milyaran rupiah

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Tak tempati Rumah Dinas, Margarito Nilai Bahrain Bakal Bermasalah Hukum

i-malut.com, HALSEL – Terkait tidak ditempatinya rumah dinas (Rumdis) oleh Bupati Halsel, Bahrain Kasuba selama tiga tahun berturut-turut ini dipastikan bakal bermasalah.

Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis ketika dikonfirmasi wartawan media ini terkait dampak dari tidak ditempatinya rumah Dinas oleh Bupati Halsel Bahrain Kasuba, dirinya mengatakan, jika dilihat dari sudut Hukum bukan tidak ada masalah sama sekali. Namun, rumah jabatan dalam hukum bernilai sebagai tempat pejabat menjalankan tugas jabatan, karena berfungsi sebagai tempat melaksanakan tugas jabatan maka seluruh pembiayaan rumah itu dibebankan kepada negara.

“Rumah pribadi, memang tidak menjadi halangan bagi pejabat tersebut melaksanakan tugas jabatan, tetapi masalahnya bila rumah itu dibiayai, misalnya pemeliaharaa dibebankan uang negara, maka pasti bermasalah,” terangnya

Lanjut Margarito, jangan salah, rumah jabatan tidak bisa diwariskan, sesuatu yg menjadi tipikal hukum bagi rumah pribadi.

“Disitu letak masalahnya, maka saya (Margarito) sarankan agar Bupati segera tempati rumah jabatan itu, agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari,”cetus Margarito

Untuk diketaui, Dibagian belakang rumah dinas Bupati Bahrain Kasuba terlihat sudah dipenuhi rerumputan dan Musallah atau tempat ibadah yang dibangun oleh Mantan Bupati Halsel, Muhammad Kasuba pun terlihat kumuh karena tidak pernah dirawat. Tempat parkir atau garasi kendaraan dibagian bagian samping pun atap sengnya sudah mulai bocor, karena tidak ada perawatan sama sekali. Bagian dinding disemua sudut rumah dinas tersebut pun sudah mulai berlumut.

Padahal, setiap tahun rumah dinas Bupati, Wakil Bupati itu anggaran pemeliharaan dan perawatan diaggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Halsel dan nilainya ratusan juta dan jika dikalikan selama tiga tahun maka nilainya berkisar milyaran rupiah

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER