Bupati Pulau Morotai Siap Mensukseskan Program Menkes RI, Imunisasi Campak & Rubela

i-malut.com, MOROTAI Untuk menjemput serta mensukseskan program Kementrian Kesehatan RI soal imunisasi, Bupati Kabupaten Pulau Morotai Benny Laos mengeluarkan Surat Intruksi Nomor : 476.4/68/2018, ditujukan ke kepala SKPD koordinator desa binaan, seluruh Camat, seluruh Kadis dan seluruh kepala sekolah se-Kabupaten Pulau Morotai, bahwa Pemkab Pulau Morotai bertekad mensukseskan “kampanye campak dan rubella” yang akan dilaksanakan oleh Kementrian Kesehatan pada bulan Agustus-September 2018.

“Upaya ini dilakukan untuk memutuskan mata rantai penularan virus yang dapat mengakibatkan kebutaan, gangguan pendengaran, kelainan otak serta jantung dan hanya satu cara untuk mencegahnya yakni imunisasi dengan cakupan minimal lebih dari 90%,” dijelaskan dalam surat intruksi yang ditanda tangan Bupati Pulai Morotai tertanggal 24 juli 2018.

Lebih lanjut, diuraikan dalam surat Bupati tersebut adalah untuk mendapatkan hasil yang optimal maka seluruh SKPD, seluruh Camat, seluruh Kepala Desa dan seluruh Kepala Sekolah melakukan delapan hal, diantaranya :

1.  Melakukan verifikasi data sasaran kampanye MR mulai usia 9 bulan – sampai 15 tahun dengan memaksimalkan peran desa wisma,
2.  Melakukan identifikasi anak putus sekolah usia 7-15 tahun dimasing-masing desa binaan,
3.  Berkoordinasi dengan dewan masjid dan pengurus gereja untuk mensosialisasikan kegiatan ini secara rutin,
4.  Berkoordinasi dengan kepala puskesmas guna membuat undangan yang ditujukan kepada orang tua sasaran,
5.  Bagi kepala sekolah menyiapkan data sasaran anak sekolah yang kurang dari 15 tahun dan menyerahkan kepada kepala puskesmas,
6.  Menyurati orang tua murid sebagai pemberitahuan akan adanya kegiatan imunisasi di sekolah masing-masing,
7.  Menyiapkan tiga ruangan repsentatif dalam pelaksanaan kampanye MR, terdiri dari ruang tunggu, ruang pelaksanaan dan ruang observasi,
8.  Menyiapkan para guru dalam rangka pengaturan anak didik pada saat pelaksanaan.

Kadis Kesehatan dan KB Pulau Morotai, Dr Victoroal Limbong saat di konfirmasi, Senin (30/7/2018) terkait intruksi Bupati soal akan dilaksanakan Imunisasi Campak dan Rubela di Kabupaten Pulau Morotai, victor membenarkan hal tersebut.

“Sangat benar Bupati sudah mengeluarkan surat intruksi kepada kami dan sementara ini kami sedang bicarakan tanggal pelaksanaannya,” ungkapnya

Dikatakannya, target secara nasional keberhasilan 95% tetapi di morotai, Dinas Kesehatan sebagai dinas terkait akan bekerja keras dengan target capaian 100%.

“Selama ini atau cara klasik pasien datang ke puskesmas atau ke rumah sakit, tapi saya merubahnya, dengan cara kami yang datangi masyarakat dari desa ke desa dan dari rumah ke rumah. Karena Bupati menginginkan pelayanan optimal yang diberikan kemasyarakat dan ini sesuai visi misi Bupati,” jelasnya

Victor Juga mengatakan, ditiap desa akan diturunkan dua orang tenaga medis, ada juga pustu. Penempatan tenaga TKD yang tugasnya tiap hari dor to dor untuk mencari masyarakat yang membutuhkan pelayanan masyarakat.

“Jadi paradikma lama pasien ke tempat fasilitas pelayanan kesehatan, saya rubah menjadi fasilitas pelayanan hadir di tengah-tengah masyarakat, dan ini hanya dilakukan di Kabupaten Pulau Morotai sesuai instruksi Bupati Benny Laos.” tegas Kadis Kesehatan, Dr Victor

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Bupati Pulau Morotai Siap Mensukseskan Program Menkes RI, Imunisasi Campak & Rubela

i-malut.com, MOROTAI Untuk menjemput serta mensukseskan program Kementrian Kesehatan RI soal imunisasi, Bupati Kabupaten Pulau Morotai Benny Laos mengeluarkan Surat Intruksi Nomor : 476.4/68/2018, ditujukan ke kepala SKPD koordinator desa binaan, seluruh Camat, seluruh Kadis dan seluruh kepala sekolah se-Kabupaten Pulau Morotai, bahwa Pemkab Pulau Morotai bertekad mensukseskan “kampanye campak dan rubella” yang akan dilaksanakan oleh Kementrian Kesehatan pada bulan Agustus-September 2018.

“Upaya ini dilakukan untuk memutuskan mata rantai penularan virus yang dapat mengakibatkan kebutaan, gangguan pendengaran, kelainan otak serta jantung dan hanya satu cara untuk mencegahnya yakni imunisasi dengan cakupan minimal lebih dari 90%,” dijelaskan dalam surat intruksi yang ditanda tangan Bupati Pulai Morotai tertanggal 24 juli 2018.

Lebih lanjut, diuraikan dalam surat Bupati tersebut adalah untuk mendapatkan hasil yang optimal maka seluruh SKPD, seluruh Camat, seluruh Kepala Desa dan seluruh Kepala Sekolah melakukan delapan hal, diantaranya :

1.  Melakukan verifikasi data sasaran kampanye MR mulai usia 9 bulan – sampai 15 tahun dengan memaksimalkan peran desa wisma,
2.  Melakukan identifikasi anak putus sekolah usia 7-15 tahun dimasing-masing desa binaan,
3.  Berkoordinasi dengan dewan masjid dan pengurus gereja untuk mensosialisasikan kegiatan ini secara rutin,
4.  Berkoordinasi dengan kepala puskesmas guna membuat undangan yang ditujukan kepada orang tua sasaran,
5.  Bagi kepala sekolah menyiapkan data sasaran anak sekolah yang kurang dari 15 tahun dan menyerahkan kepada kepala puskesmas,
6.  Menyurati orang tua murid sebagai pemberitahuan akan adanya kegiatan imunisasi di sekolah masing-masing,
7.  Menyiapkan tiga ruangan repsentatif dalam pelaksanaan kampanye MR, terdiri dari ruang tunggu, ruang pelaksanaan dan ruang observasi,
8.  Menyiapkan para guru dalam rangka pengaturan anak didik pada saat pelaksanaan.

Kadis Kesehatan dan KB Pulau Morotai, Dr Victoroal Limbong saat di konfirmasi, Senin (30/7/2018) terkait intruksi Bupati soal akan dilaksanakan Imunisasi Campak dan Rubela di Kabupaten Pulau Morotai, victor membenarkan hal tersebut.

“Sangat benar Bupati sudah mengeluarkan surat intruksi kepada kami dan sementara ini kami sedang bicarakan tanggal pelaksanaannya,” ungkapnya

Dikatakannya, target secara nasional keberhasilan 95% tetapi di morotai, Dinas Kesehatan sebagai dinas terkait akan bekerja keras dengan target capaian 100%.

“Selama ini atau cara klasik pasien datang ke puskesmas atau ke rumah sakit, tapi saya merubahnya, dengan cara kami yang datangi masyarakat dari desa ke desa dan dari rumah ke rumah. Karena Bupati menginginkan pelayanan optimal yang diberikan kemasyarakat dan ini sesuai visi misi Bupati,” jelasnya

Victor Juga mengatakan, ditiap desa akan diturunkan dua orang tenaga medis, ada juga pustu. Penempatan tenaga TKD yang tugasnya tiap hari dor to dor untuk mencari masyarakat yang membutuhkan pelayanan masyarakat.

“Jadi paradikma lama pasien ke tempat fasilitas pelayanan kesehatan, saya rubah menjadi fasilitas pelayanan hadir di tengah-tengah masyarakat, dan ini hanya dilakukan di Kabupaten Pulau Morotai sesuai instruksi Bupati Benny Laos.” tegas Kadis Kesehatan, Dr Victor

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER