Alwi Yudin: Program Pamsimas III Masuk Morotai Atas Usulan Bupati

i-malut.com, MOROTAI  Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Pulau Morotai bersama konsultan PAMSIMAS III gelar sosialisasi terkait dengan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat, bertempat di Aula Kantor Bupati, Rabu (1/8/2018), Sejak jam 10 pagi dan usai jam 4.30 sore.

Sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah kades dan stafnya di Kabupaten Pulau Morotai dan dibuka oleh Wakil Bupati Asrun Padoma.

Asrun dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Pulau Morotai soal air bersih dan sanitasi sampai saat ini masih penjadi masalah serius yang harus dituntaskan, karena masih banyak desa yang belum memiliki sumber air bersih dan sanitasi. Untuk itu, kata Asrun, program Pamsimas III ini Pemda sangat mendukung karena bisa menjadi solusi bagi desa-desa dalam mendapat air bersih.

Sementara koordinator Pamsimas III Provinsi Maluku Utara, Alwi Yudin saat diwawancarai awak media usai sosialisasi menjelaskan bahwa, program Pamsimas III adalah program NKRI, target nawacita Presiden yang harus disukseskan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Targetnya pada tahun 2019 masyarakat indonesia termasuk Kabupaten Pulau Morotai bebas dari krisis air bersih dan seluruhnya sudah bisa akses air bersih.” tuturnya

Lanjutnya, Kabupaten Pulau Morotai sendiri masuknya program Pamsimas III, ini karena usulan Bupati Benny Laos. Sementara sistim pendanaan yang dipakai melalui sharing dana APBD 20% dan APBN 80%, contohnya pemda morotai anggarkan 500 juta untuk dua desa, maka kementrian PUPR akan menganggarkan 4 milyar untuk 8 desa, jadi tergantung berapa besar sharing dana dari Pemda.

Dikatakannya, ini baru sosialisasi, Bupati Pulau Morotai akan diundang dalam acara di Bali pada tanggal 4 agustus 2018 baru kita tau kepastiannya Pemda Pulau Morotai usulkan berapa desa yang dimasukkan dalam program Pamsimas III, sesuai yang dianggarkan dalam APBD 2019 nanti.

Setelah sosialisasi kata Alwi, Tim dan Perkim akan turun langsung kelapangan melakukan penjaringan desa dan sosialisasi tingkat desa untuk menentukan desa-desa mana yang akan diusulkan, lebih banyak lebih bagus. Apalagi masing-masing dinas sudah punya desa binaan maka lebih cepat mengidentifikasi desa mana yang belum memiliki akses air bersih dan sanitasi.

Koordinator Pamsimas III Provinsi Maluku Utara, Alwi Yudin, berharap Bupati Pulau Morotai menjadi barometer Indonesia Timur khususnya Maluku Utara, untuk mensukseskan program ini, karena hasil evaluasi di sejumlah Kabupaten grafiknya naik turun. Bila Bupati letakkan pondasinya baik maka kabupaten pulau morotai akan sukses mewujudkan program Pamsimas III ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Pulau Morotai, Ibu Alan menegaskan, untuk sementara ada enam desa yang sudah dipastikan masuk dalam program Pansimas III ini, yakni desa leo leo rao, desa saminyamau, desa cio, desa aru pangeo, desa loumadoro, dan anak desa tilei yakni dusun kasturian. Karena enam kepala desanya hadir dalam sosialisasi dan telah menyampaikan sikon didesanya masing masing.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Alwi Yudin: Program Pamsimas III Masuk Morotai Atas Usulan Bupati

i-malut.com, MOROTAI  Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Pulau Morotai bersama konsultan PAMSIMAS III gelar sosialisasi terkait dengan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat, bertempat di Aula Kantor Bupati, Rabu (1/8/2018), Sejak jam 10 pagi dan usai jam 4.30 sore.

Sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah kades dan stafnya di Kabupaten Pulau Morotai dan dibuka oleh Wakil Bupati Asrun Padoma.

Asrun dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Pulau Morotai soal air bersih dan sanitasi sampai saat ini masih penjadi masalah serius yang harus dituntaskan, karena masih banyak desa yang belum memiliki sumber air bersih dan sanitasi. Untuk itu, kata Asrun, program Pamsimas III ini Pemda sangat mendukung karena bisa menjadi solusi bagi desa-desa dalam mendapat air bersih.

Sementara koordinator Pamsimas III Provinsi Maluku Utara, Alwi Yudin saat diwawancarai awak media usai sosialisasi menjelaskan bahwa, program Pamsimas III adalah program NKRI, target nawacita Presiden yang harus disukseskan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Targetnya pada tahun 2019 masyarakat indonesia termasuk Kabupaten Pulau Morotai bebas dari krisis air bersih dan seluruhnya sudah bisa akses air bersih.” tuturnya

Lanjutnya, Kabupaten Pulau Morotai sendiri masuknya program Pamsimas III, ini karena usulan Bupati Benny Laos. Sementara sistim pendanaan yang dipakai melalui sharing dana APBD 20% dan APBN 80%, contohnya pemda morotai anggarkan 500 juta untuk dua desa, maka kementrian PUPR akan menganggarkan 4 milyar untuk 8 desa, jadi tergantung berapa besar sharing dana dari Pemda.

Dikatakannya, ini baru sosialisasi, Bupati Pulau Morotai akan diundang dalam acara di Bali pada tanggal 4 agustus 2018 baru kita tau kepastiannya Pemda Pulau Morotai usulkan berapa desa yang dimasukkan dalam program Pamsimas III, sesuai yang dianggarkan dalam APBD 2019 nanti.

Setelah sosialisasi kata Alwi, Tim dan Perkim akan turun langsung kelapangan melakukan penjaringan desa dan sosialisasi tingkat desa untuk menentukan desa-desa mana yang akan diusulkan, lebih banyak lebih bagus. Apalagi masing-masing dinas sudah punya desa binaan maka lebih cepat mengidentifikasi desa mana yang belum memiliki akses air bersih dan sanitasi.

Koordinator Pamsimas III Provinsi Maluku Utara, Alwi Yudin, berharap Bupati Pulau Morotai menjadi barometer Indonesia Timur khususnya Maluku Utara, untuk mensukseskan program ini, karena hasil evaluasi di sejumlah Kabupaten grafiknya naik turun. Bila Bupati letakkan pondasinya baik maka kabupaten pulau morotai akan sukses mewujudkan program Pamsimas III ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Pulau Morotai, Ibu Alan menegaskan, untuk sementara ada enam desa yang sudah dipastikan masuk dalam program Pansimas III ini, yakni desa leo leo rao, desa saminyamau, desa cio, desa aru pangeo, desa loumadoro, dan anak desa tilei yakni dusun kasturian. Karena enam kepala desanya hadir dalam sosialisasi dan telah menyampaikan sikon didesanya masing masing.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER