Irfan : Seluruh Biaya Kuliah Dibayar Pemda Tidak Benar

i-malut.com, MOROTAI — Wakil Rektor II Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai, Irfan Hi Abd Rahman, menyambut baik terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 18 Tahun 2018, tentang Penyelenggaraan Wajib Belajar 16 Tahun yang diberlakukan kepada masyarakat Pulau Morotai.

“Saya sampaikan patut diapresisasi oleh masyarkat Kabupaten Pulau Morotai. Soal Perbup Nomor 18 Tahun 2018, tentang Penerapan Wajib Belajar 16 Tahun bagi masyarakat Pulau Morotai.” tandasnya

Namun Dosen Lingkungan Hidup Unipas Morotai ini menaruh harapan besar agar program ini benar-benar diwujudkan,

“Kita berharap program ini benar-benar dilaksanakan dengan sungguh-sungguh tidak sekedar gaya-gayaan.” pintanya

Selain itu Irfan mengkritisi apa yang di katakan Kadis Pendidikan, bahwa seluruh biaya kuliah ditangung Pemkab Morotai tidak benar.

Lanjutnya, yang benar adalah Pemkab hanya menggratiskan biaya SPP persemester, selama 8 semester tetapi, untuk biaya lain seperti biaya pendaftaran, PPL/magang/paraktek lapangan, KBM/KKN, Skripsi dan lain-nya tetap dibayar oleh mahasiswa.

“Pada intinya yang ditangung oleh pemerintah Kabupaten Pulau Morotai hanya SPP tidak yang lain. Jadi peryataan Kadis Dikbud, Revi F Dara, perlu saya luruskan agar masyarakat tidak salah menerima informasi.” ungkapnya.

Meski begitu, dosen muda ini berharap agar Pemda Pulau Morotai dapat menanggung seluruh beban, diantaranya biaya SPP, biaya pendaftaran, PPL/magang/paraktek lapangan, KBM/KKN, Skripsi dan lain-nya.

“Kalau boleh semua itu di bayar Pemda agar masyarakat tidak ada beban lagi” tutupnya.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Satu Karyawan PT IWIP Meninggal Dunia, SPSI Bakal...

Sofifi -- Satu karyawan yang merupakan korban pada insiden ledakan tungku Smelter A PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinyatakan telah menghembuskan napas...

Kadis Tersangka, simak Komentar mereka Eks. Kadisdik Sula

Sanana -- Permasalahan Hukum yang tengah dihadapi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Sula (Kepsul), Rifai Haitami, mendapat komentar beragam dari ASN Senior yang pernah juga menjabat sebagai Kadisdik Kepsul. Rifai...

Berkas Perkara menuju P21, Pelapor berharap Kadisdik Sula...

Sanana -- Berkas Kasus dugaan Pengancaman lewat media Elektronik yang dilaporkan oleh Saudara La Onyong Ode Ali alias Nyong alias Ongen dengan Terlapor Saudara Rifai Haitami alias Kafu, Oknum...

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Irfan : Seluruh Biaya Kuliah Dibayar Pemda Tidak Benar

i-malut.com, MOROTAI — Wakil Rektor II Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai, Irfan Hi Abd Rahman, menyambut baik terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 18 Tahun 2018, tentang Penyelenggaraan Wajib Belajar 16 Tahun yang diberlakukan kepada masyarakat Pulau Morotai.

“Saya sampaikan patut diapresisasi oleh masyarkat Kabupaten Pulau Morotai. Soal Perbup Nomor 18 Tahun 2018, tentang Penerapan Wajib Belajar 16 Tahun bagi masyarakat Pulau Morotai.” tandasnya

Namun Dosen Lingkungan Hidup Unipas Morotai ini menaruh harapan besar agar program ini benar-benar diwujudkan,

“Kita berharap program ini benar-benar dilaksanakan dengan sungguh-sungguh tidak sekedar gaya-gayaan.” pintanya

Selain itu Irfan mengkritisi apa yang di katakan Kadis Pendidikan, bahwa seluruh biaya kuliah ditangung Pemkab Morotai tidak benar.

Lanjutnya, yang benar adalah Pemkab hanya menggratiskan biaya SPP persemester, selama 8 semester tetapi, untuk biaya lain seperti biaya pendaftaran, PPL/magang/paraktek lapangan, KBM/KKN, Skripsi dan lain-nya tetap dibayar oleh mahasiswa.

“Pada intinya yang ditangung oleh pemerintah Kabupaten Pulau Morotai hanya SPP tidak yang lain. Jadi peryataan Kadis Dikbud, Revi F Dara, perlu saya luruskan agar masyarakat tidak salah menerima informasi.” ungkapnya.

Meski begitu, dosen muda ini berharap agar Pemda Pulau Morotai dapat menanggung seluruh beban, diantaranya biaya SPP, biaya pendaftaran, PPL/magang/paraktek lapangan, KBM/KKN, Skripsi dan lain-nya.

“Kalau boleh semua itu di bayar Pemda agar masyarakat tidak ada beban lagi” tutupnya.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER