Rakor Morotai Sebagai Wilayah 3T, Bupati : Tunjangan Kades Akan Saya Naikkan

i-malut.com, MOROTAI — Pemda Kabupaten Pulau Morotai melakukan rapat koordinasi (Rakor) Daerah, dengan tema strategi pembangunan di kawasan terluar indonesia dari berbagai perspektif bersama Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dia lantai II Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, Kamis (16/8/2018)

Diawali dengan menyanyikan lagu indonesia raya, lanjut sambutan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos. Ia menyampaikan amanat Undang-Undanglah membuat Morotai menjadi bagian dari 3T, (terluar, terdepan, tertinggal).

Dasar itu, Pemkab Pulau Morotai dibentuk, sehingga kabupaten ini terbentuk bukan karena kebiasaan tapi karena ada UU pemekaran maka pada kesempatan ini jangan di sia-siakan tapi manfaatkan sebaik mungkin serta pahami tupoksi dan regulasi kerja ASN.

Kata Bupati, Mari berbenah, buang kebiasaan lama menuju morotai yang lebih maju.

“Tiga hal yang saya fokus, yakni mengatur kebijakan,  mengawal kebijakan dan memferifikasi kebijakan. sehingga  kewenangan penuh sudah saya serahkan kepada masing masing pimpinan untuk menjalankan tupoksinya. ” tegasnya

“Tapi kerja berdasarkan profesionalisme bukan atas dasar tidak suka. Sebagai kepala pemerintah saya jalankan semua itu sesuai aturan dan regulasi.” tambahnya

Ia juga mengajak seluruh kepala desa berbenah, tingkatkan kwalitas kerja, sehingga berikut tunjangannya dinaikkan.

“Tunjangan Kades akan saya naikkan, Pemda akan kerja sama dengan Taspen sehingga setiap trima tunjangan disetor juga ke taspen agar ketika masa jabatan selesai ada uang bisa buat modal usaha.” pintanya, sekalian Bupati membuka rakor.

Peserta Rakor.

Paparan materi disampaikan oleh Kepala Pusat Inovasi Daerah Kemendagri (Badan pengembangan litbang) DR safrizal ZA, MSI. Kasubdit umum energi direktorat sarana dan prasarana dirjen PDT Kementrian Desa, Daerah Tertinggal dan Trans Migrasi, Mansur tiro, dan Indarto Kabag Ditjen Otda Kemendagri.

Turut hadir pejabat lingkup Setda, seluruh pimpinan SKPD, seluruh Camat dan seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Pulau Morotai.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Drupadi BMI Malut Desak Polda Malut Usut Tuntas...

Ternate -- Drupadi Bintang Muda Indonesia (BIM) Maluku Utara (Malut), desak Polda Malut untuk segera mengusut tuntas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu oknum Polisi berpangkat Briptu pada...

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia yang memproduksi...

Lagi, Jembatan Pitago Bailengit Rusak

Tobelo -- Sangat memprihatinkan, jembatan Wailamo yang menghubungkan Desa Pitago dan Desa Bailengit Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara, lagi-lagi kembali rusak. Padahal, jembatan tersebut belum lama ini telah...

Dinas P3A Malut Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan di...

Sofifi -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan mengawal kasus pemerkosaan terhadap korban yang masih dibawah umur, yang diduga dilakukan oknum Polisi di...

Kembali marak, Babinsa Waiman ingatkan warga terkait Bahaya...

Sanana, Perang terhadap Corona Virus Disease atau Covid-19 belum selesai, bahkan kini ada varian baru terkait virus ini. Untuk itu Pemerintah Indonesia, mulai dari Pusat maupun Daerah kembali mengingatkan...

Bergerak Cepat, DPD BMI Malut Mengakar Hingga ke-Pelosok...

Ternate -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesian (BMI) Maluku Utara, gencar melakukan sosialisasi serta konsolidasi dan verifikasi faktual, guna membentuk DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut). Hal ini...

Besok, Disdik Kota Ternate Lounching Sekolah Insklusif di...

Ternate - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate pada Rabu 23 Juni 2021 besok akan Lounching Sekolah Insklusif, bertempat SD Negeri 6 Kota Ternate, Kelurahan Kampung Makasar Barat, Kota Ternate...

Sambut kedatangan Mendagri Tito Karnavian, APMS pasang baliho...

Sanana -- Aliansi Peduli Masyarakat Sula atau APMS kepada media ini memberikan penjelasan terkait Sikap Bupati Sula memutasi dan merotasi 57 jabatan termasuk menon-jobkan Sekda Kepulauan Sula, sebagai perbuatan...

Babinsa Sekom Pelopori Giat Bhakti, ajak Warga dan...

Sanana -- Kelompok Masyarakat Desa yang mempunyai paradigma maju dan berpikir positif adalah suatu kekuatan dan aset untuk membangun sebuah Desa, ditambah lagi dengan Kelompok Mahasiswa dalam satuan tugas...

BERITA UTAMA

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik...

Maslan Jabat PLH Sekda Halsel, Helmi Dikabarkan Sakit

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengangkat Maslan Hi. Hasan,SH,M.Si, Kepala Bagian (Kabag) organisasi sebagai Asisten Perekonomian dan...

ARTIKEL TERKAIT

Rakor Morotai Sebagai Wilayah 3T, Bupati : Tunjangan Kades Akan Saya Naikkan

i-malut.com, MOROTAI — Pemda Kabupaten Pulau Morotai melakukan rapat koordinasi (Rakor) Daerah, dengan tema strategi pembangunan di kawasan terluar indonesia dari berbagai perspektif bersama Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dia lantai II Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, Kamis (16/8/2018)

Diawali dengan menyanyikan lagu indonesia raya, lanjut sambutan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos. Ia menyampaikan amanat Undang-Undanglah membuat Morotai menjadi bagian dari 3T, (terluar, terdepan, tertinggal).

Dasar itu, Pemkab Pulau Morotai dibentuk, sehingga kabupaten ini terbentuk bukan karena kebiasaan tapi karena ada UU pemekaran maka pada kesempatan ini jangan di sia-siakan tapi manfaatkan sebaik mungkin serta pahami tupoksi dan regulasi kerja ASN.

Kata Bupati, Mari berbenah, buang kebiasaan lama menuju morotai yang lebih maju.

“Tiga hal yang saya fokus, yakni mengatur kebijakan,  mengawal kebijakan dan memferifikasi kebijakan. sehingga  kewenangan penuh sudah saya serahkan kepada masing masing pimpinan untuk menjalankan tupoksinya. ” tegasnya

“Tapi kerja berdasarkan profesionalisme bukan atas dasar tidak suka. Sebagai kepala pemerintah saya jalankan semua itu sesuai aturan dan regulasi.” tambahnya

Ia juga mengajak seluruh kepala desa berbenah, tingkatkan kwalitas kerja, sehingga berikut tunjangannya dinaikkan.

“Tunjangan Kades akan saya naikkan, Pemda akan kerja sama dengan Taspen sehingga setiap trima tunjangan disetor juga ke taspen agar ketika masa jabatan selesai ada uang bisa buat modal usaha.” pintanya, sekalian Bupati membuka rakor.

Peserta Rakor.

Paparan materi disampaikan oleh Kepala Pusat Inovasi Daerah Kemendagri (Badan pengembangan litbang) DR safrizal ZA, MSI. Kasubdit umum energi direktorat sarana dan prasarana dirjen PDT Kementrian Desa, Daerah Tertinggal dan Trans Migrasi, Mansur tiro, dan Indarto Kabag Ditjen Otda Kemendagri.

Turut hadir pejabat lingkup Setda, seluruh pimpinan SKPD, seluruh Camat dan seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Pulau Morotai.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER