Morotai Akan Miliki Dokumen Kebudayaan

i-malut.com, MOROTAI — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Morotai, gelar Focus Group Discussion (FGD), dengan tema “Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Kabupaten PulauMorotai”

Acara diskusi Kebudayaan ini dilaksanakan di lantai Dua Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, dibuka oleh Bupati Pulau Morotai Benny Laos, Sabtu (18/8/2018) pukul 09.00 WIT.

Tokoh masyarakat dalam Group Diskusi

Bupati Kabupaten Pulau Morotai dalam sambutannya menyampaikan, Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Pokok pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) merupakan amanat undang undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan ada 4 jenjang yang harus dilakukan pemerintah Daerah dan pemerintah pusat.

“Dari empat jenjang ini PPKD menjadi dasar utama bagi Penyusunan kebijakan kebudayaan nasional bangsa ini.” ungkapnya

Lanjutnya, sebagai Pemkab Pulau Morotai sesuai UU wajib menyusun PPKD-nya dan Dikbud sebagai institusi terkait yang menangani bidang kebudayaan di Kabupaten Pulau Morotai, harus menindaklanjuti amanat UU ini.

“Kehadiran kita bersama disini dalam rangka mendukung dan memenuhi tanggung jawab tersebut.”tegasnya

Dikatakannya, Kabupaten Pulau Morotai memiliki kekayaan budaya, hal ini dapat dilihat dari berbagai suku bangsa dan agama yang hidup, berkembang dan menyusun tata hidup masyarakat morotai. Semua keragaman ini harus dikelola dengan baik agar berdaya guna bagi pembangunan daerah, untuk memulainya kita memerlukan data tentang Kebudayaan tersebut.

“Data yang diberikan oleh peserta nantinya sangat bermanfaat bagi Penyusunan PPKD Kabupaten Pulau Morotai, selain itu tim penyusun juga akan memanfaatkan data data dokumen yang dianggap relevan, pada akhirnya akan menghasilkan dokumen final,” urainya

Dokumen itulah kata Bupati, akan diserahkan langsung kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam hal ini Dirjen Kebudayaan RI. Karena Pulau Morotai adalah Kabupaten ketiga di Maluku Utara yang memiliki dokumen ini nantinya.

“Karena itu saya mengharapkan partisipasi yang maksimal dari seluruh peserta dalam memberikan informasi dan data yang di perlukan tim PPKD Unkhair ternate demi kelancaran FGD ini.” harapnya

Turut hadir dalam acara ini asisten Bupati, Kadis Pendidikan, ketua MUI, tokoh masyarakat dan tokoh agama sepulau morotai dan acara FGD berakhir pada pukul 16.00 WIT.

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Morotai Akan Miliki Dokumen Kebudayaan

i-malut.com, MOROTAI — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Morotai, gelar Focus Group Discussion (FGD), dengan tema “Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Kabupaten PulauMorotai”

Acara diskusi Kebudayaan ini dilaksanakan di lantai Dua Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, dibuka oleh Bupati Pulau Morotai Benny Laos, Sabtu (18/8/2018) pukul 09.00 WIT.

Tokoh masyarakat dalam Group Diskusi

Bupati Kabupaten Pulau Morotai dalam sambutannya menyampaikan, Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Pokok pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) merupakan amanat undang undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan ada 4 jenjang yang harus dilakukan pemerintah Daerah dan pemerintah pusat.

“Dari empat jenjang ini PPKD menjadi dasar utama bagi Penyusunan kebijakan kebudayaan nasional bangsa ini.” ungkapnya

Lanjutnya, sebagai Pemkab Pulau Morotai sesuai UU wajib menyusun PPKD-nya dan Dikbud sebagai institusi terkait yang menangani bidang kebudayaan di Kabupaten Pulau Morotai, harus menindaklanjuti amanat UU ini.

“Kehadiran kita bersama disini dalam rangka mendukung dan memenuhi tanggung jawab tersebut.”tegasnya

Dikatakannya, Kabupaten Pulau Morotai memiliki kekayaan budaya, hal ini dapat dilihat dari berbagai suku bangsa dan agama yang hidup, berkembang dan menyusun tata hidup masyarakat morotai. Semua keragaman ini harus dikelola dengan baik agar berdaya guna bagi pembangunan daerah, untuk memulainya kita memerlukan data tentang Kebudayaan tersebut.

“Data yang diberikan oleh peserta nantinya sangat bermanfaat bagi Penyusunan PPKD Kabupaten Pulau Morotai, selain itu tim penyusun juga akan memanfaatkan data data dokumen yang dianggap relevan, pada akhirnya akan menghasilkan dokumen final,” urainya

Dokumen itulah kata Bupati, akan diserahkan langsung kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam hal ini Dirjen Kebudayaan RI. Karena Pulau Morotai adalah Kabupaten ketiga di Maluku Utara yang memiliki dokumen ini nantinya.

“Karena itu saya mengharapkan partisipasi yang maksimal dari seluruh peserta dalam memberikan informasi dan data yang di perlukan tim PPKD Unkhair ternate demi kelancaran FGD ini.” harapnya

Turut hadir dalam acara ini asisten Bupati, Kadis Pendidikan, ketua MUI, tokoh masyarakat dan tokoh agama sepulau morotai dan acara FGD berakhir pada pukul 16.00 WIT.

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER