Pemda Morotai Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Keuangan Daerah

i-malut.com, MOROTAI – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai gelar Bimbingan Tehnik Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa (DD),  Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan Pembiayaan Ultra Mikro serta pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah pada Pemkab Pulau Morotai. Berlangsung di lantai II Aula Kantor Bupati, Kamis (30/8/2018).

Ada empat hal pokok yang di soroti Bupati, yakni soal DAK, Dana Desa, Dinkes terkait persediaan obat di RSUD dan UKM.

Mengawali acara dengan sambutannya, Bupati Pulau Morotai, Benny Laos,  menyampaikan bahwa, APBD Pulau Morotai masih tersandra akibat hangusnya sejumlah dana DAK.

“Khusus  DAK buatlah perencanaan sedini mungkin, sehingga kita tidak telat dan tidak kena denda lagi, Saya tidak mau kesalahan di tahun 2018 terjadi di tahun 2019. Ini karena sistem administrasi tiap SKPD belum rapi, jadi segera berbenah,” tegasnya

Selain itu kata Bupati, soal Dana Desa, Ia berharap kepala desa mempelajari mekanismenya secara  benar, terutama dalam membuat pelaporan administrasi dan pelaporan fisik sehingga tidak terjadi kesalahan lagi.

“Setiap pencapaian adalah tantangan, sehingga kita kerja lebih teliti, rapi dan bertanggung jawab, karena banyak orang jatuh sebab hal kecil. Boleh kita berpikir besar tapi jangan lupa hal kecil dibereskan.” tandasnya

Untuk DAK ucap Benny, bulan desember sudah tender dan januari 2019 sudah dibuatkan kontrak, tidak boleh terlambat lagi. selama ini sering salah karena sistem pradigma berpikir kita orientasinya proyek, ini yang keliru, paradigma ini dirubah menjadi paradigma program.

Ia menambahkan, Tanggung jawab adalah sebuah kebutuhan yang harus kita kerjakan, sehingga semua indikator dapat kita selesaikan dengan baik.

Begitu juga dengan Dana Desa, kata Benny, yang menjadi kendala selama ini adalah pelaporannya. Selain itu para kades harus memahami juga anggaran didesa itu ada dua sumber dana yakni dana desa dan alokasi dana desa yang sumber dananya berbeda, ADD sumbernya dari APBD, DD sumbernya dari APBN, ini harus dipahami sehingga tau pemanfatannya dan tidak salah kaprah dalam penggunaannya.

“Hidup ini untuk maju jadi buang kebiasaan lama menuju  morotai yang lebih baik.”pintanya

Untuk Dinas Kesehatan tutur Bupati, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas dalam pencapaian target terutama penanganan obat dan yang lain untuk RSUD dan lainnya sudah dapat teratasi ditahun berikutnya

Juga Soal UKM urai Bupati,  masih menjadi kendala dalam pengelolaannya, sebab belum memahami usaha mikro. Karena cara berpikirnya salah, yang harus dipahami adalah total pendapatan  dikurangi dengan biaya produksi kemudian dapat keuntungan, bukan biaya hidup yang dipakai tolak ukur untung rugi. Bila rumus ini sudah dipahami dan di terapkan maka dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa masing-masing.

“UKM yang akan menentukan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh, maka saat ini kita buat penyebaran ke seluruh desa dengan membuat Koperasi Bumdes, sebagai pailot bertumbuhnya ekonomi masyarakat desa.”Pungkasnya

Pemateri bimtek disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan Provinsi Maluku Utara,  Edwar Nainggolan, dan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tobelo, diwakili Ahmad Setiawan.

Turut hadir Wakil Bupati Pulau Morotai Asrun Padoma, para Asisten, Staf Ahli, Staf Khusus, sluruh Pimpinan SKPD, para Camat dan seluruh Kepala Desa se-Pulau Morotai.

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Satu Karyawan PT IWIP Meninggal Dunia, SPSI Bakal...

Sofifi -- Satu karyawan yang merupakan korban pada insiden ledakan tungku Smelter A PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinyatakan telah menghembuskan napas...

Kadis Tersangka, simak Komentar mereka Eks. Kadisdik Sula

Sanana -- Permasalahan Hukum yang tengah dihadapi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Sula (Kepsul), Rifai Haitami, mendapat komentar beragam dari ASN Senior yang pernah juga menjabat sebagai Kadisdik Kepsul. Rifai...

Berkas Perkara menuju P21, Pelapor berharap Kadisdik Sula...

Sanana -- Berkas Kasus dugaan Pengancaman lewat media Elektronik yang dilaporkan oleh Saudara La Onyong Ode Ali alias Nyong alias Ongen dengan Terlapor Saudara Rifai Haitami alias Kafu, Oknum...

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Pemda Morotai Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Keuangan Daerah

i-malut.com, MOROTAI – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai gelar Bimbingan Tehnik Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa (DD),  Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan Pembiayaan Ultra Mikro serta pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah pada Pemkab Pulau Morotai. Berlangsung di lantai II Aula Kantor Bupati, Kamis (30/8/2018).

Ada empat hal pokok yang di soroti Bupati, yakni soal DAK, Dana Desa, Dinkes terkait persediaan obat di RSUD dan UKM.

Mengawali acara dengan sambutannya, Bupati Pulau Morotai, Benny Laos,  menyampaikan bahwa, APBD Pulau Morotai masih tersandra akibat hangusnya sejumlah dana DAK.

“Khusus  DAK buatlah perencanaan sedini mungkin, sehingga kita tidak telat dan tidak kena denda lagi, Saya tidak mau kesalahan di tahun 2018 terjadi di tahun 2019. Ini karena sistem administrasi tiap SKPD belum rapi, jadi segera berbenah,” tegasnya

Selain itu kata Bupati, soal Dana Desa, Ia berharap kepala desa mempelajari mekanismenya secara  benar, terutama dalam membuat pelaporan administrasi dan pelaporan fisik sehingga tidak terjadi kesalahan lagi.

“Setiap pencapaian adalah tantangan, sehingga kita kerja lebih teliti, rapi dan bertanggung jawab, karena banyak orang jatuh sebab hal kecil. Boleh kita berpikir besar tapi jangan lupa hal kecil dibereskan.” tandasnya

Untuk DAK ucap Benny, bulan desember sudah tender dan januari 2019 sudah dibuatkan kontrak, tidak boleh terlambat lagi. selama ini sering salah karena sistem pradigma berpikir kita orientasinya proyek, ini yang keliru, paradigma ini dirubah menjadi paradigma program.

Ia menambahkan, Tanggung jawab adalah sebuah kebutuhan yang harus kita kerjakan, sehingga semua indikator dapat kita selesaikan dengan baik.

Begitu juga dengan Dana Desa, kata Benny, yang menjadi kendala selama ini adalah pelaporannya. Selain itu para kades harus memahami juga anggaran didesa itu ada dua sumber dana yakni dana desa dan alokasi dana desa yang sumber dananya berbeda, ADD sumbernya dari APBD, DD sumbernya dari APBN, ini harus dipahami sehingga tau pemanfatannya dan tidak salah kaprah dalam penggunaannya.

“Hidup ini untuk maju jadi buang kebiasaan lama menuju  morotai yang lebih baik.”pintanya

Untuk Dinas Kesehatan tutur Bupati, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas dalam pencapaian target terutama penanganan obat dan yang lain untuk RSUD dan lainnya sudah dapat teratasi ditahun berikutnya

Juga Soal UKM urai Bupati,  masih menjadi kendala dalam pengelolaannya, sebab belum memahami usaha mikro. Karena cara berpikirnya salah, yang harus dipahami adalah total pendapatan  dikurangi dengan biaya produksi kemudian dapat keuntungan, bukan biaya hidup yang dipakai tolak ukur untung rugi. Bila rumus ini sudah dipahami dan di terapkan maka dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa masing-masing.

“UKM yang akan menentukan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh, maka saat ini kita buat penyebaran ke seluruh desa dengan membuat Koperasi Bumdes, sebagai pailot bertumbuhnya ekonomi masyarakat desa.”Pungkasnya

Pemateri bimtek disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan Provinsi Maluku Utara,  Edwar Nainggolan, dan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tobelo, diwakili Ahmad Setiawan.

Turut hadir Wakil Bupati Pulau Morotai Asrun Padoma, para Asisten, Staf Ahli, Staf Khusus, sluruh Pimpinan SKPD, para Camat dan seluruh Kepala Desa se-Pulau Morotai.

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER