Diduga Gunakan KTP Tanpa Sepengetahuan Pemilik, Kepsek SD Garung-Garung Terancam di Polisikan

i-malut.com, LABUHA — Demi Kelancaran Proses pencairan anggaran Bantuan operasional sekolah (Bos) dan pengurusan administrasi sekolah, kepala sekolah SD Swasta Garung-Garung Desa Galala kecamatan mandioli selatan, Jhon diduga menggunakan identitas berupa kartu tanda penduduk orang tanpa sepengetahuan pemilik KTP untuk mempermudah proses pencairan anggaran Biaya operasional sekolah.

Hal ini disampaikan, M Ali sidik Sekretaris LSM Front Delik Anti korupsi (FDAK) Kabupaten Halsel kepada media ini Minggu (9/9/2018). Ia mengatakan, penyalahgunaan identitas orang lain, termasuk KTP, adalah sebuah pelanggaran hukum yang sengaja dilakukan oleh kepala sekolah SD Garung-Garung.

Lanjut Dia, berdasarkan aduan pemilik KTP, bahwa KTPnya digunakan oleh kepsek SMP Galala, Jhon, tanpa seijinnya, untuk kepentingan pencairan anggaran pada SD swasta garung-garung, sehingga masyarakat menilai dirinya bersama dengan Kepsek selalu bersekongkol menyelewengkan anggaran.

Olehnya itu, berdasarkan surat kuasa yang diberikan oleh Korban pemilik KTP kepada LSM FDAK Halsel, Maka LSM FDAK dalam waktu dekat akan melaporkan kepsek SD Garung-Garung Galala Jhon terkait kasus tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana diatur dalam Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”), yang berbunyi :

“(1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat, yang dapat menerbitkan sesuatu hak, sesuatu perjanjian (kewajiban) atau sesuatu pembebasan utang, atau yang boleh dipergunakan sebagai keterangan bagi sesuatu perbuatan, dengan maksud akan menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan surat-surat itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, maka kalau mempergunakannya dapat mendatangkan sesuatu kerugian dihukum karena pemalsuan surat, dengan hukuman penjara selama-lamanya enam tahun,

(2) Dengan hukuman serupa itu juga dihukum, barang siapa dengan sengaja menggunakan surat palsu atau yang dipalsukan itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, kalau hal mempergunakan dapat mendatangkan sesuatu kerugian, sehingga yang bersangkutan bakal di laporkan ke polisi untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.” tegasnya

Sementara itu Kepala Sekolah SD garung-garung Galala, kecamatan mandioli selatan kabupaten Halmahera Selatan, Jhon, saat di konfirmasi wartawan, melalui saluran teleponnya, sampai berita ini ditayangkan, tidak bisa dihubungi alias tidak aktif.

Red/Rep : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Diduga Gunakan KTP Tanpa Sepengetahuan Pemilik, Kepsek SD Garung-Garung Terancam di Polisikan

i-malut.com, LABUHA — Demi Kelancaran Proses pencairan anggaran Bantuan operasional sekolah (Bos) dan pengurusan administrasi sekolah, kepala sekolah SD Swasta Garung-Garung Desa Galala kecamatan mandioli selatan, Jhon diduga menggunakan identitas berupa kartu tanda penduduk orang tanpa sepengetahuan pemilik KTP untuk mempermudah proses pencairan anggaran Biaya operasional sekolah.

Hal ini disampaikan, M Ali sidik Sekretaris LSM Front Delik Anti korupsi (FDAK) Kabupaten Halsel kepada media ini Minggu (9/9/2018). Ia mengatakan, penyalahgunaan identitas orang lain, termasuk KTP, adalah sebuah pelanggaran hukum yang sengaja dilakukan oleh kepala sekolah SD Garung-Garung.

Lanjut Dia, berdasarkan aduan pemilik KTP, bahwa KTPnya digunakan oleh kepsek SMP Galala, Jhon, tanpa seijinnya, untuk kepentingan pencairan anggaran pada SD swasta garung-garung, sehingga masyarakat menilai dirinya bersama dengan Kepsek selalu bersekongkol menyelewengkan anggaran.

Olehnya itu, berdasarkan surat kuasa yang diberikan oleh Korban pemilik KTP kepada LSM FDAK Halsel, Maka LSM FDAK dalam waktu dekat akan melaporkan kepsek SD Garung-Garung Galala Jhon terkait kasus tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana diatur dalam Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”), yang berbunyi :

“(1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat, yang dapat menerbitkan sesuatu hak, sesuatu perjanjian (kewajiban) atau sesuatu pembebasan utang, atau yang boleh dipergunakan sebagai keterangan bagi sesuatu perbuatan, dengan maksud akan menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan surat-surat itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, maka kalau mempergunakannya dapat mendatangkan sesuatu kerugian dihukum karena pemalsuan surat, dengan hukuman penjara selama-lamanya enam tahun,

(2) Dengan hukuman serupa itu juga dihukum, barang siapa dengan sengaja menggunakan surat palsu atau yang dipalsukan itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, kalau hal mempergunakan dapat mendatangkan sesuatu kerugian, sehingga yang bersangkutan bakal di laporkan ke polisi untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.” tegasnya

Sementara itu Kepala Sekolah SD garung-garung Galala, kecamatan mandioli selatan kabupaten Halmahera Selatan, Jhon, saat di konfirmasi wartawan, melalui saluran teleponnya, sampai berita ini ditayangkan, tidak bisa dihubungi alias tidak aktif.

Red/Rep : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER