Aksi Galang Dana Untuk Rukmini Suryadi Mulai Dilakukan

i-malut.com, MABA — Palang Merah Indonesia (PMI) bersama sejumlah OKP, Ormas dan Para Siswa SMA/SMK di Kota Maba mulai melakukan pengalangan dana untuk Rukmini Suryadi (14) warga Marsipno kecamatan maba tengah yang didiagnosa mengidap penyakit meningoencephalocele, Minggu (9/9/2018)

Salah satu Pengurus PMI, Nurfat Hi Ma’bud kepada wartawan mengaku, bahwa kegiatan penggalangan dana tersebut bertujuan untuk membantu keluarga Rukmini yang kekurangan untuk berobat ke makasar.

“Aksi ini adalah aksi kemanusiaan, dimana Rukmini saat ini tidak lagi bersekolah karena penyakit yang di deritanya itu, makanya kegiatan penggalangan kita lakukan untuk membantu biaya pengobatan pasien, agar cepat sembuh,” ungkap Fat.

Kata dia, aksi penggalangan dana yang dilakukan tersebut melibatkan semua pihak yang ingin membantu Rukmini, dimana kegiatan yang akan di laksanakan yakni kegiatan penjualan Bazar kepada masyarakat, penggalangan dana melalui aksi sosial di kota maba dan juga pendirian pos bantuan di kota maba.

“Target kita adalah semua pihak, karena dana pengobatan yang untuk Rukmi juga sangat besar,” Katanya.

Sementara itu, bagi warga yang ingin membantu pengobatan Rukmini, dirinya mengaku bisa meyalurkan bantuan ke PMI Haltim baik secara langsung maupun malalui rekening PMI.

“Begitu juga bagi yang ingin menyerahkan langsung bisa kami fasilitasi untuk menyerahkan langsung kepada orang tua Rukmini yang sementara ini berada di Desa gotowasi maba selatan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, penyakit yang di derita Rukmini merupakan penyakit bawaan sejak lahir dimana terdapat bejolan di hidung rukmini, namun dengan berjalannya waktu, benjolan yang semula kecil menjadi membedas hingga menggangu penglihatan rukmini.

“Dan itu menggangu penglihatannya sehingga dirinya (Rukmini-red) tidak lagi bersekolah,” pungkas Fat sapaan Karib Nurfat saat Rapat persiapan aksi, dilaksanakan di penginapan Marfa Kota Maba.

Red/Rep : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Aksi Galang Dana Untuk Rukmini Suryadi Mulai Dilakukan

i-malut.com, MABA — Palang Merah Indonesia (PMI) bersama sejumlah OKP, Ormas dan Para Siswa SMA/SMK di Kota Maba mulai melakukan pengalangan dana untuk Rukmini Suryadi (14) warga Marsipno kecamatan maba tengah yang didiagnosa mengidap penyakit meningoencephalocele, Minggu (9/9/2018)

Salah satu Pengurus PMI, Nurfat Hi Ma’bud kepada wartawan mengaku, bahwa kegiatan penggalangan dana tersebut bertujuan untuk membantu keluarga Rukmini yang kekurangan untuk berobat ke makasar.

“Aksi ini adalah aksi kemanusiaan, dimana Rukmini saat ini tidak lagi bersekolah karena penyakit yang di deritanya itu, makanya kegiatan penggalangan kita lakukan untuk membantu biaya pengobatan pasien, agar cepat sembuh,” ungkap Fat.

Kata dia, aksi penggalangan dana yang dilakukan tersebut melibatkan semua pihak yang ingin membantu Rukmini, dimana kegiatan yang akan di laksanakan yakni kegiatan penjualan Bazar kepada masyarakat, penggalangan dana melalui aksi sosial di kota maba dan juga pendirian pos bantuan di kota maba.

“Target kita adalah semua pihak, karena dana pengobatan yang untuk Rukmi juga sangat besar,” Katanya.

Sementara itu, bagi warga yang ingin membantu pengobatan Rukmini, dirinya mengaku bisa meyalurkan bantuan ke PMI Haltim baik secara langsung maupun malalui rekening PMI.

“Begitu juga bagi yang ingin menyerahkan langsung bisa kami fasilitasi untuk menyerahkan langsung kepada orang tua Rukmini yang sementara ini berada di Desa gotowasi maba selatan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, penyakit yang di derita Rukmini merupakan penyakit bawaan sejak lahir dimana terdapat bejolan di hidung rukmini, namun dengan berjalannya waktu, benjolan yang semula kecil menjadi membedas hingga menggangu penglihatan rukmini.

“Dan itu menggangu penglihatannya sehingga dirinya (Rukmini-red) tidak lagi bersekolah,” pungkas Fat sapaan Karib Nurfat saat Rapat persiapan aksi, dilaksanakan di penginapan Marfa Kota Maba.

Red/Rep : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER