Kades Arumamang Diduga Tilep DD 2017 Ratusan Juta

i-malut.com, LABUHA — Lagi, Kepala Desa di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diduga melakukan penyalahgunaan Dana Desa (DD). Kali ini giliran kepala desa Arumamang Kecamatan Kasiruta Barat, Akmal Rejeb.

Sejumlah kegiatan yang tidak dilaksanakan Kades Rejeb meliputi, peningkatan kapasitas tenaga pendidik yakni insintif guru PAUD, SD SMP dengan jumlah guru 5 orang per bulanan sebesar RP. 400.000 dengan total Rp. 24.000.000, peningkatan kapasitas kaders posyandu desa yakni insintif kader posyandu dan perlengkapan posyandu sebesar Rp. 15.000.000, bantuan kelompok nelayan/pengadaan jaring ikan lengkap sebanyak 45 set dengan nilai sebesar Rp. 74.250.000, bantuan kelompok tani/pengadaan mesin parut kelapa 3 unit dan bibit kacang tanah 300 kilo gram dengan nilai sebesar Rp. 21.000.000. Tidak hanya itu, anggaran kegiatan peningkatan kapitas kepala desa senilai 30 juta juga raib. Nilai anggaran yang disalahgunakan Kades Akmal Rejeb, diduga senilai Rp. 164. 250.000.

Akibat dari ulah Kades Akmal Rejeb tidak membayar insitaif para guru sehingga guru-guru tersebut berhenti.

“Setahu saya dana desa arumamang tahun 2017 untuk pemberdayaan masyarakat ada pengadaan jaring ikan 45 set yang akan dibagi dalam 3 RT masing-masing RT 15 set dan pengadaan kacang tanah 300 kilo gram. Namun sampai saat ini kades tidak pernah kasih datang itu barang.” ungkap Jasman Ali salah satu tokoh Agama Arumamang, Selasa 11/9/2018

Untuk itu Jasman dan seluruh masyarakat desa Arumamang meminta kepada kejaksaan negeri Labuha segera melakukan periksaan terhadap kades Akmal Rejeb.

Selain itu, wakil ketua BPD Muksin Side mengaku, tunjangan anggota BPD juga diduga telah ditilep oleh Kades Akmal Rejeb, karena selama 1 tahun 7 bulan Kades Akmal tidak membayar tunjangan anggota BPD.

Kata Muksin, hal ini sudah diketahui Kadis DPMD, Bustamin Soleman dan Kepala Inspektorat, Slamat Ak. Bahkan Kades Akmal juga sudah menandatangani pernyataan diatas meterai 600 didepan kepala dinas DPMD dan kepala Inspektorat bahwa akan menyelesaikan tunjangan BPD dalam waktu satu bulan. Namun hingga saat ini Kades Akmal enggan membayar.

Terkait hal ini, Kepala DPMD Bustamin Soleman dan Kepala Inspektorat saat dikonfirmasi melalui nomor pribadi keduanya tidak dapat dihubungi alias diluar jangkauan. Hingga berita ini naik tayang nomor keduanya masih tidak aktif.

Terkait hal ini, DPRD Halsel melalui Ketua Komisi I mendesak BPD Arumamang, melaporkan Kades Akmal Rejeb kepada pihak kepolisian atau Kejaksaan.

“Lembaga BPD juga punya wewenang dalam pengelolaan dana desa. Jadi, jika ada kejadian seperti itu segera laporakan supya ada proses hukum.” tutup Politisi PAN ini.

Red/Rep : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

Babinsa dekati Pemuda, untuk jauhi Miras

Sanana -- Baru-baru ini Serda. Rusman Soamole, Anggota TNI Kodim 1510/Sula-Koramil 03/Sanana yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Desa Pelita Jaya-Kec. Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula...

Kepada massa Aksi APHS, Ketua DPRD Tawarkan Forum...

Sanana -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Sinaryo Thes, menawarkan Forum Bersama (Forum Rakyat-red) saat beraudiensi dengan puluhan massa Aksi dari Aliansi Peduli Hai...

Jargon Aksi Nyentrik iringi APHS Demo Bupati FAM

Sanana -- Berbagai Spanduk dan Poster yang menjadi Jargon Aksi APHS (Aliansi Pemuda Hai Sua) pada aksi mereka yang ke II, di Kantor Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kantor...

Gelar Aksi di Kantor Dispora Malut, Sejumlah Atlet...

Sofifi -- Menuntut hak merupakan sesuatu yang wajar bagi setiap orang yang telah memenuhi kewajibannya, tak terkecuali para atlet Maluku Utara yang hingga saat ini uang sakunya selama dua...

APHS datangi Kantor Bupati, Sebut FAM Tidak Tau...

Sanana -- Aksi Jilid II Aliansi Peduli Hai Sua atau APHS di Kantor di Bupati, jln. Paskah Suzeta-Desa Pohea, Kec. Sanana Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Pendemo teriakkan Fifian Adeningsih...

BERITA UTAMA

APHS datangi Kantor Bupati, Sebut FAM Tidak Tau...

Sanana -- Aksi Jilid II Aliansi Peduli Hai Sua atau APHS di Kantor di Bupati, jln. Paskah Suzeta-Desa Pohea,...

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

Apakah Bupati dan Dirjen Otda Bermain Mata, terkait...

Sanana -- Mutasi massal yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsih Mus (FAM) Kepada 57 Pejabat Eselon...

ARTIKEL TERKAIT

Kades Arumamang Diduga Tilep DD 2017 Ratusan Juta

i-malut.com, LABUHA — Lagi, Kepala Desa di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diduga melakukan penyalahgunaan Dana Desa (DD). Kali ini giliran kepala desa Arumamang Kecamatan Kasiruta Barat, Akmal Rejeb.

Sejumlah kegiatan yang tidak dilaksanakan Kades Rejeb meliputi, peningkatan kapasitas tenaga pendidik yakni insintif guru PAUD, SD SMP dengan jumlah guru 5 orang per bulanan sebesar RP. 400.000 dengan total Rp. 24.000.000, peningkatan kapasitas kaders posyandu desa yakni insintif kader posyandu dan perlengkapan posyandu sebesar Rp. 15.000.000, bantuan kelompok nelayan/pengadaan jaring ikan lengkap sebanyak 45 set dengan nilai sebesar Rp. 74.250.000, bantuan kelompok tani/pengadaan mesin parut kelapa 3 unit dan bibit kacang tanah 300 kilo gram dengan nilai sebesar Rp. 21.000.000. Tidak hanya itu, anggaran kegiatan peningkatan kapitas kepala desa senilai 30 juta juga raib. Nilai anggaran yang disalahgunakan Kades Akmal Rejeb, diduga senilai Rp. 164. 250.000.

Akibat dari ulah Kades Akmal Rejeb tidak membayar insitaif para guru sehingga guru-guru tersebut berhenti.

“Setahu saya dana desa arumamang tahun 2017 untuk pemberdayaan masyarakat ada pengadaan jaring ikan 45 set yang akan dibagi dalam 3 RT masing-masing RT 15 set dan pengadaan kacang tanah 300 kilo gram. Namun sampai saat ini kades tidak pernah kasih datang itu barang.” ungkap Jasman Ali salah satu tokoh Agama Arumamang, Selasa 11/9/2018

Untuk itu Jasman dan seluruh masyarakat desa Arumamang meminta kepada kejaksaan negeri Labuha segera melakukan periksaan terhadap kades Akmal Rejeb.

Selain itu, wakil ketua BPD Muksin Side mengaku, tunjangan anggota BPD juga diduga telah ditilep oleh Kades Akmal Rejeb, karena selama 1 tahun 7 bulan Kades Akmal tidak membayar tunjangan anggota BPD.

Kata Muksin, hal ini sudah diketahui Kadis DPMD, Bustamin Soleman dan Kepala Inspektorat, Slamat Ak. Bahkan Kades Akmal juga sudah menandatangani pernyataan diatas meterai 600 didepan kepala dinas DPMD dan kepala Inspektorat bahwa akan menyelesaikan tunjangan BPD dalam waktu satu bulan. Namun hingga saat ini Kades Akmal enggan membayar.

Terkait hal ini, Kepala DPMD Bustamin Soleman dan Kepala Inspektorat saat dikonfirmasi melalui nomor pribadi keduanya tidak dapat dihubungi alias diluar jangkauan. Hingga berita ini naik tayang nomor keduanya masih tidak aktif.

Terkait hal ini, DPRD Halsel melalui Ketua Komisi I mendesak BPD Arumamang, melaporkan Kades Akmal Rejeb kepada pihak kepolisian atau Kejaksaan.

“Lembaga BPD juga punya wewenang dalam pengelolaan dana desa. Jadi, jika ada kejadian seperti itu segera laporakan supya ada proses hukum.” tutup Politisi PAN ini.

Red/Rep : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

SMK Negeri 2 Kota Ternate Laksanakan Ujian Semester...

Ternate -- SMK Negeri 2 Kota Ternate telah melangsungkan Ujian Semester Genap Tahun Pelajaran 2020-2022...

Babinsa dekati Pemuda, untuk jauhi Miras

Sanana -- Baru-baru ini Serda. Rusman Soamole, Anggota TNI Kodim 1510/Sula-Koramil 03/Sanana yang bertugas sebagai...

Siap Tabuh Genderang Perang, jika Bupati membawa Dendam

Sanana -- Mantan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda), Kabupaten Kepulauan Sula...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras...

Gaji Guru dan PTT Disdik Kota Ternate Cair,...

Ternate -- Gaji Guru dan PTT Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate telah mencairkan. Hal tersebut...

Tak Punya Izin Usaha, SatPol PP Bongkar 7...

Ternate -- Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Ternate pada Senin (14/6) tadi...

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

Beri Sinyal Tidak Ada Dendam Politik, Bupati: Siapa...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik memiliki kebiasaan melakukkan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Dinas/Badan, kantor desa,...