Tak ada Guru, Orang Tua siswa SDN Laluari Bumi Rahmat Ancam Tutup Sekolah

i-malut.com, LABUHA — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dibawah kepemimpinan Bahrain Kasuba dan Iswan Hasjim dalam mengambil keputusan mengevaluasi guru dan kepala sekolah, dinilai masih menggunakan sistim kepentingan politik dan keluarga tanpa mempertimbangkan kinerja dan jumlah guru, sehingga berdampak pada proses belajar mengajar disekolah.

Hal ini disampaikan oleh Rustam, salah seorang orang tua siswa SDN 232 Laluari Desa Bumi Rahmat kecamatan Gane Barat kepada wartawan. Rustam mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan sikap Pemda Halsel dibawah kepemimpinan Bahrain Kasuba yang memutasikan Fesal Albar, salah seorang guru di SDN Laluari Desa Bumi Rahmat, ke SDN 218 desa tutuhu kecamatan Kasiruta timur, sehingga SDN Laluari sekarang sudah kekosongan guru.

“Sehingga sekolah tersebut akan akan tutup karena kekosongan guru untuk mengajar di SDN Laluari.” tegasnya

Olehnya itu, pihaknya meminta kepada Bupati Halesel Bahrain Kasuba, agar segera mengembalikan Fesal Albar, salah seorang staf guru SDN Laluari karena yang bersangkutan merupakan guru teladan di sekolah tersebut. Yang bersangkutan merupakan putra Daerah Bumi Rahmat.

“Perlu di ketahui jumlah guru di SDN Laluari hanya dua orang termasuk kepala sekolah SDN Laluari.” pintanya.

Sementara itu, Fesal Albar dimutasikan oleh Bupati Halsel Bahrain Kasuba berdasarkan surat keputusan Bupati Halmahera Selatan Nomor 800/1115/2018 dengan surat penetapan pertama Fesal Albar jabatan terakhir Guru pertama unit organisasi : SD Negeri 232 Halmahera Selatan terhitung mulai tanggal 31 Juli 2018 di pindah tugaskan pada SDN 218 Halamahera Selatan Desa Tutuhu Kecamatan Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan.

Red/Rep : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Tak ada Guru, Orang Tua siswa SDN Laluari Bumi Rahmat Ancam Tutup Sekolah

i-malut.com, LABUHA — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dibawah kepemimpinan Bahrain Kasuba dan Iswan Hasjim dalam mengambil keputusan mengevaluasi guru dan kepala sekolah, dinilai masih menggunakan sistim kepentingan politik dan keluarga tanpa mempertimbangkan kinerja dan jumlah guru, sehingga berdampak pada proses belajar mengajar disekolah.

Hal ini disampaikan oleh Rustam, salah seorang orang tua siswa SDN 232 Laluari Desa Bumi Rahmat kecamatan Gane Barat kepada wartawan. Rustam mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan sikap Pemda Halsel dibawah kepemimpinan Bahrain Kasuba yang memutasikan Fesal Albar, salah seorang guru di SDN Laluari Desa Bumi Rahmat, ke SDN 218 desa tutuhu kecamatan Kasiruta timur, sehingga SDN Laluari sekarang sudah kekosongan guru.

“Sehingga sekolah tersebut akan akan tutup karena kekosongan guru untuk mengajar di SDN Laluari.” tegasnya

Olehnya itu, pihaknya meminta kepada Bupati Halesel Bahrain Kasuba, agar segera mengembalikan Fesal Albar, salah seorang staf guru SDN Laluari karena yang bersangkutan merupakan guru teladan di sekolah tersebut. Yang bersangkutan merupakan putra Daerah Bumi Rahmat.

“Perlu di ketahui jumlah guru di SDN Laluari hanya dua orang termasuk kepala sekolah SDN Laluari.” pintanya.

Sementara itu, Fesal Albar dimutasikan oleh Bupati Halsel Bahrain Kasuba berdasarkan surat keputusan Bupati Halmahera Selatan Nomor 800/1115/2018 dengan surat penetapan pertama Fesal Albar jabatan terakhir Guru pertama unit organisasi : SD Negeri 232 Halmahera Selatan terhitung mulai tanggal 31 Juli 2018 di pindah tugaskan pada SDN 218 Halamahera Selatan Desa Tutuhu Kecamatan Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan.

Red/Rep : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER