Bupati Serahkan Asuransi Senilai 40 Juta Kepada Nelayan yang Meninggal

i-malut.com, LABUHA – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Hi. Bahrain Kasuba menyerahkan bantuan klaim asuransi nelayan kepada almarhum Junaidi Jumat yang diterima langsung oleh Marga Soleman sebagai ahli waris.

Pemberian bantuan senilai Rp. 40 Juta ini, disaksikan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Halsel Fatma Usman Syah dan Penyuluh Perikanan Rasto Tamimi, bertempat di Ruangan Bupati, Kamis, (13/09/18).

Bahrain berharap, dengan adanya pemberian bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh keluarga almarhum Junaidi Jumat.

“Saya juga berterima kasih kepada Dinas Perikanan dan Kelautan atas kepeduliannya terhadap masyarakat, khususnya para nelayan kita yang ada di Halmahera Selatan”, ucapnya.

Fatma Usman Syah selaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan juga berharap seluruh nelayan di Halsel memiliki kartu nelayan atau Kusuka, sehingga apabila ada kejadian seperti ini mereka bisa mendapatkan santunan dari Pemerintah Pusat maupun Daerah.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh wartawan, Rasto Tamimi selaku Penyuluh Perikanan menceritakan kronologis kejadian, dimana Junaidi Jumat yang merupakan salah satu nelayan Desa Pulau Gala, Kecamatan Kepulauan Joronga, saat melakukan aktifitas mancing jatuh pingsan, setelah mengalami pemeriksaan, dirinya ternyata mengidap penyakit ginjal dan beberapa minggu kemudian meninggal. Selain itu yang bersangkutan juga pemegang Kartu Jasindo

“Kaitan dengan hal tersebut, Marga Soleman segera melaporkan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan, kemudian dari DKP Halsel segera melaporkan ke Jasindo untuk mengklaim dan berdasarkan usia yang bersangkutan yaitu 53 tahun, maka dari polis asuransi yang bersangkutan berhak menerima premi asuransinya sebesar 40 juta, dilihat dari tingkat produktivitas”, jelasnya.

Rasto juga menambahkan, nelayan yang bisa mendapatkan asuransi Jasindo, harus memiliki kartu nelayan untuk bisa diusulkan mendapatkan asuransi tersebut.

Jasindo merupakan asuransi yang bekerjasama dengan DKP Halsel untuk menjamin nelayan, khususnya nelayan tangkap.

Red/Rep : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Bupati Serahkan Asuransi Senilai 40 Juta Kepada Nelayan yang Meninggal

i-malut.com, LABUHA – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Hi. Bahrain Kasuba menyerahkan bantuan klaim asuransi nelayan kepada almarhum Junaidi Jumat yang diterima langsung oleh Marga Soleman sebagai ahli waris.

Pemberian bantuan senilai Rp. 40 Juta ini, disaksikan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Halsel Fatma Usman Syah dan Penyuluh Perikanan Rasto Tamimi, bertempat di Ruangan Bupati, Kamis, (13/09/18).

Bahrain berharap, dengan adanya pemberian bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh keluarga almarhum Junaidi Jumat.

“Saya juga berterima kasih kepada Dinas Perikanan dan Kelautan atas kepeduliannya terhadap masyarakat, khususnya para nelayan kita yang ada di Halmahera Selatan”, ucapnya.

Fatma Usman Syah selaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan juga berharap seluruh nelayan di Halsel memiliki kartu nelayan atau Kusuka, sehingga apabila ada kejadian seperti ini mereka bisa mendapatkan santunan dari Pemerintah Pusat maupun Daerah.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh wartawan, Rasto Tamimi selaku Penyuluh Perikanan menceritakan kronologis kejadian, dimana Junaidi Jumat yang merupakan salah satu nelayan Desa Pulau Gala, Kecamatan Kepulauan Joronga, saat melakukan aktifitas mancing jatuh pingsan, setelah mengalami pemeriksaan, dirinya ternyata mengidap penyakit ginjal dan beberapa minggu kemudian meninggal. Selain itu yang bersangkutan juga pemegang Kartu Jasindo

“Kaitan dengan hal tersebut, Marga Soleman segera melaporkan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan, kemudian dari DKP Halsel segera melaporkan ke Jasindo untuk mengklaim dan berdasarkan usia yang bersangkutan yaitu 53 tahun, maka dari polis asuransi yang bersangkutan berhak menerima premi asuransinya sebesar 40 juta, dilihat dari tingkat produktivitas”, jelasnya.

Rasto juga menambahkan, nelayan yang bisa mendapatkan asuransi Jasindo, harus memiliki kartu nelayan untuk bisa diusulkan mendapatkan asuransi tersebut.

Jasindo merupakan asuransi yang bekerjasama dengan DKP Halsel untuk menjamin nelayan, khususnya nelayan tangkap.

Red/Rep : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER