Kabag Humas Pulau Morotai Terkesan Cari Muka ke Bupati Hingga Korbankan Hak Wartawan

i-malut.com, MOROTAI — Pemda Kabupaten Pulau Morotai membangun kerja sama dengan lima media lokal dan nasional, baik media online maupun media cetak, yakni SWARAMALUT.com, I-MALUT.com, DETIKPERISTIWA.com (media online maluku utara), RADAR HALMAHERA media cetak Maluku Utara dan KORIDORZINE.COM media online nasional.

Sesuai aturan yang ditetapkan melalui Bagian Humas Dan Protokuler, setiap media yang tidak menyurat untuk kerjasama dengan Pemda maka pemasangan iklan dan ADV-nya tidak dibayar.

“Media yang telah memasukkan surat penawaran kerjasamanya yang dapat kami layani untuk pemasangan iklan dan ADV, yang tidak memasuk surat maka kami tidak bertanggung jawab ketika mereka pasang iklan dan ADV Pemda, ” ungkap Hironimus Rahankey saat menjabat kabag humas beberapa bulan silam.

Atas dasar itu, sejumlah media ini memasukkan surat dan disetujui, dengan catatan yang diberikan Kabag Humas saat itu, bahwa seluruh kegiatan Pemda Dan Bupati diliput kemudian dapat memuat ADV dan iklan ucapan,

“Atas dasar itu kami wartawan sampaikan ke Pimpinan Redaksi (Pimred) agar membuat surat penawan kerja sama dan itu kami masukkan dan disetujui dan kami-pun patuhi aturan Pemda yang diterapkan ke wartawan,” ungkap Abdul Halil salah satu wartawan media online.

Waktupun berjalan diikuti berbagai peliputan kegiatan Pemda dan Bupati oleh wartawan yang medianya telah membangun kerjasama. Bahkan pemasangan iklan dan ADV pun dilakukan berdasarkan surat kerja sama.

Namun sejak sebelum lebaran Idul Fitri, Bagian Humas dan Protokuler menyampaikan kekosongan anggaran, sehingga Iklan dan ADV akan di bayar setelah pengesahan APBDP.

“Tolong pasang iklan ucapan HUT RI 73 dan Idul Adha ya, nanti seluruh hutang kami bayar setelah pengesahan APBDP 2018,” ungkap Hiron saat di Kantor Bupati.

Setelah APBDP disahkan, ternyata anggaran untuk iklan dan ADV tidak ada, kemudian ada roling dilingkup Pemkab, sehingga kabag Humas Hironimus Rahankey diganti dengan Akri wijaya.

“Akri Wijaya yang menyampaikan bahwa anggaran untuk iklan dan ADV di APBDP tidak ada, atas informasi tersebut, saya WA Bupati namun Bupati Benny Laos minta saya hubungi Sekda, sayapun menghubungi Sekda minta mencari solusi agar hutang Pemda soal iklan dan ADV sejak Idul Fitri sampai saat ini agar segera dibayar dan Sekda pun minta data dan jumlahnya agar dimasukan kepadanya setelah tiba di Morotai,” jelas khalil

Lanjutnya, atas dasar inilah, pihaknya ke bendahara Humas meminta agar nilai hutang Pemda atas pemasangan iklan dan ADV dihitung dan segera dimasukkan ke Sekda karena Sekda sudah berada di Morotai, dan data itupun disampaikan ke Sekda. Kemudian Sekda memanggil wartawan yang medianya bermitra dengan Pemda dan bertemu diruangannya.

“Ini data media yang dimasukkan bagian humas, tapi kami hanya membayar media yang membangun kerja sama dengan Pemda, maka kalian yang bekerja sama dengan Pemkab, saya akan upayakan berbicara dengan Kadis Keuangan agar ambil kebijakan dan segera melunasi hutang ini,” ungkap Sekda.

Namun sangat disayangkan, Kabag Humas yang baru dilantik sebulan lalu, melakukan gerakan tambahan, seakan-akan dana yang diupayakan Sekda adalah atas upayanya.

“Terbaca Kabag ini cari muka ke Bupati, seakan-akan dia mampu merangkul seluruh wartawan, sehingga dia ingin anggaran itu dipergunakan untuk seluruh wartawan termasuk yang tidak bermitra dengan Pemda, “ucapnya

“Padahal selama ini mereka tidak meliput kegiatan Pemda dan hanya cenderung menyerang Pemda dengan berita-berita yang tidak berimbang dan sikon ini akri sampaikan dipertemuan dengan wartawan diruang kerjanya,” tambah khalil

Atas kejadian ini kata khalil, pihaknya telah menyampaikan ke Sekda dan Sekda tetap pada prinsipnya, bahwa anggaran itu diprioritaskan untuk media yang bermitra dengan Pemkab.

“Akri sudah sampaikan ke saya hanya tetapi saya tidak mau karena mereka tidak bermitra dengan Pemkab dan cenderung berita mereka sepihak serta tidak berimbang, ” tegas Sekda

Sekda Muhammad M Kharie juga menyampaikan “Anggaran yang dapat saya antisipasi hanya 150 juta, jadi diprioritas ke yang tong (kami) sudah lingkar nama media yang bermitra,” tegas Sekda Muhammad M Karie melalui WhatsApp, Kamis (13/9/2018) malam.

Untuk itu, khalil mengingatkan kepada Kabag Humas Akri Wijaya agar jangan bermain api, kalau tidak ingin hangus.

“Jangan anda (Kabag Humas Akri Wijaya) menyelesaikan masalah dengan menimbulkan masalah baru karena itu namanya cari muka ke Bupati dan itu tidak baik untuk karirmu kedepan. Kami punya dasar kerjasama, jadi tidak ada alasan Kabag mengelak, Akri segera bayar kalau tidak ingin masalah ini jadi besar,” tegasnya

Red: i-malut.com

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Kabag Humas Pulau Morotai Terkesan Cari Muka ke Bupati Hingga Korbankan Hak Wartawan

i-malut.com, MOROTAI — Pemda Kabupaten Pulau Morotai membangun kerja sama dengan lima media lokal dan nasional, baik media online maupun media cetak, yakni SWARAMALUT.com, I-MALUT.com, DETIKPERISTIWA.com (media online maluku utara), RADAR HALMAHERA media cetak Maluku Utara dan KORIDORZINE.COM media online nasional.

Sesuai aturan yang ditetapkan melalui Bagian Humas Dan Protokuler, setiap media yang tidak menyurat untuk kerjasama dengan Pemda maka pemasangan iklan dan ADV-nya tidak dibayar.

“Media yang telah memasukkan surat penawaran kerjasamanya yang dapat kami layani untuk pemasangan iklan dan ADV, yang tidak memasuk surat maka kami tidak bertanggung jawab ketika mereka pasang iklan dan ADV Pemda, ” ungkap Hironimus Rahankey saat menjabat kabag humas beberapa bulan silam.

Atas dasar itu, sejumlah media ini memasukkan surat dan disetujui, dengan catatan yang diberikan Kabag Humas saat itu, bahwa seluruh kegiatan Pemda Dan Bupati diliput kemudian dapat memuat ADV dan iklan ucapan,

“Atas dasar itu kami wartawan sampaikan ke Pimpinan Redaksi (Pimred) agar membuat surat penawan kerja sama dan itu kami masukkan dan disetujui dan kami-pun patuhi aturan Pemda yang diterapkan ke wartawan,” ungkap Abdul Halil salah satu wartawan media online.

Waktupun berjalan diikuti berbagai peliputan kegiatan Pemda dan Bupati oleh wartawan yang medianya telah membangun kerjasama. Bahkan pemasangan iklan dan ADV pun dilakukan berdasarkan surat kerja sama.

Namun sejak sebelum lebaran Idul Fitri, Bagian Humas dan Protokuler menyampaikan kekosongan anggaran, sehingga Iklan dan ADV akan di bayar setelah pengesahan APBDP.

“Tolong pasang iklan ucapan HUT RI 73 dan Idul Adha ya, nanti seluruh hutang kami bayar setelah pengesahan APBDP 2018,” ungkap Hiron saat di Kantor Bupati.

Setelah APBDP disahkan, ternyata anggaran untuk iklan dan ADV tidak ada, kemudian ada roling dilingkup Pemkab, sehingga kabag Humas Hironimus Rahankey diganti dengan Akri wijaya.

“Akri Wijaya yang menyampaikan bahwa anggaran untuk iklan dan ADV di APBDP tidak ada, atas informasi tersebut, saya WA Bupati namun Bupati Benny Laos minta saya hubungi Sekda, sayapun menghubungi Sekda minta mencari solusi agar hutang Pemda soal iklan dan ADV sejak Idul Fitri sampai saat ini agar segera dibayar dan Sekda pun minta data dan jumlahnya agar dimasukan kepadanya setelah tiba di Morotai,” jelas khalil

Lanjutnya, atas dasar inilah, pihaknya ke bendahara Humas meminta agar nilai hutang Pemda atas pemasangan iklan dan ADV dihitung dan segera dimasukkan ke Sekda karena Sekda sudah berada di Morotai, dan data itupun disampaikan ke Sekda. Kemudian Sekda memanggil wartawan yang medianya bermitra dengan Pemda dan bertemu diruangannya.

“Ini data media yang dimasukkan bagian humas, tapi kami hanya membayar media yang membangun kerja sama dengan Pemda, maka kalian yang bekerja sama dengan Pemkab, saya akan upayakan berbicara dengan Kadis Keuangan agar ambil kebijakan dan segera melunasi hutang ini,” ungkap Sekda.

Namun sangat disayangkan, Kabag Humas yang baru dilantik sebulan lalu, melakukan gerakan tambahan, seakan-akan dana yang diupayakan Sekda adalah atas upayanya.

“Terbaca Kabag ini cari muka ke Bupati, seakan-akan dia mampu merangkul seluruh wartawan, sehingga dia ingin anggaran itu dipergunakan untuk seluruh wartawan termasuk yang tidak bermitra dengan Pemda, “ucapnya

“Padahal selama ini mereka tidak meliput kegiatan Pemda dan hanya cenderung menyerang Pemda dengan berita-berita yang tidak berimbang dan sikon ini akri sampaikan dipertemuan dengan wartawan diruang kerjanya,” tambah khalil

Atas kejadian ini kata khalil, pihaknya telah menyampaikan ke Sekda dan Sekda tetap pada prinsipnya, bahwa anggaran itu diprioritaskan untuk media yang bermitra dengan Pemkab.

“Akri sudah sampaikan ke saya hanya tetapi saya tidak mau karena mereka tidak bermitra dengan Pemkab dan cenderung berita mereka sepihak serta tidak berimbang, ” tegas Sekda

Sekda Muhammad M Kharie juga menyampaikan “Anggaran yang dapat saya antisipasi hanya 150 juta, jadi diprioritas ke yang tong (kami) sudah lingkar nama media yang bermitra,” tegas Sekda Muhammad M Karie melalui WhatsApp, Kamis (13/9/2018) malam.

Untuk itu, khalil mengingatkan kepada Kabag Humas Akri Wijaya agar jangan bermain api, kalau tidak ingin hangus.

“Jangan anda (Kabag Humas Akri Wijaya) menyelesaikan masalah dengan menimbulkan masalah baru karena itu namanya cari muka ke Bupati dan itu tidak baik untuk karirmu kedepan. Kami punya dasar kerjasama, jadi tidak ada alasan Kabag mengelak, Akri segera bayar kalau tidak ingin masalah ini jadi besar,” tegasnya

Red: i-malut.com

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

<