Masjid Raya dan Gedung Oikumene Pulau Morotai Segera Dibangun

i-malut.com, MOROTAI — Pemda Kabupaten Pulau Morotai terus galakkan pembangunan infrastruktur fisik sebagai layanan dan fasilitas yang diperlukan masyarakat Pulau Morotai, sebut saja Pembangunan Masjid Raya, Gedung Islamic Center dan Gedung Oikumene.

Menindak lanjuti rencana tersebut yang akan diwujudkan pada APBD tahun 2019, maka kepala bapeda Ir Abjan Sofyan, MT, sebagai perencanaan, bersama Kadis PU sebagai pelaksana tehnis dan Asisten I bidang pemerintahan dan hukum, Hi Muchlis Baay, MSi serta Kabag Pemerintahan Setda Pulau Morotai yang membidangi sektor tersebut, meninjau lahan yang akan di bangun bangunan bangunan tersebut, pada Selasa (18/9/2018), pukul 17.00 WIT.

“Perencanaannya sudah siap, saat ini kita tinjau lokasi bersama pemilik lahan agar kita tau batas batasnya.” kata Abjan

Lanjutnya, yang dibangun selain Masjid Raya, Gedung Oikumene, dan Islamic Center juga ada bangunan-bangunan lainnya di sekitar itu, olehnya itu dibutuh lahan yang besar dan lahannya sudah ada saat ini.

“Untuk pembangunan masjid raya dan lain-lain, disiapkan luas lahannya 4 hektar di samping kanan kantor bupati baru, dan untuk pembangunan gedung oukumene dan lain-lain lahannya dipersiapkan 2 hektar di jalan kong-kong,” jelasnya

Untuk total anggaran keseluruhan, kata Abjan, akan dihitung secara rinci kemudian dilaporkan ke Bupati untuk di anggarkan di APBD 2019, namun yang pastinya tahap awal untuk pembersihan lahan dan pembuatan pondasi bangunan di anggarkan Rp 2 milyar.

“Soal tehnis penganggaran dan pembiayaan pekerjaan apakah murni dibiayai langsung APBD atau multiyears, itu semua akan dibahas bersama dan ditetapkan, kemudian dimasukkan ke DPRD untuk dimintai persetujuannya,” paparnya

Selain itu, Asisten I bersama Kepala Bapeda dan Kadis PU serta Kabag Pemerintahan, pergi meninjau pembangunan kantor Bupati baru. Sesuai pantauan media ini, sikon Kantor Bupati saat ini belum bisa ditempati karena masih banyak kekurangan didalamnya yang belum selesai di kerjakan, sebut saja pemasangan tehel dan pemasangan pintu masih banyak yang belum selesai. Kemudian lanjut meninjau lahan lokasi pembangun Gedung Oikumene.

Tampak depan kantor Bupati Pulau Morotai yang belum selesai di bangun

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Masjid Raya dan Gedung Oikumene Pulau Morotai Segera Dibangun

i-malut.com, MOROTAI — Pemda Kabupaten Pulau Morotai terus galakkan pembangunan infrastruktur fisik sebagai layanan dan fasilitas yang diperlukan masyarakat Pulau Morotai, sebut saja Pembangunan Masjid Raya, Gedung Islamic Center dan Gedung Oikumene.

Menindak lanjuti rencana tersebut yang akan diwujudkan pada APBD tahun 2019, maka kepala bapeda Ir Abjan Sofyan, MT, sebagai perencanaan, bersama Kadis PU sebagai pelaksana tehnis dan Asisten I bidang pemerintahan dan hukum, Hi Muchlis Baay, MSi serta Kabag Pemerintahan Setda Pulau Morotai yang membidangi sektor tersebut, meninjau lahan yang akan di bangun bangunan bangunan tersebut, pada Selasa (18/9/2018), pukul 17.00 WIT.

“Perencanaannya sudah siap, saat ini kita tinjau lokasi bersama pemilik lahan agar kita tau batas batasnya.” kata Abjan

Lanjutnya, yang dibangun selain Masjid Raya, Gedung Oikumene, dan Islamic Center juga ada bangunan-bangunan lainnya di sekitar itu, olehnya itu dibutuh lahan yang besar dan lahannya sudah ada saat ini.

“Untuk pembangunan masjid raya dan lain-lain, disiapkan luas lahannya 4 hektar di samping kanan kantor bupati baru, dan untuk pembangunan gedung oukumene dan lain-lain lahannya dipersiapkan 2 hektar di jalan kong-kong,” jelasnya

Untuk total anggaran keseluruhan, kata Abjan, akan dihitung secara rinci kemudian dilaporkan ke Bupati untuk di anggarkan di APBD 2019, namun yang pastinya tahap awal untuk pembersihan lahan dan pembuatan pondasi bangunan di anggarkan Rp 2 milyar.

“Soal tehnis penganggaran dan pembiayaan pekerjaan apakah murni dibiayai langsung APBD atau multiyears, itu semua akan dibahas bersama dan ditetapkan, kemudian dimasukkan ke DPRD untuk dimintai persetujuannya,” paparnya

Selain itu, Asisten I bersama Kepala Bapeda dan Kadis PU serta Kabag Pemerintahan, pergi meninjau pembangunan kantor Bupati baru. Sesuai pantauan media ini, sikon Kantor Bupati saat ini belum bisa ditempati karena masih banyak kekurangan didalamnya yang belum selesai di kerjakan, sebut saja pemasangan tehel dan pemasangan pintu masih banyak yang belum selesai. Kemudian lanjut meninjau lahan lokasi pembangun Gedung Oikumene.

Tampak depan kantor Bupati Pulau Morotai yang belum selesai di bangun

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER