Aksi Demo Solidaritas Petani Galela Berujung Bentrok Dengan Aparat Keamanan.

i-malut.com, TOBELO — Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Solidaritas Petani Galela tetkait dengan perselisihan antara petani dengan PT. BWLM sebagai perusahan yang melanjutkan Hak Guna Usaha (HGU) atas nama PT. Global Agronusa Indonesia (GAI), pada Rabu (19/09/2018), berakhir bentrok dengan aparat keamanan.

Masa aksi yang ingin menemui Bupati Halmahera Utara, Ir. Frans Manery, untuk menyampaikan aspirasi mereka dihalangi oleh petugas kemanan di depan pintu gerbang Kantor Bupati Halmahera Utara, yang berujung bentrok antara masa aksi dengan aparat keamanan.

Masa yang tidak terkontrol melempari petugas dengan air mineral aqua, kayu dan batu, membuat petugas keamanan dari Polres Halut langsung mengambil langkah tegas dengan menembakkan gas air mata untuk menghalau masa aksi yang kurang lebih100 orang yang maksa mendobrak pintu pagar untuk menerobos masuk di halaman Kantor Bupati.

Bentrok antara Polisi dan para masa aksi mengakibatkan tiga orang mengalami luka di bagian kepala dan kaki. ketiga petani tersebut dua orang bernama Sayuti tolori dan yulianus, sedangkan seorang lainnya belum di ketahui namanya.

Red/Rep : (Roby)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Aksi Demo Solidaritas Petani Galela Berujung Bentrok Dengan Aparat Keamanan.

i-malut.com, TOBELO — Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Solidaritas Petani Galela tetkait dengan perselisihan antara petani dengan PT. BWLM sebagai perusahan yang melanjutkan Hak Guna Usaha (HGU) atas nama PT. Global Agronusa Indonesia (GAI), pada Rabu (19/09/2018), berakhir bentrok dengan aparat keamanan.

Masa aksi yang ingin menemui Bupati Halmahera Utara, Ir. Frans Manery, untuk menyampaikan aspirasi mereka dihalangi oleh petugas kemanan di depan pintu gerbang Kantor Bupati Halmahera Utara, yang berujung bentrok antara masa aksi dengan aparat keamanan.

Masa yang tidak terkontrol melempari petugas dengan air mineral aqua, kayu dan batu, membuat petugas keamanan dari Polres Halut langsung mengambil langkah tegas dengan menembakkan gas air mata untuk menghalau masa aksi yang kurang lebih100 orang yang maksa mendobrak pintu pagar untuk menerobos masuk di halaman Kantor Bupati.

Bentrok antara Polisi dan para masa aksi mengakibatkan tiga orang mengalami luka di bagian kepala dan kaki. ketiga petani tersebut dua orang bernama Sayuti tolori dan yulianus, sedangkan seorang lainnya belum di ketahui namanya.

Red/Rep : (Roby)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER