Honorer K2 Ancam Boikot Test CPNS di Haltim Jika Tuntutannya Tidak Diindahkan

i-malut.com, MABA — Honorer kategori 2 (K2) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan tujuan melakukan Hering, dengan maksud agar DPRD Haltim dan Pemerintah Daerah segera memenuhi tuntutan para honorer K2 di Haltim.

Sektretaris Front pembelah Honorer Kategori 2 (PHK2), Saifudin S Malik saat di sambangi i-malut.com, Kamis (20/9/2018) mengatakan, jika tuntutan HK2 tidak di akomodir oleh pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Halmaherah Timur, maka pihaknya akan memboikot pelaksaan Tes CPNS 2018 di Haltim.

“Kami akan melakukan penolakan tes CPNS apabila tuntutan-tuntutan kami (honorer K2) ini tidak di akomodir oleh pemerintah daerah dan anggota DPRD. Kami akan boikot tes CPNS 2018,” kata Dino Sapaan Saifudin S Malik

Menurut Dino, Honorer K2 sudah sekilan lama mengabdi untuk daerah dan telah menunjukkan kwalitas kerja yang baik, maka seharusnya Pemda secara objektif memperhatikan nasib para honorer K2 di Kabupaten Halmahera Timur, sehingga tidak dikorbankan.

“BKD dalam hal ini instansi terkait juga harus melihat K2 secara objektif dan lebih dewasa sehingga nasib (para honorer) kategori 2 jangan dikorbankan. Dari sisi pengabdian dalam kwalitas kerja (honorer) K2 lebih diunggulkan.” bebernya.

Untuk mengakomodir tuntutan HK2, kata Dino, DPRD segera berkonsultasi dengan Kemenpan RB dan BKN, untuk mengejar waktu revisi Permenpan 36 tahun 2016.

Pihaknya mendesak kepada DPR dan Pemda untuk sesegera mungkin memenuhi HK2 secara serius, jika tidak, pihaknya akan melakukan aksi aksi pada awal pekan nanti.

“Untuk mengakomodir tuntutan kita (K2) maka dalam hal ini kami berharap sesegera mungkin anggota DPRD berkonsultasi ke Menpan RB dan BKN, kenapa kerana mengejar waktu revisi Permenpan 36 tahun 2016 tanggal 24 sampai 25. dan jika ini tidak ditanggapi secara serius oleh pemerintah dan DPRD maka di hari senin nanti honorer kategori 2 kabupaten halmaherah timur akan melakukan aksi dan pemboikotan tes CPNS tahun 2018.” tegasnya

Harapan dari tuntutan tersebut, sebut Dino, memenuhi tuntutan HK2 yang ada di haltim, dan berkonsultasi kembali dengan BKN dan Kemenpan RB untuk kepentingan pengangkatan Honorer K2.

“Sehingga harapan kita adalah yang pertama harus segera berkonsultasi kembali dengan BKN, Kemenpan RB untuk megakomodir kepentingan kita dalam hal ini adalah kepentingan K2 dan kepentingan pengangkatan kategori kedepan” harapanya.

Red/Rep : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Honorer K2 Ancam Boikot Test CPNS di Haltim Jika Tuntutannya Tidak Diindahkan

i-malut.com, MABA — Honorer kategori 2 (K2) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan tujuan melakukan Hering, dengan maksud agar DPRD Haltim dan Pemerintah Daerah segera memenuhi tuntutan para honorer K2 di Haltim.

Sektretaris Front pembelah Honorer Kategori 2 (PHK2), Saifudin S Malik saat di sambangi i-malut.com, Kamis (20/9/2018) mengatakan, jika tuntutan HK2 tidak di akomodir oleh pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Halmaherah Timur, maka pihaknya akan memboikot pelaksaan Tes CPNS 2018 di Haltim.

“Kami akan melakukan penolakan tes CPNS apabila tuntutan-tuntutan kami (honorer K2) ini tidak di akomodir oleh pemerintah daerah dan anggota DPRD. Kami akan boikot tes CPNS 2018,” kata Dino Sapaan Saifudin S Malik

Menurut Dino, Honorer K2 sudah sekilan lama mengabdi untuk daerah dan telah menunjukkan kwalitas kerja yang baik, maka seharusnya Pemda secara objektif memperhatikan nasib para honorer K2 di Kabupaten Halmahera Timur, sehingga tidak dikorbankan.

“BKD dalam hal ini instansi terkait juga harus melihat K2 secara objektif dan lebih dewasa sehingga nasib (para honorer) kategori 2 jangan dikorbankan. Dari sisi pengabdian dalam kwalitas kerja (honorer) K2 lebih diunggulkan.” bebernya.

Untuk mengakomodir tuntutan HK2, kata Dino, DPRD segera berkonsultasi dengan Kemenpan RB dan BKN, untuk mengejar waktu revisi Permenpan 36 tahun 2016.

Pihaknya mendesak kepada DPR dan Pemda untuk sesegera mungkin memenuhi HK2 secara serius, jika tidak, pihaknya akan melakukan aksi aksi pada awal pekan nanti.

“Untuk mengakomodir tuntutan kita (K2) maka dalam hal ini kami berharap sesegera mungkin anggota DPRD berkonsultasi ke Menpan RB dan BKN, kenapa kerana mengejar waktu revisi Permenpan 36 tahun 2016 tanggal 24 sampai 25. dan jika ini tidak ditanggapi secara serius oleh pemerintah dan DPRD maka di hari senin nanti honorer kategori 2 kabupaten halmaherah timur akan melakukan aksi dan pemboikotan tes CPNS tahun 2018.” tegasnya

Harapan dari tuntutan tersebut, sebut Dino, memenuhi tuntutan HK2 yang ada di haltim, dan berkonsultasi kembali dengan BKN dan Kemenpan RB untuk kepentingan pengangkatan Honorer K2.

“Sehingga harapan kita adalah yang pertama harus segera berkonsultasi kembali dengan BKN, Kemenpan RB untuk megakomodir kepentingan kita dalam hal ini adalah kepentingan K2 dan kepentingan pengangkatan kategori kedepan” harapanya.

Red/Rep : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER