PDAM Morotai Terancam Krisis Air

i-malut.com, MOROTAI — Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pulau Morotai, mulai mengalami krisis air bersih. Bagaimana tidak, sumber mata air yang paling banyak mensuplai air ke pelanggan di pusat kota daruba, mengalami kekeringan, disebabkan kemarau di tiga bulan terakhir.

Kondisi ini membuat sejumlah desa dipusat kota daruba sudah jarang mendapat suplai air bersih dari PDAM, bahkan di dua desa seperti desa pandanga dan desa juanga sudah tidak menikmati lagi air bersih,

“di desa pandanga sejak sebelum lebaran idul fitri air sudah tidak mengalir, sehingga kami harus membeli air bersih untuk kebutuhan mandi dan minum,” ungkap Fai sala satu warga pandanga.

Begitu juga di desa juanga tetangga dari desa pandanga mengalami nasib yang sama, harus membeli air.

“Di desa juanga juga sudah lama air PAM tidak mengalir, sehingga kita harus beli air, sedangkan untuk mencuci pakaian masyarakat harus ke sungai,” ungkap M idi

Sikon yang dialami PDAM Pulau Morotai saat ini, sesuai pantauan media ini dimasyarakat, karena keringnya sumber mata air membuat suplai air di pusat kota daruba juga terganggu, yang biasanya tiap hari mengalir, saat ini dua sampai tiga hari sekali baru mengalir.

“Air PAM saat ini mengalir pelan sekali dan mengalirnya tidak lama sudah mati, kemudian mengalirnya dua sampai tiga hari sekali, membuat kita tidak bisa menampung air, akhirnya kita juga sering cuci pakaian di sungai trans SP 3,” ungkan sumi warga desa daruba.

Untuk itu, media ini coba mengkonfirmasi, kepala PDAM Pulau Morotai, Syakir Sandri, SE, Senin (24/9/2018) di mabes Benny-Asrun. Ia membenarkan krisis air tersebut membuat sejumlah desa tidak dapat di layani.

“Iya benar desa pandanga dan juanga saat ini tidak mendapat suplai air dari PDAM, ini bukan unsur sengaja, tetapi ini adalah faktor alam, musim kemarau panjang ini membuat sumber air utama di SP II desa nakamura mengalami kekeringan,” ungkapnya

Namun, kata Syakir, bahwa PDAM telah berkordinasi dengan Bupati dan telah mendapat solusi, yakni saat ini Pulau Morotai sudah mendapat dana 4,5 milyar bersumber dari APBN 2018, di peruntukkan untuk perbaikan sumber mata air dan sektor lainnya untuk menunjang agar kebutuhan air bersih untuk masyarakat segera teratasi

“Saat ini ada proyek dari pemerintah pusat, sumber dana APBN sebesar 4,5 Milyar, sementara jalan pekerjaannya, meliputi perbaikan sumber air nakamura, penambahan 2 sumur bor di darame dan lemon nade gotalamo, tambah pemasangan jaringan air ke lokasi KEK dan desa muhajirin baru, serta perbaikan jaringan pipa yang rusak disejumlah titik.” jelasnya

In shaa Allah tambah syakir, dalam waktu dekat akan keluar dari krisis ini, sehingga seluruh desa dalam kota daruba sudah teraliri air bersih dari PDAM.

“Dua sumur bor ini kalau sudah selesai maka desa pandanga dan juanga segera terlayani seperti semula, jadi mohon masyarakat memahami sikon ini, karena kami juga berupaya keras agar secepatnya teratasi masalah ini,” pintanya.

Red/Rep : (Lilo)

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

YPK GMIH Angkat Tommy Sebagai Kepsek SMA Kristen...

Tobelo -- Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH), pada Sabtu (12/6) tadi, resmi mengangkat Tommy S Pangi sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Kristen Nehemia Galela. Jabatan...

Kekuasaan

Aspek normatif, atau kritik-nilai analisis keputusan terlihat ketika kita menyadari bahwa pengetahuan yang relevan dengan keputusan mencakup antara dinamika "tujuan" dan "cara" yang sifatnya Valuatif. (Duncan MacRay, Jr "The...

Siap Tabuh Genderang Perang, jika Bupati membawa Dendam

Sanana -- Mantan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Arif Umasugi yang juga merupakan ASN Senior di Pemda Sula, menyebut perbuatan pencopotan...

Dukung Program Pemerintah Soal Literasi Digital, Dit Intelkam...

Ternate –– Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intekam) Polda Maluku Utara gelar kegiatan Coffee Morning dengan tema, "Literasi Digital Solution Smart Island Dan Smart Goverment Provinsi Maluku Utara", bertempat...

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh,...

Kodim 1510/Sula-Koramil 03/Sanana menjadi Pelaksana Program Serbuan Vaksin...

Sanana -- Komandan Rayon Militer (Danramil) 03/Sanana-Kodim 1510/Sula, Kapten. Abdul Malik Fudji, baru-baru ini menggelar rapat Koordinasi terkait pelaksanaan Program Serbuan Vaksin bagi Masyarakat, yang menjadi Program TNI-AD. Rapat yang...

Hampir Lima Bulan, Pemda Halut Tunggak Gaji Pegawai...

Tobelo -- Hampir Lima bulan gaji dan tunjangan pegawai honorer bahkan untuk Penghasilan Tetap (Siltap) bagi perangkat desa, terhitung sekitar bulan Februari hingga Juni 2021 belum dibayar atau menunggak...

Fraksi-PD DPRD Kepsul Angkat bicara terkait Mutasi massal...

Sanana -- Akhirnya DPRD Kepsul angkat bicara terkait Mutasi massal yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Walau belum secara kelembagaan, namun yang dilakukan Fraksi Partai...

PDAM Tegaskan Pihak X-Walikota Ternate Secepatnya Lunasi Tunggakan...

Ternate -- Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Ternate telah memutuskan pelayanan air bersih dilingkup instansi X-Walikota Ternate. Pemutusan tersebut dilatarbelakangi banyaknya tunggakan rekening air yang belum dibayar senilai 200...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

Apakah Bupati dan Dirjen Otda Bermain Mata, terkait...

Sanana -- Mutasi massal yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsih Mus (FAM) Kepada 57 Pejabat Eselon...

Beri Sinyal Tidak Ada Dendam Politik, Bupati: Siapa...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik memiliki kebiasaan melakukkan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Dinas/Badan, kantor desa,...

ARTIKEL TERKAIT

PDAM Morotai Terancam Krisis Air

-

i-malut.com, MOROTAI — Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pulau Morotai, mulai mengalami krisis air bersih. Bagaimana tidak, sumber mata air yang paling banyak mensuplai air ke pelanggan di pusat kota daruba, mengalami kekeringan, disebabkan kemarau di tiga bulan terakhir.

Kondisi ini membuat sejumlah desa dipusat kota daruba sudah jarang mendapat suplai air bersih dari PDAM, bahkan di dua desa seperti desa pandanga dan desa juanga sudah tidak menikmati lagi air bersih,

“di desa pandanga sejak sebelum lebaran idul fitri air sudah tidak mengalir, sehingga kami harus membeli air bersih untuk kebutuhan mandi dan minum,” ungkap Fai sala satu warga pandanga.

Begitu juga di desa juanga tetangga dari desa pandanga mengalami nasib yang sama, harus membeli air.

“Di desa juanga juga sudah lama air PAM tidak mengalir, sehingga kita harus beli air, sedangkan untuk mencuci pakaian masyarakat harus ke sungai,” ungkap M idi

Sikon yang dialami PDAM Pulau Morotai saat ini, sesuai pantauan media ini dimasyarakat, karena keringnya sumber mata air membuat suplai air di pusat kota daruba juga terganggu, yang biasanya tiap hari mengalir, saat ini dua sampai tiga hari sekali baru mengalir.

“Air PAM saat ini mengalir pelan sekali dan mengalirnya tidak lama sudah mati, kemudian mengalirnya dua sampai tiga hari sekali, membuat kita tidak bisa menampung air, akhirnya kita juga sering cuci pakaian di sungai trans SP 3,” ungkan sumi warga desa daruba.

Untuk itu, media ini coba mengkonfirmasi, kepala PDAM Pulau Morotai, Syakir Sandri, SE, Senin (24/9/2018) di mabes Benny-Asrun. Ia membenarkan krisis air tersebut membuat sejumlah desa tidak dapat di layani.

“Iya benar desa pandanga dan juanga saat ini tidak mendapat suplai air dari PDAM, ini bukan unsur sengaja, tetapi ini adalah faktor alam, musim kemarau panjang ini membuat sumber air utama di SP II desa nakamura mengalami kekeringan,” ungkapnya

Namun, kata Syakir, bahwa PDAM telah berkordinasi dengan Bupati dan telah mendapat solusi, yakni saat ini Pulau Morotai sudah mendapat dana 4,5 milyar bersumber dari APBN 2018, di peruntukkan untuk perbaikan sumber mata air dan sektor lainnya untuk menunjang agar kebutuhan air bersih untuk masyarakat segera teratasi

“Saat ini ada proyek dari pemerintah pusat, sumber dana APBN sebesar 4,5 Milyar, sementara jalan pekerjaannya, meliputi perbaikan sumber air nakamura, penambahan 2 sumur bor di darame dan lemon nade gotalamo, tambah pemasangan jaringan air ke lokasi KEK dan desa muhajirin baru, serta perbaikan jaringan pipa yang rusak disejumlah titik.” jelasnya

In shaa Allah tambah syakir, dalam waktu dekat akan keluar dari krisis ini, sehingga seluruh desa dalam kota daruba sudah teraliri air bersih dari PDAM.

“Dua sumur bor ini kalau sudah selesai maka desa pandanga dan juanga segera terlayani seperti semula, jadi mohon masyarakat memahami sikon ini, karena kami juga berupaya keras agar secepatnya teratasi masalah ini,” pintanya.

Red/Rep : (Lilo)

BERITA LAINNYA

Apakah Bupati dan Dirjen Otda Bermain Mata, terkait...

Sanana -- Mutasi massal yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsih Mus (FAM)...

Ketua KNPI Sula ingatkan Bupati terpilih soal Visi...

Sanana -- Resmi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), setelah dilantik pada Jumat...

UNUTARA Sebagai Pelopor Kampus Multi Toleransi di Maluku...

Ternate -- Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah XII provinsi Maluku-Maluku Utara telah menyelenggarakan evaluasi...

Kekuasaan

Aspek normatif, atau kritik-nilai analisis keputusan terlihat ketika kita menyadari bahwa pengetahuan yang relevan dengan...

Dianggap Buat Terobosan Diawal kepemimpinan, Ketua DPC Gerindra...

Labuha - DPC Partai Gerindra Halmahera Selatan (Halsel), mengapresiasi kebijakan Bupati Usman Sidik terkait penataan...

Memasyarakatkan Olahraga, kiat Babinsa Wailoba

Sanana -- Memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat menjadi kiat Bintara Pembina Desa (Babinsa) Wailoba-Kec. Mangoli...

TERPOPULER

Beri Sinyal Tidak Ada Dendam Politik, Bupati: Siapa...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik memiliki kebiasaan melakukkan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Dinas/Badan, kantor desa,...

Ningsih jadikan TSK Pimpin Dinas Pendidikan Kepsul

Sanana -- Entah apa yang ada dibenak Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus (FAM) menjadikan seorang Tersangka (TSK-red) pada suatu...