Ratusan Motor Ditilang Lantas Polres Morotai

i-malut.com, MOROTAI — Sejak tanggal 1 september sampai dengan 24 september 2018, kurang dari satu bulan, Lantas Polres Pulau Morotai dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar), berhasil menertibkan pengendara motor yang tidak memakai helem dan menilang ratusan motor.

Kasat Lantas Polres Pulau Morotai AKP Dany Maribunga,S.Pd, Senin (24/9/2018) menjelaskan bahwa, penindakan pelanggaran (Dakgar) sesuai dengan aturan yang berlaku ada tujuh, namun untuk saat ini paling ditekankan pada Dakgar Helm SNI sebagaimana pasal 291 Ayat 1 dan 2 Jo Pasal 106 Ayat 8 UULAJR, atau pengendara motor yang tidak menggunakan helem.

“Kami himbau kembali kapada masyarakat pengguna jalan raya, khusus pengendara sepeda motor, agar selalu gunakan helm standard demi keselamatan dijalan dan hindari pelanggaran sekecil apapun, karena setiap kecelakaan selalu diawali dengan pelanggaran lalu lintas.” ungkapnya

AKP Dany Maribunga,S.Pd, Kasat Lantas Pulau Morotai

Lanjut Dia, saat ini di Pulau Morotai rata-rata masyarakatnya kurang peduli dengan keselamatan lalu lintas dijalan, sehingga belum tertib dalam mengenderai sepeda motor, hal ini membuat penertiban ini berjalan terus, dengan tujuan pihaknya bisa menekan angka pelanggaran terutama kecelakaan lalu lintas.

“Untuk mencegah agar tidak terjadi kecelakaan, saya rutin silaturahim ke desa desa ketemu anak mudanya sambil ngobrol dan mengingatkan agar dalam mengendarai motor selalu menggunakan helem, dan upaya ini direspon baik oleh masyarakat.” jelasnya.

Selain itu kata Dany, baru-baru ini Satlantas juga melakukan testimoni bagi korban laka lantas di Kabupaten Pulau Mirotai, sekaligus menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan terutama di kota  daruba dan sekitarnya agar selalu tertib dalam berlalu lintas, sehingga terhindar dari kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa maupun materil.

Untuk penertiban di bulan september tahun ini, sangat banyak pengendara motor roda dua yang kena tilang.

“Selama bulan september, sejak tanggal 1 sampai dengan tanggal 24, sudah 149 kendaraan roda dua yang kami amankan atau tilang karena tidak tertib atau tidak memakai helem dalam berkendara,” paparnya

Tingginya pelanggaran ini tutup Dany, menunjukan kesadaran pengendara motor roda dua di pulau morotai masih sangat minim. Dan ini juga tantangan bagi kami agar terus melakukan sosialisasi ke masyarakat, untuk membangun kesadaran mereka, sampai terwujudnya tertib berlalu lintas, selain itu,  pers juga dapat membantu sosialisasi melalui pemberitaan.

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Ratusan Motor Ditilang Lantas Polres Morotai

i-malut.com, MOROTAI — Sejak tanggal 1 september sampai dengan 24 september 2018, kurang dari satu bulan, Lantas Polres Pulau Morotai dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar), berhasil menertibkan pengendara motor yang tidak memakai helem dan menilang ratusan motor.

Kasat Lantas Polres Pulau Morotai AKP Dany Maribunga,S.Pd, Senin (24/9/2018) menjelaskan bahwa, penindakan pelanggaran (Dakgar) sesuai dengan aturan yang berlaku ada tujuh, namun untuk saat ini paling ditekankan pada Dakgar Helm SNI sebagaimana pasal 291 Ayat 1 dan 2 Jo Pasal 106 Ayat 8 UULAJR, atau pengendara motor yang tidak menggunakan helem.

“Kami himbau kembali kapada masyarakat pengguna jalan raya, khusus pengendara sepeda motor, agar selalu gunakan helm standard demi keselamatan dijalan dan hindari pelanggaran sekecil apapun, karena setiap kecelakaan selalu diawali dengan pelanggaran lalu lintas.” ungkapnya

AKP Dany Maribunga,S.Pd, Kasat Lantas Pulau Morotai

Lanjut Dia, saat ini di Pulau Morotai rata-rata masyarakatnya kurang peduli dengan keselamatan lalu lintas dijalan, sehingga belum tertib dalam mengenderai sepeda motor, hal ini membuat penertiban ini berjalan terus, dengan tujuan pihaknya bisa menekan angka pelanggaran terutama kecelakaan lalu lintas.

“Untuk mencegah agar tidak terjadi kecelakaan, saya rutin silaturahim ke desa desa ketemu anak mudanya sambil ngobrol dan mengingatkan agar dalam mengendarai motor selalu menggunakan helem, dan upaya ini direspon baik oleh masyarakat.” jelasnya.

Selain itu kata Dany, baru-baru ini Satlantas juga melakukan testimoni bagi korban laka lantas di Kabupaten Pulau Mirotai, sekaligus menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan terutama di kota  daruba dan sekitarnya agar selalu tertib dalam berlalu lintas, sehingga terhindar dari kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa maupun materil.

Untuk penertiban di bulan september tahun ini, sangat banyak pengendara motor roda dua yang kena tilang.

“Selama bulan september, sejak tanggal 1 sampai dengan tanggal 24, sudah 149 kendaraan roda dua yang kami amankan atau tilang karena tidak tertib atau tidak memakai helem dalam berkendara,” paparnya

Tingginya pelanggaran ini tutup Dany, menunjukan kesadaran pengendara motor roda dua di pulau morotai masih sangat minim. Dan ini juga tantangan bagi kami agar terus melakukan sosialisasi ke masyarakat, untuk membangun kesadaran mereka, sampai terwujudnya tertib berlalu lintas, selain itu,  pers juga dapat membantu sosialisasi melalui pemberitaan.

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER