Kabupaten Pulau Morotai Bebas Katarak

i-malut.com, MOROTAI — Pemda Kabupaten Pulau Morotai kembali melakukan Bakti sosial kesehatan operasi katarak tahap III dalam rangka menyambut Hut TNI ke 73.

Kegiatan operasi katarak berlangsung di RSUD, Kamis (27/9/2018). Giat ini dapat terwujud karena kerja sama yang baik antara Pemkab Pulau Morotai, persatuan dokter mata indonesia (Perdami), BNI dan TNI.

Acara pembukaan sendiri berlangsung di halaman RSUD Pulau Morotai, pukul 14.00 Wit.

Dalam sambutan, pimpinan BNI wilayah XI manado, haris handoko, menyampaikan, bahwa operasi katarak yang dilakukan saat ini merupakan program bina lingkungan BNI, sehingga BNI berperan aktif dalam menyambut baik kerja sama dengan Pemkab, TNI dan Perdami.

“Program ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat agar dapat meningkatkan taraf akonomi karena dengan operasi ini mereka dapat beraktifitas kembali dengan baik.” katanya

Sementara, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, diawal sambutannya mengatakan, dengan operasi katarak yang ke tiga kali ini, harapannya pasien katarak tuntas dan morotai bebas katarak.

“Operasi katarak yang ketiga ini jumlah pasiennya semakin sedikit, ini artinya penyakit katarak di morotai telah dituntaskan, sehingga pulau morotai saat ini telah bebas katarak,” paparnya

Salah satu pasien katarak yang di operasi

Sehingga kata Benny, target Pemkab selanjutnya adalah sejumlah penyakit seperti gula, ginjal, kulit dan HIV, akan menjadi perhatian Pemkab untuk menuntaskan.

“Sektor kesehatan pemkab telah beri pelayanan maksimal, pelayanannya secara gratis, baik di morotai maupun pasien yang dirujuk keluar morotai, seluruhnya dibiayai pemkab,” tuturnya

Lanjutnya, selain itu pada tahun ini, Pemkab beri beasiswa kepada putra putri pulau morotai untuk kuliah dokter sebanyak 13 orang, yakni 5 orang ahli, dan 8 orang dokter umum,

“untuk itu semua stake holder mari bersama-sama kita wujudkan semua ini.” ajaknya

Diahir sambutannya, Benny Laos beri take line “Negara hadir untuk masyarakat.

untuk itu, di Pulau Morotai pasang listrik, air bersih, pelayanan kesehatan dan pendidikan seluruhnya digratiskan pemda.

Acara seremonial dibuka Danlanud Kolonel navigator, arif budiyanto. Ia juga menyampaikan terima kasih pihak BNI yang telah membiayai kegiatan ini sehingga masyarakat dapat di bantu operasi kataraknya tanpa dipungut biaya

Acara di hadiri BNI Pusat, Manado, Ternate, Morotai, Forkompimda, para Asisten Bupati, Staf Ahli, pimpinan SKPD dan masyarakat penerima bantuan operasi katarak.

Bupati dan istri bersama Pimpinan BNI, Forkompimda dan pasien katarak yang telah di operasi

Sesua informasi yang himpun media ini di RSUD bahwa di tahun 2018, pemkab sudah tiga kali melakukan bakti sosial operasi katarak, pada tahap pertama sebanyak 128 pasien katarak yang di operasi dan disponsor BNI melalui dana CSAR, Tahap dua sebanyak 134 orang pasien katarak yand di operasi, disponsori CSAR BCA dan tahap ke tiga saat ini sebanyak 51 pasien yang mendaftar, tetapi yang dikatagorikan katarak hanya 20 orang dan telah di operasi, dan akan berlanjut sampai besok jumat 28/9/2018, disponsori CSAR BNI. dan untuk tim dokter yang menangani sebanyak 8 orang, 3 orang dokter ahli mata dan 5 orang pembantu dokter untuk kelancaran operasi.

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Kabupaten Pulau Morotai Bebas Katarak

i-malut.com, MOROTAI — Pemda Kabupaten Pulau Morotai kembali melakukan Bakti sosial kesehatan operasi katarak tahap III dalam rangka menyambut Hut TNI ke 73.

Kegiatan operasi katarak berlangsung di RSUD, Kamis (27/9/2018). Giat ini dapat terwujud karena kerja sama yang baik antara Pemkab Pulau Morotai, persatuan dokter mata indonesia (Perdami), BNI dan TNI.

Acara pembukaan sendiri berlangsung di halaman RSUD Pulau Morotai, pukul 14.00 Wit.

Dalam sambutan, pimpinan BNI wilayah XI manado, haris handoko, menyampaikan, bahwa operasi katarak yang dilakukan saat ini merupakan program bina lingkungan BNI, sehingga BNI berperan aktif dalam menyambut baik kerja sama dengan Pemkab, TNI dan Perdami.

“Program ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat agar dapat meningkatkan taraf akonomi karena dengan operasi ini mereka dapat beraktifitas kembali dengan baik.” katanya

Sementara, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, diawal sambutannya mengatakan, dengan operasi katarak yang ke tiga kali ini, harapannya pasien katarak tuntas dan morotai bebas katarak.

“Operasi katarak yang ketiga ini jumlah pasiennya semakin sedikit, ini artinya penyakit katarak di morotai telah dituntaskan, sehingga pulau morotai saat ini telah bebas katarak,” paparnya

Salah satu pasien katarak yang di operasi

Sehingga kata Benny, target Pemkab selanjutnya adalah sejumlah penyakit seperti gula, ginjal, kulit dan HIV, akan menjadi perhatian Pemkab untuk menuntaskan.

“Sektor kesehatan pemkab telah beri pelayanan maksimal, pelayanannya secara gratis, baik di morotai maupun pasien yang dirujuk keluar morotai, seluruhnya dibiayai pemkab,” tuturnya

Lanjutnya, selain itu pada tahun ini, Pemkab beri beasiswa kepada putra putri pulau morotai untuk kuliah dokter sebanyak 13 orang, yakni 5 orang ahli, dan 8 orang dokter umum,

“untuk itu semua stake holder mari bersama-sama kita wujudkan semua ini.” ajaknya

Diahir sambutannya, Benny Laos beri take line “Negara hadir untuk masyarakat.

untuk itu, di Pulau Morotai pasang listrik, air bersih, pelayanan kesehatan dan pendidikan seluruhnya digratiskan pemda.

Acara seremonial dibuka Danlanud Kolonel navigator, arif budiyanto. Ia juga menyampaikan terima kasih pihak BNI yang telah membiayai kegiatan ini sehingga masyarakat dapat di bantu operasi kataraknya tanpa dipungut biaya

Acara di hadiri BNI Pusat, Manado, Ternate, Morotai, Forkompimda, para Asisten Bupati, Staf Ahli, pimpinan SKPD dan masyarakat penerima bantuan operasi katarak.

Bupati dan istri bersama Pimpinan BNI, Forkompimda dan pasien katarak yang telah di operasi

Sesua informasi yang himpun media ini di RSUD bahwa di tahun 2018, pemkab sudah tiga kali melakukan bakti sosial operasi katarak, pada tahap pertama sebanyak 128 pasien katarak yang di operasi dan disponsor BNI melalui dana CSAR, Tahap dua sebanyak 134 orang pasien katarak yand di operasi, disponsori CSAR BCA dan tahap ke tiga saat ini sebanyak 51 pasien yang mendaftar, tetapi yang dikatagorikan katarak hanya 20 orang dan telah di operasi, dan akan berlanjut sampai besok jumat 28/9/2018, disponsori CSAR BNI. dan untuk tim dokter yang menangani sebanyak 8 orang, 3 orang dokter ahli mata dan 5 orang pembantu dokter untuk kelancaran operasi.

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER