KSM Tingkat Nasional 2018 Resmi di Tutup

i-malut.com, BENGKULU — Iven bergengsi tingkat nasional yang memperlombakan bidang Sains terintegrasi ini secara resmi ditutup oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifudin, Sabtu (29/9/2018).

Penutupan KSM tingkat Nasional yang dipusatkan di gedung Pemuda dan Olahraga Bengkulu itu dihadiri oleh seluruh kontingen dari 34 Provinsi serta beberapa pejabat teras Kemenag RI.

Lukman Hakim Syaifudin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap seluruh peserta didik wakil masing-masing provinsi yang telah terpilih mengikuti kompetisi di level nasional,

“Kalian semua adalah wakil terbaik dari masing-masing provinsi yang telah menunjukkan prestasi terbaik dalam kompetisi ini.” ungkap Menteri

Lukman menambahkan, bahwa KSM sudah menjadi agenda rutin Kementerian Agama dari tahun ke tahun dalam rangka mencari putra putri terbaik bangsa yang memiliki pengatahuan mumpuni di bidang sains.

“Mereka adalah calon-calon pemimpin di masa depan yang patut diberi ruang dan fasilits untuk menyelesaiakan studi hingga jenjang perguruan tinggi,” pungkasnya

Peserta peraih Medali Emas pada KSM tingkat Nasional 2018 bahkan mendapatkan kesempatan melanjutkan studi di UIN Malang dan UIN Surabaya tanpa tes dan bebas biaya pendidikan.

Susana penutupan KSM tingkat nasional.

Sementra itu Kakanwil Maluku Utara yang juga sebagai ketua kontingen KSM Maluku Utara saat dihubungi via telepon selulernya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada peserta wakil Maluku Utara yang telah sungguh sungguh berkompetisi.

“Meskipun belum meraih medali emas pada ajang KSM kali ini akan tetapi saya percaya mereka telah berusaha maksimal dalam kompetisi ini,” ujar H Sarbin Sehe Kakanwil Maluku Utara.

Tambahnya “Saya berharap para kepala Madrasah dan guru Madrasah di Maluku Utara agara secara terus menerus mengupayakan kualitas pendidikan di Madrasahnya masing-masing, dan mencari format serta terobosoan terobosan baru terkait dengan kesiapan peserta didik untuk mengikuti iven-iven nasional seperti ini.”

Ia juga menghimbau kepada seluruh guru dan kepala Madrasah agar melakukan deteksi dini terhadap peserta didik yang memiliki kualitas pengetahuan sains terbaik di madrasah-masing2. Deteksi itu, menurut Kakanwil, harus dilakukan dengan pendekatan penilaian hasil belajar siswa yabg benar-benar objektif dan transparan. Selanjutnya dilakukan pembinaan dan pendampingan secara berkesinambungan.

“Saya percaya denga cara ini kedepannya akan lebih baik.” imbuh Kakanwil

Kakanwil berharap, Bidang Pendidikan Islam Kanwil Maluku Utara agar dapat mencari terobosan-terobosan serta inovasi.

“Terobosan ini tidak hanya dalam rangka kepentingan mutu pendidikan secara umum di Madrasah tetapi juga untuk kepentingan menyiapkan peserta didik madrasah yang akan diikutsertakan dalam iven nasional seperti KSM ini.” cetusnya

Kepada peserta didik yang belum mendapatkan juara pada KSM Nasional tahun ini, ujar Kakanwil, agar tidak patah semangat, tidak perlu berkecil hati.

“Ini kompetisi pengetahuan yang luar biasa menurut saya dan kalian telah menjadi bagian penting di kompetisi ini, sebanyak 500 peserta terbaik wakil dari, 34 provinsi yg bersaing meraih medali pada iven ini, dan itu tentu tidak mudah, tetapi saya tetap bangga kepada anak-anak wakil Madrasah Maluku Utara, tetap semangat dan teruslah belajar semoga kedepannya bisa lebih baik lagi.” pinta Kakanwil.

Foto kontingen KSM Maluku Utara

Sementara itu kasi Penmad Kanwil Maluku Utara Safri Kamaria menyampaikan, kompetisi Sains Madrasah tingkat nasional 2018 telah usai, dan inilah hasilnya, Provinsi Jawa Timur peraih medali terbanyak dengan total sebanyak 40 medali, disusul Jawa Tengah 16 medali, Jawa Barat 8 medali dan Jakarta sebanyak 6 medali serta disusul oleh beberapa Madrasah Insan Cendikia.

“Untuk Maluku utara, belum meraih medali pada iven kali ini, kita tetap memberi apresiasi kepada anak-anak madrasah Maluku Utara yang telah berkompetisi dengan baik. Tetap semangat dan lebih giat belajar semoga kedepannya lebih baik lagi.” ungkap Chapy sapaan akrab Safri Kamaria.

Terkait kepulangan kontingen, kata Chapy, hari ini, Sabtu (29/9/2018) kontingen KSM Maluku Utara akan bertolak dari bengkulu menuju jakarta dan selanjutnya ke Ternate pada Minggu (30/9/2018) dini hari nanti.

Red/Rep : (Adm)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

KSM Tingkat Nasional 2018 Resmi di Tutup

i-malut.com, BENGKULU — Iven bergengsi tingkat nasional yang memperlombakan bidang Sains terintegrasi ini secara resmi ditutup oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifudin, Sabtu (29/9/2018).

Penutupan KSM tingkat Nasional yang dipusatkan di gedung Pemuda dan Olahraga Bengkulu itu dihadiri oleh seluruh kontingen dari 34 Provinsi serta beberapa pejabat teras Kemenag RI.

Lukman Hakim Syaifudin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap seluruh peserta didik wakil masing-masing provinsi yang telah terpilih mengikuti kompetisi di level nasional,

“Kalian semua adalah wakil terbaik dari masing-masing provinsi yang telah menunjukkan prestasi terbaik dalam kompetisi ini.” ungkap Menteri

Lukman menambahkan, bahwa KSM sudah menjadi agenda rutin Kementerian Agama dari tahun ke tahun dalam rangka mencari putra putri terbaik bangsa yang memiliki pengatahuan mumpuni di bidang sains.

“Mereka adalah calon-calon pemimpin di masa depan yang patut diberi ruang dan fasilits untuk menyelesaiakan studi hingga jenjang perguruan tinggi,” pungkasnya

Peserta peraih Medali Emas pada KSM tingkat Nasional 2018 bahkan mendapatkan kesempatan melanjutkan studi di UIN Malang dan UIN Surabaya tanpa tes dan bebas biaya pendidikan.

Susana penutupan KSM tingkat nasional.

Sementra itu Kakanwil Maluku Utara yang juga sebagai ketua kontingen KSM Maluku Utara saat dihubungi via telepon selulernya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada peserta wakil Maluku Utara yang telah sungguh sungguh berkompetisi.

“Meskipun belum meraih medali emas pada ajang KSM kali ini akan tetapi saya percaya mereka telah berusaha maksimal dalam kompetisi ini,” ujar H Sarbin Sehe Kakanwil Maluku Utara.

Tambahnya “Saya berharap para kepala Madrasah dan guru Madrasah di Maluku Utara agara secara terus menerus mengupayakan kualitas pendidikan di Madrasahnya masing-masing, dan mencari format serta terobosoan terobosan baru terkait dengan kesiapan peserta didik untuk mengikuti iven-iven nasional seperti ini.”

Ia juga menghimbau kepada seluruh guru dan kepala Madrasah agar melakukan deteksi dini terhadap peserta didik yang memiliki kualitas pengetahuan sains terbaik di madrasah-masing2. Deteksi itu, menurut Kakanwil, harus dilakukan dengan pendekatan penilaian hasil belajar siswa yabg benar-benar objektif dan transparan. Selanjutnya dilakukan pembinaan dan pendampingan secara berkesinambungan.

“Saya percaya denga cara ini kedepannya akan lebih baik.” imbuh Kakanwil

Kakanwil berharap, Bidang Pendidikan Islam Kanwil Maluku Utara agar dapat mencari terobosan-terobosan serta inovasi.

“Terobosan ini tidak hanya dalam rangka kepentingan mutu pendidikan secara umum di Madrasah tetapi juga untuk kepentingan menyiapkan peserta didik madrasah yang akan diikutsertakan dalam iven nasional seperti KSM ini.” cetusnya

Kepada peserta didik yang belum mendapatkan juara pada KSM Nasional tahun ini, ujar Kakanwil, agar tidak patah semangat, tidak perlu berkecil hati.

“Ini kompetisi pengetahuan yang luar biasa menurut saya dan kalian telah menjadi bagian penting di kompetisi ini, sebanyak 500 peserta terbaik wakil dari, 34 provinsi yg bersaing meraih medali pada iven ini, dan itu tentu tidak mudah, tetapi saya tetap bangga kepada anak-anak wakil Madrasah Maluku Utara, tetap semangat dan teruslah belajar semoga kedepannya bisa lebih baik lagi.” pinta Kakanwil.

Foto kontingen KSM Maluku Utara

Sementara itu kasi Penmad Kanwil Maluku Utara Safri Kamaria menyampaikan, kompetisi Sains Madrasah tingkat nasional 2018 telah usai, dan inilah hasilnya, Provinsi Jawa Timur peraih medali terbanyak dengan total sebanyak 40 medali, disusul Jawa Tengah 16 medali, Jawa Barat 8 medali dan Jakarta sebanyak 6 medali serta disusul oleh beberapa Madrasah Insan Cendikia.

“Untuk Maluku utara, belum meraih medali pada iven kali ini, kita tetap memberi apresiasi kepada anak-anak madrasah Maluku Utara yang telah berkompetisi dengan baik. Tetap semangat dan lebih giat belajar semoga kedepannya lebih baik lagi.” ungkap Chapy sapaan akrab Safri Kamaria.

Terkait kepulangan kontingen, kata Chapy, hari ini, Sabtu (29/9/2018) kontingen KSM Maluku Utara akan bertolak dari bengkulu menuju jakarta dan selanjutnya ke Ternate pada Minggu (30/9/2018) dini hari nanti.

Red/Rep : (Adm)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER