Uskup Diosis Amboina memberikan Sakramen Krisma Kepada 133 Orang Umat Katolik Pulau Morotai

i-malut.com, MOROTAI – Desa Cendana, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, selasa, 02/10/2018. Tepat pukul 10.30 WIT rombongan Uskup Diosis Amboina bersama para Pastores wilayah Maluku Utara tiba di Desa Cendana, Kecamatan Morotai Jaya, setelah dari desa Ngele-Ngele Besar, desa Tiley Pante dan  Daruba. Di Cendana Uskup bersama rombongan dijemput dan diterima oleh Camat Morotai Jaya bersama Forum Pimpinan Kecamatan: Kapolsek Morotai Jaya dan Danpos Morotai Jaya, serta seluruh umat Katolik yang ada di Pulau Morotai, juga 133 orang Krismawan dan Krismawati. Uskup dan Wakil Uskup diterima dengan kalungan bunga dan para pastor disematkan bunga di dada, setelah itu Uskup diterima dengan tarian cakalele sambil berarak mengikuti prosesi berjalan di atas tikar. Uskup disuguhi dengan lagu selamat datang dari anak-anak SD Naskat Cendana.

Setelah itu Uskup bersama rombongan istirahat sejenak,tepat pukul 11.00 WIT, dilangsungkannya Perayaan Ekaristi dalam rangka pemberian Sakramen Krisma atau Sakramen Penguatan, yang hanya diberikan oleh seorang Uskup kepada umat Katolik, dan saat ini sebanyak 133 orang umat Katolik yang menerima Sakramen Krisma di Gereja Katolik Ave Maria Bintang Laut Cendana.

Tata perayaan Ekaristinya berjalan lancar dan penuh khikmat, umat Katolik sangat antusias dengan peristiwa iman ini. Dalam Homili atau Khotbahnya Bapa Uskup menekankan Hidup dalam sukacita iman, Roh Kudus dan Kebenaran. Jadilah saksi-saksi Kristus yang sejati untuk mengimplementasikan buah-buah Roh Kudus yakni: Kebenaran, Kejujuran, Cinta Kasih, Keadilan dalam setiap sendi kehidupan kita.

Lebih jauh dalam Sambutannya beliau menggarisbawahi sebuah Daerah kalau mau maju atau berubah harus memprioritaskan Pendidikan yang berkualitas, karena Pendidikan dapat membuat perubahan dan menentukan masa depan. Pendidikan berkualitas itu semua Pemangku kepentingan Pendidikan harus cerdas dan berakhlak baik.

Sementara pihak pemerintah daerah, yang mewakili Bupati Pulau Morotai adalah Asisten II Bidang Administrasi Umum dan Kehumasan, Alexander Wermasubun, S.IP, M.Si. Dalam sambutan ia menyampaikan permohonan maaf, karena Bupati tidak bisa hadir saat ini berhubung ada agenda di Luar Daerah. Selain itu, mengucapkan selamat datang buat Uskup dan para Pastor yang sudah berkenan datang mengunjungi Umat Katolik di Pulau Morotai dengan segala keberadaanya. Asisten II juga menekankan bahwa Pemerintah Daerah di era Beny Laos-Asrun Padoma sangat komitmen untuk memperhatikan pembangunan Iman, Harap dan Kasih dari umat sekalian,  dengan melaksanakan program bersama CSAR dari BNI, untuk melaksanakan Rehabilitasi gedung Gereja atau Masjid dan memberikan sedikit insentif bagi Pemimpin Agama, serta menghibakan kendaraan baik roda empat dan roda dua demi efisiensi dan evektifitas pelayanan keagamaan kepada umat Katolik di Morotai.

Kegiatan diakhiri dengan Foto bersama Pemerintah Daerah, Camat Morotai Jaya, Kapolsek dan Danpos serta tamu undangan lainnya. Juga Uskup menyempatkan diri untuk Foto bersama dengan 133 orang Krismawan dan Krismawati, selanjutnya acara santap siang bersama. Dalam sela-sela acara ini sebelum acara ramah tamah dimulai diresmikannya Kuasi Paroki Hati Kudus Yesus Daruba-Morotai oleh Yang Mulia MGR. Petrus Canisius Mandagi, MSC, menjadi Paroki Defenitif yang Pastor Parokinya tetap Pastor Vincent Fernatyanan, Pr. Semoga kedepannya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Setelah makan siang,  Rombongan Uskup dan rombongan bergerak kembali ke Ngele-Ngele Besar untuk istirahat malam di sana.

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Uskup Diosis Amboina memberikan Sakramen Krisma Kepada 133 Orang Umat Katolik Pulau Morotai

i-malut.com, MOROTAI – Desa Cendana, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, selasa, 02/10/2018. Tepat pukul 10.30 WIT rombongan Uskup Diosis Amboina bersama para Pastores wilayah Maluku Utara tiba di Desa Cendana, Kecamatan Morotai Jaya, setelah dari desa Ngele-Ngele Besar, desa Tiley Pante dan  Daruba. Di Cendana Uskup bersama rombongan dijemput dan diterima oleh Camat Morotai Jaya bersama Forum Pimpinan Kecamatan: Kapolsek Morotai Jaya dan Danpos Morotai Jaya, serta seluruh umat Katolik yang ada di Pulau Morotai, juga 133 orang Krismawan dan Krismawati. Uskup dan Wakil Uskup diterima dengan kalungan bunga dan para pastor disematkan bunga di dada, setelah itu Uskup diterima dengan tarian cakalele sambil berarak mengikuti prosesi berjalan di atas tikar. Uskup disuguhi dengan lagu selamat datang dari anak-anak SD Naskat Cendana.

Setelah itu Uskup bersama rombongan istirahat sejenak,tepat pukul 11.00 WIT, dilangsungkannya Perayaan Ekaristi dalam rangka pemberian Sakramen Krisma atau Sakramen Penguatan, yang hanya diberikan oleh seorang Uskup kepada umat Katolik, dan saat ini sebanyak 133 orang umat Katolik yang menerima Sakramen Krisma di Gereja Katolik Ave Maria Bintang Laut Cendana.

Tata perayaan Ekaristinya berjalan lancar dan penuh khikmat, umat Katolik sangat antusias dengan peristiwa iman ini. Dalam Homili atau Khotbahnya Bapa Uskup menekankan Hidup dalam sukacita iman, Roh Kudus dan Kebenaran. Jadilah saksi-saksi Kristus yang sejati untuk mengimplementasikan buah-buah Roh Kudus yakni: Kebenaran, Kejujuran, Cinta Kasih, Keadilan dalam setiap sendi kehidupan kita.

Lebih jauh dalam Sambutannya beliau menggarisbawahi sebuah Daerah kalau mau maju atau berubah harus memprioritaskan Pendidikan yang berkualitas, karena Pendidikan dapat membuat perubahan dan menentukan masa depan. Pendidikan berkualitas itu semua Pemangku kepentingan Pendidikan harus cerdas dan berakhlak baik.

Sementara pihak pemerintah daerah, yang mewakili Bupati Pulau Morotai adalah Asisten II Bidang Administrasi Umum dan Kehumasan, Alexander Wermasubun, S.IP, M.Si. Dalam sambutan ia menyampaikan permohonan maaf, karena Bupati tidak bisa hadir saat ini berhubung ada agenda di Luar Daerah. Selain itu, mengucapkan selamat datang buat Uskup dan para Pastor yang sudah berkenan datang mengunjungi Umat Katolik di Pulau Morotai dengan segala keberadaanya. Asisten II juga menekankan bahwa Pemerintah Daerah di era Beny Laos-Asrun Padoma sangat komitmen untuk memperhatikan pembangunan Iman, Harap dan Kasih dari umat sekalian,  dengan melaksanakan program bersama CSAR dari BNI, untuk melaksanakan Rehabilitasi gedung Gereja atau Masjid dan memberikan sedikit insentif bagi Pemimpin Agama, serta menghibakan kendaraan baik roda empat dan roda dua demi efisiensi dan evektifitas pelayanan keagamaan kepada umat Katolik di Morotai.

Kegiatan diakhiri dengan Foto bersama Pemerintah Daerah, Camat Morotai Jaya, Kapolsek dan Danpos serta tamu undangan lainnya. Juga Uskup menyempatkan diri untuk Foto bersama dengan 133 orang Krismawan dan Krismawati, selanjutnya acara santap siang bersama. Dalam sela-sela acara ini sebelum acara ramah tamah dimulai diresmikannya Kuasi Paroki Hati Kudus Yesus Daruba-Morotai oleh Yang Mulia MGR. Petrus Canisius Mandagi, MSC, menjadi Paroki Defenitif yang Pastor Parokinya tetap Pastor Vincent Fernatyanan, Pr. Semoga kedepannya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Setelah makan siang,  Rombongan Uskup dan rombongan bergerak kembali ke Ngele-Ngele Besar untuk istirahat malam di sana.

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER