Kementrian ATR/BPN Jaring Aspirasi Untuk Penyusunan Materi Tata Ruang Sekitar KEK

i-malut.com, MOROTAI – Kementrian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pulau Morotai, gelar kegiatan Konsultasi publik I, dengan tema, penyusunan materi teknis rencana rinci tata ruang di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai, berlangsung di Meeting Room, Hotel Perdana, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kamis (4/10/2018).

Berlangsungnya kegiatan ini di buka oleh Asisten II Setda Pulau Morotai, Alexander Wermasubun, SIP. MSI, mewakili Bupati, dan di hadiri oleh Forkompimda, para camat dan seluruh kepala desa di Pulau Morotai yang terkait dengan tata ruang di sekitar wilayah KEK dan wilayah penunjang KEK, sebagai peserta.

Asisten II dalam sambutannya menyampaikan, tata ruang suatu daerah sangat penting dilakukan dan penataan secara baik harus dimulai dari sekarang, agar morotai kedepan lebih teratur dan nyaman ditinggali oleh siapa saja yang menetap disini.

“Rencana tata ruang dibutuhkan untuk mengintegrasi berbagai kebijakan pembangunan di kabupaten pulau morotai, lebih khusus kebijakan tentang adaptasi bencana, perlindungan terhadap bencana serta relokasi masyarakat.” ujarnya

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri dari kementrian ATR/BPN. Masing-masing disampaikan oleh Kasubid Penataan Kawasan Ekonomi, Direktorat Jendral Tata Ruang, Kementrian ATR/BPN, Chriesty E Lengkong, SSi. MSi .MEEM dan Kepala Seksi Penataan Ruang Kawasan Ekonomi, Garika U Pristiwati, ST. MSc.

Sementara sekertaris Bappeda Kabupaten Pulau Morotai, Junaidi Rais, bertindak sebagai moderator kegiatan konsultasi publik ini, Ia menyampaikan maksud dari konsultasi publik dilakukan, untuk mempublikasi pola ruang, struktur ruang dan rencana rinci tata ruang, disekitar kawasan ekonomi khusus, untuk diketahui oleh stake holder dan masyarakat Pulau Morotai, sehingga perencanaan RTR disekitar KEK mendapat masukan dari peserta dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pulau Morotai.

Dengan tujuan kata junaidi, setelah menampung saran dan masukan dari setiap stake holder dan masyarakat, maka telah ada data dan gambaran guna mendapat dokumen RTR yang lebih singkron dan terarah dalam menjalankan fungsi ruang dimaksud.

Red/Red : (lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Satu Karyawan PT IWIP Meninggal Dunia, SPSI Bakal...

Sofifi -- Satu karyawan yang merupakan korban pada insiden ledakan tungku Smelter A PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinyatakan telah menghembuskan napas...

Kadis Tersangka, simak Komentar mereka Eks. Kadisdik Sula

Sanana -- Permasalahan Hukum yang tengah dihadapi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Sula (Kepsul), Rifai Haitami, mendapat komentar beragam dari ASN Senior yang pernah juga menjabat sebagai Kadisdik Kepsul. Rifai...

Berkas Perkara menuju P21, Pelapor berharap Kadisdik Sula...

Sanana -- Berkas Kasus dugaan Pengancaman lewat media Elektronik yang dilaporkan oleh Saudara La Onyong Ode Ali alias Nyong alias Ongen dengan Terlapor Saudara Rifai Haitami alias Kafu, Oknum...

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Kementrian ATR/BPN Jaring Aspirasi Untuk Penyusunan Materi Tata Ruang Sekitar KEK

i-malut.com, MOROTAI – Kementrian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pulau Morotai, gelar kegiatan Konsultasi publik I, dengan tema, penyusunan materi teknis rencana rinci tata ruang di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai, berlangsung di Meeting Room, Hotel Perdana, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kamis (4/10/2018).

Berlangsungnya kegiatan ini di buka oleh Asisten II Setda Pulau Morotai, Alexander Wermasubun, SIP. MSI, mewakili Bupati, dan di hadiri oleh Forkompimda, para camat dan seluruh kepala desa di Pulau Morotai yang terkait dengan tata ruang di sekitar wilayah KEK dan wilayah penunjang KEK, sebagai peserta.

Asisten II dalam sambutannya menyampaikan, tata ruang suatu daerah sangat penting dilakukan dan penataan secara baik harus dimulai dari sekarang, agar morotai kedepan lebih teratur dan nyaman ditinggali oleh siapa saja yang menetap disini.

“Rencana tata ruang dibutuhkan untuk mengintegrasi berbagai kebijakan pembangunan di kabupaten pulau morotai, lebih khusus kebijakan tentang adaptasi bencana, perlindungan terhadap bencana serta relokasi masyarakat.” ujarnya

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri dari kementrian ATR/BPN. Masing-masing disampaikan oleh Kasubid Penataan Kawasan Ekonomi, Direktorat Jendral Tata Ruang, Kementrian ATR/BPN, Chriesty E Lengkong, SSi. MSi .MEEM dan Kepala Seksi Penataan Ruang Kawasan Ekonomi, Garika U Pristiwati, ST. MSc.

Sementara sekertaris Bappeda Kabupaten Pulau Morotai, Junaidi Rais, bertindak sebagai moderator kegiatan konsultasi publik ini, Ia menyampaikan maksud dari konsultasi publik dilakukan, untuk mempublikasi pola ruang, struktur ruang dan rencana rinci tata ruang, disekitar kawasan ekonomi khusus, untuk diketahui oleh stake holder dan masyarakat Pulau Morotai, sehingga perencanaan RTR disekitar KEK mendapat masukan dari peserta dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pulau Morotai.

Dengan tujuan kata junaidi, setelah menampung saran dan masukan dari setiap stake holder dan masyarakat, maka telah ada data dan gambaran guna mendapat dokumen RTR yang lebih singkron dan terarah dalam menjalankan fungsi ruang dimaksud.

Red/Red : (lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER