Polres Halut Gelar Apel Pasukan Operasi Bina Kusuma II Kie Raha 2018

i-malut.com.TOBELO — Polres Halmahera Utara, Kamis (4/10/2018), bertempat di lapangan apel Mako Polres Halut, melaksanakan Apel Bina Kusuma II Kie Raha 2018. Bertindak sebagai Inspektur Upacara pada gelar pasukan tersebut Waka Polres Halut Kompol Rudi Saeful Hadi, SIK. Peserta Upacara terdiri dari, Satu Regu Perwira Polres Halut, Satu Peleton Sabhara dan Polair, SST Gabungan Staf Polres Halut, SST Sat Lantas Polres Halut, SST Resintel Polres Halut.

Wakapolres Halut Rudi Saeful Hadi, saat membacakan sambutan Kapolda Maluku Utara, mengatakan, bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi “BINA KUSUMA II KIE RAHA 2018 ” Polda Malut ini adalah langkah awal dalam rangka melakukan pengecekan terhadap kesiapan sebelum pelaksanaan oprasi, baik pada aspek personil, materil,  sarana prasarana serta kelengkapan pendukung lainnya dalam pelaksanaan oprasi kepolisian, sehingga nantinya semua rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yg maksimal.

Dikatakannya, Oprasi Bina Kusuma II Kie Raha 2018, memiliki tugas untuk membangun dan menumbuh kebangsaan kesadaran masyarakat Malut akan pentingnya situasi Kamtibmas yang aman, damai dan sejuk dalam menyongsong Pileg dan Pilpres 2019.

“Untuk itu polda malut akan melaksanakan oprasi kepolisian dengan sandi BINA KUSUMA 11 KIE RAHA 2018, dengan mengedepankan giat preemtif dimana fungsi binmas yang memiliki tupoksi melakukan giat pembinaan, penyuluhan yang di Beck up oleh fungsi lainnya dengan melaksanakan giat rutin yang di tingkatkan, agar oprasi ini dapat berhasil dan di rasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.” jelas Kapolda Malut dalam sambutan yang dibacakan Wakapolres Halut.

Lanjut Dia, sebagaimana telah kita ketahui bahwa sekarang ini telah berlangsung Oprasi Mantap Brata, namun demikian pada oprasi Bina Kusuma 11 juga memiliki peran yang sangat penting, dimana pelaksanaan sebagai upaya pencegahan, penangkalan serta penanggulangan penyakit masyarakat yang mengarah pada tindakan premanisme yg meliputi peredaran miras, perjudian, penyalahgunaan narkoba, prostitusi dan sebagainya.

Adapun tujuan pelaksanaan Oprasi kepolisian kewilayahan ini, kata Wakapolres adalah untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan sejuk di wilayah Provinsi Malut menjelang Pileg dan Pilpres 2019.

“Kita sadari bersama bahwa potensi terjadinya gangguan kamtibmas salah satunya diakibatkan oleh tindakan preman dan premanisme yang dapat berdampak pada gangguan kamtibmas seprti perkelahian antara kelompok yg mengarah pada kerusuhan sosial yang sangat merugikan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat malut.” ujarnya

Tambahnya “Saya Kapolda Malut selalu penanggung Jawab kebijakan oprasi,  memerintahkan DirBinmas beserta stafnya untuk melaksanakan oprasi ini dengan penuh rasa tanggungjawab dan dalam pelaksanaan wajib mempedomani peraturan serta perundang-undangan yang berlaku, agar setiap langkah teknis dan dan taktis tidak terjadi kesalahan baik secara administrasi maupun oprasional dan yg perlu diperhatikan adalah oprasi ini didukung oleh anggran negara yg wajib dipertanggung jawabkan dalm bentuk produk perwaku. disatu sisi Anda di tuntut keberhasilan oprasi dan di satu sisi Anda wajib membuat laporan oleh karena itu diperlukan kemampuan untuk membagi kedua pola kerjannya agar keduannya berhasil dengan baik.”

Red/Rep : (Roby)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Polres Halut Gelar Apel Pasukan Operasi Bina Kusuma II Kie Raha 2018

i-malut.com.TOBELO — Polres Halmahera Utara, Kamis (4/10/2018), bertempat di lapangan apel Mako Polres Halut, melaksanakan Apel Bina Kusuma II Kie Raha 2018. Bertindak sebagai Inspektur Upacara pada gelar pasukan tersebut Waka Polres Halut Kompol Rudi Saeful Hadi, SIK. Peserta Upacara terdiri dari, Satu Regu Perwira Polres Halut, Satu Peleton Sabhara dan Polair, SST Gabungan Staf Polres Halut, SST Sat Lantas Polres Halut, SST Resintel Polres Halut.

Wakapolres Halut Rudi Saeful Hadi, saat membacakan sambutan Kapolda Maluku Utara, mengatakan, bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi “BINA KUSUMA II KIE RAHA 2018 ” Polda Malut ini adalah langkah awal dalam rangka melakukan pengecekan terhadap kesiapan sebelum pelaksanaan oprasi, baik pada aspek personil, materil,  sarana prasarana serta kelengkapan pendukung lainnya dalam pelaksanaan oprasi kepolisian, sehingga nantinya semua rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yg maksimal.

Dikatakannya, Oprasi Bina Kusuma II Kie Raha 2018, memiliki tugas untuk membangun dan menumbuh kebangsaan kesadaran masyarakat Malut akan pentingnya situasi Kamtibmas yang aman, damai dan sejuk dalam menyongsong Pileg dan Pilpres 2019.

“Untuk itu polda malut akan melaksanakan oprasi kepolisian dengan sandi BINA KUSUMA 11 KIE RAHA 2018, dengan mengedepankan giat preemtif dimana fungsi binmas yang memiliki tupoksi melakukan giat pembinaan, penyuluhan yang di Beck up oleh fungsi lainnya dengan melaksanakan giat rutin yang di tingkatkan, agar oprasi ini dapat berhasil dan di rasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.” jelas Kapolda Malut dalam sambutan yang dibacakan Wakapolres Halut.

Lanjut Dia, sebagaimana telah kita ketahui bahwa sekarang ini telah berlangsung Oprasi Mantap Brata, namun demikian pada oprasi Bina Kusuma 11 juga memiliki peran yang sangat penting, dimana pelaksanaan sebagai upaya pencegahan, penangkalan serta penanggulangan penyakit masyarakat yang mengarah pada tindakan premanisme yg meliputi peredaran miras, perjudian, penyalahgunaan narkoba, prostitusi dan sebagainya.

Adapun tujuan pelaksanaan Oprasi kepolisian kewilayahan ini, kata Wakapolres adalah untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan sejuk di wilayah Provinsi Malut menjelang Pileg dan Pilpres 2019.

“Kita sadari bersama bahwa potensi terjadinya gangguan kamtibmas salah satunya diakibatkan oleh tindakan preman dan premanisme yang dapat berdampak pada gangguan kamtibmas seprti perkelahian antara kelompok yg mengarah pada kerusuhan sosial yang sangat merugikan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat malut.” ujarnya

Tambahnya “Saya Kapolda Malut selalu penanggung Jawab kebijakan oprasi,  memerintahkan DirBinmas beserta stafnya untuk melaksanakan oprasi ini dengan penuh rasa tanggungjawab dan dalam pelaksanaan wajib mempedomani peraturan serta perundang-undangan yang berlaku, agar setiap langkah teknis dan dan taktis tidak terjadi kesalahan baik secara administrasi maupun oprasional dan yg perlu diperhatikan adalah oprasi ini didukung oleh anggran negara yg wajib dipertanggung jawabkan dalm bentuk produk perwaku. disatu sisi Anda di tuntut keberhasilan oprasi dan di satu sisi Anda wajib membuat laporan oleh karena itu diperlukan kemampuan untuk membagi kedua pola kerjannya agar keduannya berhasil dengan baik.”

Red/Rep : (Roby)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER