Penyidik Krimsus Polda Malut Kembali Periksa Kades dan Camat Untuk Penuhi P-19 Jaksa

i-malut.com, TERNATE — Penyidik Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Malut, kembali melakukan pemeriksaan Kepala Desa (Kades) dan Camat Kapubaten Pulau Taliabu di Mapolres Sula pada Sabtu (6/10/2018).

Informasi yang dihimpun media ini, bahwa Tim Penyidik Krimsus dari Polda Malut sebanyak 13 orang didatangkan ke Kabupaten Kepulauan Sula, untuk memeriksa sejumlah saksi yang ada di Kabupaten Pulau Taliabu untuk melakukan pemeriksaan sejumlah kades bersama Sekertaris Desa serta bendahara desa Pulau Taliabu.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Malut, Kombes Pol Masrur kepada i-malut.com Minggu (7/10/2018) pagi, membenarkan, bahwa sebagai tindak lanjut P19 / petunjuk jaksa untuk dilakukan pemeriksaan lagi para Kades dan Camat Pulau Taliabu, terkait dengan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) di tahun 2017 lalu, dan sampai hari ini pihaknya baru saja melakukan pemeriksaan 8 orang Kades dan secara bertahap pihaknya akan melakukan pemeriksaan sesuai dengan petunjuk jaksa,

“Kami sudah periksa para Kades dan Camat sesuai dengan petunju Jaksa, dan pemeriksaan itu berlangsung di Mapolres Sula,” katanya.

Lanjutnya, pemilik CV Syafaat Perdana diketahui milik Kepala Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah Kabupaten Pulau Taliabu Agumaswaty Toyib Koten. akan dilakukan pemeriksaan di Polres Sula.

Diketahui, aliran pemotongan DD sebesar Rp 60 juta per-desa dengan rincian sesuai rekomendasi Camat di 8 Kecamatan masing-masing, sebesar Rp 2 juta, Kepala DBPMD Rp 3,5 juta, P3MD Rp 12 juta, Pembendaharaan dan Kas Daerah Rp 11 juta, dan Bank BRI unit Bobong Rp 3,5 juta. Dana tersebut kemudian ditransfer ke rekening CV Syafaat Perdana melalui BRI unit Bobong pada Sabtu 8 Juli 2017.

Red/Rep : (Sdn)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Penyidik Krimsus Polda Malut Kembali Periksa Kades dan Camat Untuk Penuhi P-19 Jaksa

i-malut.com, TERNATE — Penyidik Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Malut, kembali melakukan pemeriksaan Kepala Desa (Kades) dan Camat Kapubaten Pulau Taliabu di Mapolres Sula pada Sabtu (6/10/2018).

Informasi yang dihimpun media ini, bahwa Tim Penyidik Krimsus dari Polda Malut sebanyak 13 orang didatangkan ke Kabupaten Kepulauan Sula, untuk memeriksa sejumlah saksi yang ada di Kabupaten Pulau Taliabu untuk melakukan pemeriksaan sejumlah kades bersama Sekertaris Desa serta bendahara desa Pulau Taliabu.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Malut, Kombes Pol Masrur kepada i-malut.com Minggu (7/10/2018) pagi, membenarkan, bahwa sebagai tindak lanjut P19 / petunjuk jaksa untuk dilakukan pemeriksaan lagi para Kades dan Camat Pulau Taliabu, terkait dengan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) di tahun 2017 lalu, dan sampai hari ini pihaknya baru saja melakukan pemeriksaan 8 orang Kades dan secara bertahap pihaknya akan melakukan pemeriksaan sesuai dengan petunjuk jaksa,

“Kami sudah periksa para Kades dan Camat sesuai dengan petunju Jaksa, dan pemeriksaan itu berlangsung di Mapolres Sula,” katanya.

Lanjutnya, pemilik CV Syafaat Perdana diketahui milik Kepala Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah Kabupaten Pulau Taliabu Agumaswaty Toyib Koten. akan dilakukan pemeriksaan di Polres Sula.

Diketahui, aliran pemotongan DD sebesar Rp 60 juta per-desa dengan rincian sesuai rekomendasi Camat di 8 Kecamatan masing-masing, sebesar Rp 2 juta, Kepala DBPMD Rp 3,5 juta, P3MD Rp 12 juta, Pembendaharaan dan Kas Daerah Rp 11 juta, dan Bank BRI unit Bobong Rp 3,5 juta. Dana tersebut kemudian ditransfer ke rekening CV Syafaat Perdana melalui BRI unit Bobong pada Sabtu 8 Juli 2017.

Red/Rep : (Sdn)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER