6,7 Ton Bantuan Untuk Palu, Pemkab Morotai Siap Salurkan

i-malut.com, MOROTAI — Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai, membuka posko peduli bencana gempa dan tsunami bagi masyarakat Palu, Donggala dan Sigi, Sulteng, sejak Jum’at (5/10/2018). Posko peduli Akhirnya ditutup pada Selasa (9/10/2018), dan berhasil mengumpulkan bantuan barang sebanyak 6,7 ton, terdiri dari pakaian, beras, supermie, obat obatan, ikan, makanan instan dan susu, serta bantuan uang sebanyak Rp. 24.087.000.

“Sumber dan besar bantuan berfariasi, baik dari masyarakat, pejabat, SKPD dan Pengusaha,” ungkap koordinator posko, Dra. Ida Arsad, asisten III, selasa 9/10/2018, di posko peduli bencana, kantor bupati pulau morotai.

Sementara Sekertaris Dinas Bencana Alam Kabupaten Pulau Morotai, Husen Mony, saat dikonfirmasi soal waktu penggalangan dana ini digelar, Ia menyampaikan hari ini Selasa 9/10/2018 terakhir, sebentar malam pemuatan dan esoknya Rabu 10/10/2018 sudah pengiriman ke Palu.

“Bantuan ini akan dibawa ke Palu lewat jalur darat, melintasi trans sulawesi, menggunakan tiga mobil truk box milik Pemkab, dikawal langsung oleh pegawai dinas bencana alam morotai,” ungkapnya.

Sesuai rekapan hasil bantuan posko peduli gempa dan tsunami, pakaian yang paling banyak, kemudian air mineral, mie instans, beras, obat obatan dan lain lain.

“Pakain sebanyak 60 koli dan 20 Dus, air mineral 61 Dus, 248 Dus supermie, beras 30 sak, obat obatan 50 Dos dan satu karung obat injeksi, susu kaleng 7 Dos, susu bubuk 1 Dos, susu bubuk SGM 1 Dos, makanan ringan 1 Dos, rinso 1 Dos, Popok, pembalut dan tisue 1 Dos serta ikan ngafi 1 karung, ” terang husen mony

Bantuan pakaian, beras, air mineral, obat obatan dan lain-lain yang sudah berhasil dikumpulkan dan siap disalurkan langsung ke Kota Palu, Sulteng

Soal waktu keberangkatan kata Husen, mobil yang mengangkut bantuan ini rutenya Rabu 10/10/2018 siang menggunakan kapal feri ke Tobelo, kemudian ke Sofifi dan menggunakan feri ke Kota Bitung, sampai Bitung lanjut perjalanan ke kota Palu.

“Penyaluran bantuan ini memakan waktu diperjalanan, kita butuh waktu 10 sampai 15 hari, untuk pergi, penyaluran dan balik lagi ke Morotai, tapi semoga tidak ada halangan dan proses pemberangkatan dan penyalurannya berjalan lancar,” harapnya.

Tambahnya, “malam ini seluruh bantuan sudah di muat ke mobil, besoknya kami hanya menunggu biaya transportasi dan akomodasi petugas yang mengantar bantuan ini, bila besok dinas keuangan sudah mencairkan anggarannya, maka kami siap brangkat, bila belum maka kami harus menunggu, karena cepatnya penyaluran bantuan ini terlaksana tergantung biayanya.”

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

6,7 Ton Bantuan Untuk Palu, Pemkab Morotai Siap Salurkan

i-malut.com, MOROTAI — Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai, membuka posko peduli bencana gempa dan tsunami bagi masyarakat Palu, Donggala dan Sigi, Sulteng, sejak Jum’at (5/10/2018). Posko peduli Akhirnya ditutup pada Selasa (9/10/2018), dan berhasil mengumpulkan bantuan barang sebanyak 6,7 ton, terdiri dari pakaian, beras, supermie, obat obatan, ikan, makanan instan dan susu, serta bantuan uang sebanyak Rp. 24.087.000.

“Sumber dan besar bantuan berfariasi, baik dari masyarakat, pejabat, SKPD dan Pengusaha,” ungkap koordinator posko, Dra. Ida Arsad, asisten III, selasa 9/10/2018, di posko peduli bencana, kantor bupati pulau morotai.

Sementara Sekertaris Dinas Bencana Alam Kabupaten Pulau Morotai, Husen Mony, saat dikonfirmasi soal waktu penggalangan dana ini digelar, Ia menyampaikan hari ini Selasa 9/10/2018 terakhir, sebentar malam pemuatan dan esoknya Rabu 10/10/2018 sudah pengiriman ke Palu.

“Bantuan ini akan dibawa ke Palu lewat jalur darat, melintasi trans sulawesi, menggunakan tiga mobil truk box milik Pemkab, dikawal langsung oleh pegawai dinas bencana alam morotai,” ungkapnya.

Sesuai rekapan hasil bantuan posko peduli gempa dan tsunami, pakaian yang paling banyak, kemudian air mineral, mie instans, beras, obat obatan dan lain lain.

“Pakain sebanyak 60 koli dan 20 Dus, air mineral 61 Dus, 248 Dus supermie, beras 30 sak, obat obatan 50 Dos dan satu karung obat injeksi, susu kaleng 7 Dos, susu bubuk 1 Dos, susu bubuk SGM 1 Dos, makanan ringan 1 Dos, rinso 1 Dos, Popok, pembalut dan tisue 1 Dos serta ikan ngafi 1 karung, ” terang husen mony

Bantuan pakaian, beras, air mineral, obat obatan dan lain-lain yang sudah berhasil dikumpulkan dan siap disalurkan langsung ke Kota Palu, Sulteng

Soal waktu keberangkatan kata Husen, mobil yang mengangkut bantuan ini rutenya Rabu 10/10/2018 siang menggunakan kapal feri ke Tobelo, kemudian ke Sofifi dan menggunakan feri ke Kota Bitung, sampai Bitung lanjut perjalanan ke kota Palu.

“Penyaluran bantuan ini memakan waktu diperjalanan, kita butuh waktu 10 sampai 15 hari, untuk pergi, penyaluran dan balik lagi ke Morotai, tapi semoga tidak ada halangan dan proses pemberangkatan dan penyalurannya berjalan lancar,” harapnya.

Tambahnya, “malam ini seluruh bantuan sudah di muat ke mobil, besoknya kami hanya menunggu biaya transportasi dan akomodasi petugas yang mengantar bantuan ini, bila besok dinas keuangan sudah mencairkan anggarannya, maka kami siap brangkat, bila belum maka kami harus menunggu, karena cepatnya penyaluran bantuan ini terlaksana tergantung biayanya.”

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER