Satpol PP Bekerja Sama Dengan Polri dan TNI Lakukan Razia Malam.

i-malut.com, LABUHA — Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polri dan juga TNI Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar razia disejumlah Kos-kosan, Penginapan, Hotel dan juga tempat-tempat hiburan malam, pada Rabu Malam. (10/10/18).

Razia ini dipimpin langsung oleh Kasat Satpol PP Halsel Noce Totunonu dan juga Kabag Ops Faroi Simangunsong, SH.S.IK.

Tujuan Razia ini dilakukan untuk memberantas premanisme, serta penyakit masyarakat guna memelihara situasi yang kondusif di Wilayah Kabupaten Halsel sesuai Intruksi dari Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan.

Dalam razia ini petugas menyisir beberapah Kos-kosan, Penginapan Hotel dan juga tempat Karoke. Sejumlah penghuni dan pengunjung sempat terkejut dengan adanya razia tersebut. Satu persatu kamar dan juga Room Keroke diperiksa dengan teliti oleh tim gabungan.

Petugas gabungan dari Satpol PP, Polri dan TNI saat merazia salah satu kos-kosan

Sayangnya dalam razia yang dilakukan, petugas tidak menemukan pekerja malam, yang biasa mangkal di caffe-ceffe.

Diduga operasi yang dilakukan ini telah terlebih dahulu diketahui oleh pengunjung Caffe dan tempat hiburan lainnya, terbukti setelah dilakukan penggrebekan tidak ditemukan para pekerja malam tersebut, bahkan Caffe serta tempat karoke dalam keadaan sepi. Karena seperti diketahui Caffe dan tempat karoke tersebut tiap malamnya ramai oleh para pengunjung dan para Pekerja malam sejak dibuka pada pukul 2 siang sampai pukul 4 subuh.

Kasat Satpol PP Halsel, Noce Totunonu mengatakan, razia malam ini tidak maksimal, karena telah diketehui oleh para penghuni-penghuni tempat hiburan malam tersebut.

“Diduga operasi ini telah bocor terlebih dahulu, sehingga kami gagal mengamankan wanita malam yang sering mangkal di Caffe-Caffe,” ujarnya.

Noce juga menyampaikan bahwa pihaknya akan kembali melakukan razia dilokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat prostitusi.

“Tidak apa-apa, kita akan rutin tetap melakukan razia ini,”ungkap Noce.

Razia kali ini Petugas sempat mengamankan 4 orang wanita dan satu laki-laki, yang ditemukan di Kos-kosan serta tempat koroke dan tidak memiliki Kartu Indentitas Penduduk (KTP). Keempat orang tersebut langsung digiring ke Polres Halsel.

“Mereka yang tidak memiliki KTP akan dimintai keterangannya di Polres untuk memastikan apakah mereka merupakan penduduk asli Halsel atau tidak, kemudian apa tujuan kedatangannya di Halsel, serta sudah berapa lama tinggal di Halsel,” jelas Noce Totunonu saat melakukan pengamanan ini.

Petugas razia yang tergabung dari Satpoll PP, Polri dan TNI ini juga mengamankan delapan orang laki-laki yang ditemukan sedang membawah serta mengkomsumsi Minum Keras (Miras) berjenis Captikus. Ke delapan orang yang sedang mengkomsumsi minuman (Miras) tersebut ditemukan ditempat yang berbeda. Mereka berserta barang bukti langsung diangkut menuju ke Polres Halsel, guna dilakukan pemeriksaan.

Kabag Ops Faroi Simangunsong, usai melalukan razia ini, saat diwawancarai di Halaman Polres Halsel sangat menyayangkan karena razia kali ini tidak membawahkan hasil yang maksimal, ini terlihat dari beberapa lokasi yang menjadi sasaran razia nampak sepi bahkan sudah tutup.

“Namun kami tidak akan kecewa, kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menciptakan kondisi yang kondusif di Kabupaten Halmahera Selatan yang kita cintai ini,”ujar Kabag Ops Polres Halsel.

Red/Rep : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Satpol PP Bekerja Sama Dengan Polri dan TNI Lakukan Razia Malam.

i-malut.com, LABUHA — Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polri dan juga TNI Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar razia disejumlah Kos-kosan, Penginapan, Hotel dan juga tempat-tempat hiburan malam, pada Rabu Malam. (10/10/18).

Razia ini dipimpin langsung oleh Kasat Satpol PP Halsel Noce Totunonu dan juga Kabag Ops Faroi Simangunsong, SH.S.IK.

Tujuan Razia ini dilakukan untuk memberantas premanisme, serta penyakit masyarakat guna memelihara situasi yang kondusif di Wilayah Kabupaten Halsel sesuai Intruksi dari Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan.

Dalam razia ini petugas menyisir beberapah Kos-kosan, Penginapan Hotel dan juga tempat Karoke. Sejumlah penghuni dan pengunjung sempat terkejut dengan adanya razia tersebut. Satu persatu kamar dan juga Room Keroke diperiksa dengan teliti oleh tim gabungan.

Petugas gabungan dari Satpol PP, Polri dan TNI saat merazia salah satu kos-kosan

Sayangnya dalam razia yang dilakukan, petugas tidak menemukan pekerja malam, yang biasa mangkal di caffe-ceffe.

Diduga operasi yang dilakukan ini telah terlebih dahulu diketahui oleh pengunjung Caffe dan tempat hiburan lainnya, terbukti setelah dilakukan penggrebekan tidak ditemukan para pekerja malam tersebut, bahkan Caffe serta tempat karoke dalam keadaan sepi. Karena seperti diketahui Caffe dan tempat karoke tersebut tiap malamnya ramai oleh para pengunjung dan para Pekerja malam sejak dibuka pada pukul 2 siang sampai pukul 4 subuh.

Kasat Satpol PP Halsel, Noce Totunonu mengatakan, razia malam ini tidak maksimal, karena telah diketehui oleh para penghuni-penghuni tempat hiburan malam tersebut.

“Diduga operasi ini telah bocor terlebih dahulu, sehingga kami gagal mengamankan wanita malam yang sering mangkal di Caffe-Caffe,” ujarnya.

Noce juga menyampaikan bahwa pihaknya akan kembali melakukan razia dilokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat prostitusi.

“Tidak apa-apa, kita akan rutin tetap melakukan razia ini,”ungkap Noce.

Razia kali ini Petugas sempat mengamankan 4 orang wanita dan satu laki-laki, yang ditemukan di Kos-kosan serta tempat koroke dan tidak memiliki Kartu Indentitas Penduduk (KTP). Keempat orang tersebut langsung digiring ke Polres Halsel.

“Mereka yang tidak memiliki KTP akan dimintai keterangannya di Polres untuk memastikan apakah mereka merupakan penduduk asli Halsel atau tidak, kemudian apa tujuan kedatangannya di Halsel, serta sudah berapa lama tinggal di Halsel,” jelas Noce Totunonu saat melakukan pengamanan ini.

Petugas razia yang tergabung dari Satpoll PP, Polri dan TNI ini juga mengamankan delapan orang laki-laki yang ditemukan sedang membawah serta mengkomsumsi Minum Keras (Miras) berjenis Captikus. Ke delapan orang yang sedang mengkomsumsi minuman (Miras) tersebut ditemukan ditempat yang berbeda. Mereka berserta barang bukti langsung diangkut menuju ke Polres Halsel, guna dilakukan pemeriksaan.

Kabag Ops Faroi Simangunsong, usai melalukan razia ini, saat diwawancarai di Halaman Polres Halsel sangat menyayangkan karena razia kali ini tidak membawahkan hasil yang maksimal, ini terlihat dari beberapa lokasi yang menjadi sasaran razia nampak sepi bahkan sudah tutup.

“Namun kami tidak akan kecewa, kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menciptakan kondisi yang kondusif di Kabupaten Halmahera Selatan yang kita cintai ini,”ujar Kabag Ops Polres Halsel.

Red/Rep : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...