Warga Madopolo Ditanduk Sapi Hingga Meninggal

i-malut.com, LABUHA — Darman alias La Mando (43) warga Desa Kampung Baru Madopolo Kecamatan Obi Utara Kabupaten Halmahera (Halsel) ditemukan tidak bernyawa di Pulau Santari Kecamatan Obi Utara Halsel, Sabtu (13/10/2018)

Mayat La Mando ditemukan oleh Robi (34) warga Desa Madopolo Timur Kecamatan Obi Utara yang juga teman korban saat ke kebun mencari kayu bakar.

Kasat Reskrim Polres Halsel AKP Gede Atmaja, Sabtu (13/10/2018) membenarkan adanya penemuan mayat warga Obi.

Informasi yang dihimpun wartawan media ini, menyebutkan, pada Jumat, (12/10/2018) korban beserta rekan lain sekiyat 10 orang sedang mengambil kayu bakar di Pulau Santari. Usai mengambil kayu, korban kemudian mengambil sapi Gerobak untuk menarik kayu bakar, pada sore jam 16.00 WIT.

Rekan korban sempat mengajak korban kembali ke kampung namun korban menolak untuk pulang dengan alasan dirinya mau menarik kayu setelah itu baru akan menyusul pulang ke kampung pukul 17.00 WIT.

Sekitar malam pukul 19.00 WIT hingga pukul 24.00 WIT, rekan korban Robi (34) mencoba menghubungi korban menggunakan handphone namun Hendphone milik korban tidak aktif sehingga Robi berpikir korban masih tidur di tempat kerja.

Pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00, Robi pergi menyusul korban ke tempat kerja bersama dengan Ical (34) dan Iki (18) warga desa Madopolo, namun sampai di tempat tujuan, korban tidak ditemukan di tempat biasanya, Robi kemudian melakukan pencarian di sekitar pantai dan hanya menemukan motor dan perahu. Beberapa saat kemudian, korban kemudian ditemukan tergeletak di tanah dekat pohon mangga di tempat kerja.

Robi kemudian memanggil teman lainnya yakni Ical dan Iki untuk mengecek korban dan langsung menelepon Danpos Obi Utara Aipda Yusuf Nizar untuk turun ke TKP Sekitar pukul 13.00. Danpos Obi Utara sampai di TKP dan menemukan fakta, korban sudah meninggal dunia dan dicurigai, korban meninggal akibat terkena tandukan sapi karena di tanduk sapi sebelah kiri ditemukan bercak darah yang sudah mengering berwarna kehitaman.

Catatan lain, usia sapi sekitar 10 tahun dengan panjang tanduk kurang lebih 40cm kanan kiri berwarna putih melengkung ke arah muka dan bercak darah ditemukan hanya di bagian tanduk sapi sebelah kiri kurang lebih 20cm dari ujung tanduk ke arah pangkal. Bercak darah di tanduk sapi sudah berwarna hitam pekat dan mengering, hanya pada bagian tanduk sebelah kiri sedangkan pada bagian kanan tanduk kanan hanya ditemukan sedikit bekas darah yang mengering

“Dugaan sementara (Dicurigai), tanduk sapi tersebut adalah penyebab korban meninggal dunia dengan luka terbuka di bagian leher kurang lebih 10 cm,” jelas Kasat.

Saat ini korban sudah berada di rumah duka Desa Kampung Baru Kecamatan Obi dan di makamkan oleh pihak kekuarga.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Warga Madopolo Ditanduk Sapi Hingga Meninggal

i-malut.com, LABUHA — Darman alias La Mando (43) warga Desa Kampung Baru Madopolo Kecamatan Obi Utara Kabupaten Halmahera (Halsel) ditemukan tidak bernyawa di Pulau Santari Kecamatan Obi Utara Halsel, Sabtu (13/10/2018)

Mayat La Mando ditemukan oleh Robi (34) warga Desa Madopolo Timur Kecamatan Obi Utara yang juga teman korban saat ke kebun mencari kayu bakar.

Kasat Reskrim Polres Halsel AKP Gede Atmaja, Sabtu (13/10/2018) membenarkan adanya penemuan mayat warga Obi.

Informasi yang dihimpun wartawan media ini, menyebutkan, pada Jumat, (12/10/2018) korban beserta rekan lain sekiyat 10 orang sedang mengambil kayu bakar di Pulau Santari. Usai mengambil kayu, korban kemudian mengambil sapi Gerobak untuk menarik kayu bakar, pada sore jam 16.00 WIT.

Rekan korban sempat mengajak korban kembali ke kampung namun korban menolak untuk pulang dengan alasan dirinya mau menarik kayu setelah itu baru akan menyusul pulang ke kampung pukul 17.00 WIT.

Sekitar malam pukul 19.00 WIT hingga pukul 24.00 WIT, rekan korban Robi (34) mencoba menghubungi korban menggunakan handphone namun Hendphone milik korban tidak aktif sehingga Robi berpikir korban masih tidur di tempat kerja.

Pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00, Robi pergi menyusul korban ke tempat kerja bersama dengan Ical (34) dan Iki (18) warga desa Madopolo, namun sampai di tempat tujuan, korban tidak ditemukan di tempat biasanya, Robi kemudian melakukan pencarian di sekitar pantai dan hanya menemukan motor dan perahu. Beberapa saat kemudian, korban kemudian ditemukan tergeletak di tanah dekat pohon mangga di tempat kerja.

Robi kemudian memanggil teman lainnya yakni Ical dan Iki untuk mengecek korban dan langsung menelepon Danpos Obi Utara Aipda Yusuf Nizar untuk turun ke TKP Sekitar pukul 13.00. Danpos Obi Utara sampai di TKP dan menemukan fakta, korban sudah meninggal dunia dan dicurigai, korban meninggal akibat terkena tandukan sapi karena di tanduk sapi sebelah kiri ditemukan bercak darah yang sudah mengering berwarna kehitaman.

Catatan lain, usia sapi sekitar 10 tahun dengan panjang tanduk kurang lebih 40cm kanan kiri berwarna putih melengkung ke arah muka dan bercak darah ditemukan hanya di bagian tanduk sapi sebelah kiri kurang lebih 20cm dari ujung tanduk ke arah pangkal. Bercak darah di tanduk sapi sudah berwarna hitam pekat dan mengering, hanya pada bagian tanduk sebelah kiri sedangkan pada bagian kanan tanduk kanan hanya ditemukan sedikit bekas darah yang mengering

“Dugaan sementara (Dicurigai), tanduk sapi tersebut adalah penyebab korban meninggal dunia dengan luka terbuka di bagian leher kurang lebih 10 cm,” jelas Kasat.

Saat ini korban sudah berada di rumah duka Desa Kampung Baru Kecamatan Obi dan di makamkan oleh pihak kekuarga.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER