PAD Pulau Morotai Meningkat Tajam

i-malut.com, MOROTAI — Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pulau Morotai, M Umar Ali, SE, saat ditemui wartawan diruang kerjanya, pada Senin (15/10/2018), mengenai pencapaian PAD Pulau Morotai saat ini, Ia menjelaskan, dari tahun ketahun mengalami peningkatan yang signifikan, terutama di sektor Kesehatan, Perikanan dan Perhubungan.

“Ditahun 2016 PAD kita hanya 5 M lebih, ditahun 2017 PAD kita 18 M dan ditahun 2018 akan capai di angka 25 M, karena dibulan oktober saat ini PAD kita sudah capai 18 milyar lebih,” katanya.

Lanjutnya, pendapatan terbesar ada di RSUD, Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pariwisata,

“Untuk RSUD pendapatan terbesarnya pada klaim BPJS capai 6 milyar di tambah yang lain tahun ini RSUD capai 11 milyar, kedua dinas perikanan yang tahun sebelumnya hanya 500 juta, tahun ini akan capai 1 milyar, sedangkan dinas perhubungan capaian PADnya menurun, ditahun sebelumnya 500 juta, ditahun ini hanya bisa capai 100 juta lebih,” ungkapnya

Sementara disinggung soal PAD Dinas Pariwisata yang masih jongkok, M Umar Ali, mengakui PAD disektor pariwisata masih minim, sebab sarana pariwisatanya masih dalam proses persiapan, sehingga belum bisa dijual.

“Untuk sektor pariwisata tahun ini target PADnya hanya 120 juta, tetapi ini kita pahami, karena spot wisatanya banyak tapi objek yang mau di jual belum ada dan masih dalam proses persiapan, bila semua sarananya sudah siap maka kami yakin PAD disektor pariwisata akan meningkat.” paparnya

Untuk itu, kata kepala BPKAD, secara total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pulau Morotai di tahun 2018 akan meningkat tajam dan akan mencapai 25 Milyar.

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

PAD Pulau Morotai Meningkat Tajam

i-malut.com, MOROTAI — Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pulau Morotai, M Umar Ali, SE, saat ditemui wartawan diruang kerjanya, pada Senin (15/10/2018), mengenai pencapaian PAD Pulau Morotai saat ini, Ia menjelaskan, dari tahun ketahun mengalami peningkatan yang signifikan, terutama di sektor Kesehatan, Perikanan dan Perhubungan.

“Ditahun 2016 PAD kita hanya 5 M lebih, ditahun 2017 PAD kita 18 M dan ditahun 2018 akan capai di angka 25 M, karena dibulan oktober saat ini PAD kita sudah capai 18 milyar lebih,” katanya.

Lanjutnya, pendapatan terbesar ada di RSUD, Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pariwisata,

“Untuk RSUD pendapatan terbesarnya pada klaim BPJS capai 6 milyar di tambah yang lain tahun ini RSUD capai 11 milyar, kedua dinas perikanan yang tahun sebelumnya hanya 500 juta, tahun ini akan capai 1 milyar, sedangkan dinas perhubungan capaian PADnya menurun, ditahun sebelumnya 500 juta, ditahun ini hanya bisa capai 100 juta lebih,” ungkapnya

Sementara disinggung soal PAD Dinas Pariwisata yang masih jongkok, M Umar Ali, mengakui PAD disektor pariwisata masih minim, sebab sarana pariwisatanya masih dalam proses persiapan, sehingga belum bisa dijual.

“Untuk sektor pariwisata tahun ini target PADnya hanya 120 juta, tetapi ini kita pahami, karena spot wisatanya banyak tapi objek yang mau di jual belum ada dan masih dalam proses persiapan, bila semua sarananya sudah siap maka kami yakin PAD disektor pariwisata akan meningkat.” paparnya

Untuk itu, kata kepala BPKAD, secara total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pulau Morotai di tahun 2018 akan meningkat tajam dan akan mencapai 25 Milyar.

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...