Bantuan Morotai Untuk Bencana Palu, Sigi dan Donggala Tuntas Disalurkan

i-malut.com, PALU-SULTENG — Pasukan relawan berjumlah 10 orang yang terdiri dari staf Dinas Sosial dan BNPB Kabupaten Pulau Morotai. mereka dipimpin langsung oleh Asisten III Setda Pulau Morotai, Dra Ida Arsad, MSi, tiba di Kota Palu, pada Senin (15/10/2018), menggunakan jalur akses lintas darat yakni dari Kota Bitung menuju Kota Palu.

Jumlah armada yang meluncur dari Pulau Morotai yakni 2 truk rescue logistik dan 1 kendaraan strada oprasional BNPB. Waktu perjalanan selama 4 hari dari Pulau Morotai sampai ke Kota Palu, tentunya sangat melelahkan

“Perjalanan dari morotai kami dituntut untuk bekerja secara tanggap dan ekstra cepat, tepat, demi misi kemanusiaan, yakni penyaluran logistik ke beberapa titik pengungsi, yakni posko induk pemerintah kota palu, sigi, dan donggala” ungkap husen mony salah satu relawan dinas BPBD Kabupaten Pulau Morotai.

Sesampainya di Palu, Tim Relawan ini langsung di fasilitasi oleh salah seorang Alumni IPDN yang mempunyai tempat penugasan di Pulau Morotai,

“Demi berlangsungnya proses penyaluran barang bantuan, kita butuh posko protokol berdasarkan arahan pimpinan rombongan tentunya” ungkap Aidhil Fedrianto, salah satu ASN lulusan IPDN asal kota palu yang saat ini bertugas sebagai aspri Bupati Kabupaten Pulau Morotai.

Tim relawan asal Kabupaten Pulau Morotai beserta barang logistik dibantu oleh posko promoter, yakni posko Alumni IPDN/STPDN yang sebelumnya telah membantu 16 kabupaten/kota di indonesia untuk penyaluran bantuan bencana tsunami dan likuefaksi yang menimpa kota palu.

“Barang bantuan dari pulau morotai ini akan kami distribusi langsung ke titik pengungsi yang terisolir di tiga titik terparah, yakni kawasan petobo, balaroa, dan kabupaten sigi, serta kita juga tidak boleh melupakan warga kabupaten morotai yang tengah tertimpa bencana di kota palu” ungkap Asisten III, selaku ketua rombongan tim relawan dan logistik.

Setibanya di Kota Palu, tim relawan langsung mensortir barang sesuai kebutuhan para pengungsi yang ada di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala. Logistik yang dibawa dari Pulau Morotai tidak hanya diperuntukan kepada pengungsi Palu, Sigi, dan donggala saja, tetapi melalui proses sortir barang yang telah dilakukan oleh tim relawan Kabupaten Pulau Morotai juga diperuntukkan dan dibagikan kepada 33 orng masyarakat morotai yang tergabung dalam kerukunan morotai yang ada di Palu.

Pasukan penyalur bantuan dipimpin langsung oleh asisten III Dra Ida Arsad, menyalurkan bantuan langsung ke barak pengungsi.

“Setelah terbagi semua ke titik pengungsi yang terisolir, kita akan bertolak kembali ke morotai guna melaksanakan tugas sebagaimana biasanya, kami semua mengerjakan dengan cepat serta kerjasama tim yang baik,” ungkap Ikbal Hi Umar, salah seorang relawan Dinsos Pulau Morotai.

Red/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Bantuan Morotai Untuk Bencana Palu, Sigi dan Donggala Tuntas Disalurkan

i-malut.com, PALU-SULTENG — Pasukan relawan berjumlah 10 orang yang terdiri dari staf Dinas Sosial dan BNPB Kabupaten Pulau Morotai. mereka dipimpin langsung oleh Asisten III Setda Pulau Morotai, Dra Ida Arsad, MSi, tiba di Kota Palu, pada Senin (15/10/2018), menggunakan jalur akses lintas darat yakni dari Kota Bitung menuju Kota Palu.

Jumlah armada yang meluncur dari Pulau Morotai yakni 2 truk rescue logistik dan 1 kendaraan strada oprasional BNPB. Waktu perjalanan selama 4 hari dari Pulau Morotai sampai ke Kota Palu, tentunya sangat melelahkan

“Perjalanan dari morotai kami dituntut untuk bekerja secara tanggap dan ekstra cepat, tepat, demi misi kemanusiaan, yakni penyaluran logistik ke beberapa titik pengungsi, yakni posko induk pemerintah kota palu, sigi, dan donggala” ungkap husen mony salah satu relawan dinas BPBD Kabupaten Pulau Morotai.

Sesampainya di Palu, Tim Relawan ini langsung di fasilitasi oleh salah seorang Alumni IPDN yang mempunyai tempat penugasan di Pulau Morotai,

“Demi berlangsungnya proses penyaluran barang bantuan, kita butuh posko protokol berdasarkan arahan pimpinan rombongan tentunya” ungkap Aidhil Fedrianto, salah satu ASN lulusan IPDN asal kota palu yang saat ini bertugas sebagai aspri Bupati Kabupaten Pulau Morotai.

Tim relawan asal Kabupaten Pulau Morotai beserta barang logistik dibantu oleh posko promoter, yakni posko Alumni IPDN/STPDN yang sebelumnya telah membantu 16 kabupaten/kota di indonesia untuk penyaluran bantuan bencana tsunami dan likuefaksi yang menimpa kota palu.

“Barang bantuan dari pulau morotai ini akan kami distribusi langsung ke titik pengungsi yang terisolir di tiga titik terparah, yakni kawasan petobo, balaroa, dan kabupaten sigi, serta kita juga tidak boleh melupakan warga kabupaten morotai yang tengah tertimpa bencana di kota palu” ungkap Asisten III, selaku ketua rombongan tim relawan dan logistik.

Setibanya di Kota Palu, tim relawan langsung mensortir barang sesuai kebutuhan para pengungsi yang ada di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala. Logistik yang dibawa dari Pulau Morotai tidak hanya diperuntukan kepada pengungsi Palu, Sigi, dan donggala saja, tetapi melalui proses sortir barang yang telah dilakukan oleh tim relawan Kabupaten Pulau Morotai juga diperuntukkan dan dibagikan kepada 33 orng masyarakat morotai yang tergabung dalam kerukunan morotai yang ada di Palu.

Pasukan penyalur bantuan dipimpin langsung oleh asisten III Dra Ida Arsad, menyalurkan bantuan langsung ke barak pengungsi.

“Setelah terbagi semua ke titik pengungsi yang terisolir, kita akan bertolak kembali ke morotai guna melaksanakan tugas sebagaimana biasanya, kami semua mengerjakan dengan cepat serta kerjasama tim yang baik,” ungkap Ikbal Hi Umar, salah seorang relawan Dinsos Pulau Morotai.

Red/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER