Buku Putih Akan Menjadi SOP ASN Morotai

i-malut.com, MOROTAI — Pemerintahahan Bupati Benny Laos dan Wakil Bupati Asrun Padoma, terus melakukan reformasi birokrasi ASN sebagai bentuk komitmen terhadap visi misi “membuang kebiasan buruk dan membiasakan hal yang benar, menuju morotai bangkit,  yang maju damai dan sejahtera”.

“Penataan birokrasi ASN dengan menata sistim pelayanan kepada masyarakat secara baik, tepat dan cepat, sehingga masyarakat dipelosok pedesaan, baik masyarakat yang berada dikawasan pulau pulau kecil, di pesir pantai maupun lembah atau gunung, akan memperoleh pelayanan pemerintahan secata baik, benar, cepat dan tepat.” jelas Asisten II, Alexander Wermusubun, SIP. MSI, diruang kerjanya, jumat 19/10/2018 sore.

Lanjutnya, kehadiran Buku Putih Morotai Bangkit yang diakronim dengan “Bukti Morotai Bangkit” merupakan sebuah langkah strategis yang tepat untuk memberikan  kemudahan dan pemahaman, serta pengertian kepada masyarakat saat melakukan pengurusan pada instansi Pemkab Morotai. Selain itu bukti morotai bangkit juga menjadi acuan bagi setiap ASN untuk memahami dan mengerti alur pada setiap pengurusan, sehingga pelayanan yang di berikan kemasyarakat benar benar sesuai SOP.

“Kami berharap kepada para pemangku jabatan dan seluruh ASN agar buku putih morotai bangkit ini dapat dipelajari secara baik dan menjadi pegangan pada setiap saat melaksanakan tugas, sehingga dimanapun anda bertugas kesiapan dan kemampuan untuk menguasai ruang lingkup tugas pelayanan pasti anda mampu melaksanakannya, serta mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya

Dikatakan, penulisan dan penyusunan Buku Morotai Bangkit memiliki maksud dan tujuan sebagai berikut : Bahwa ASN ini berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu yang berbeda beda tetapi, hanya mempunyai satu tugas utama yaitu sebagai pelayan masyarakat. maka, kehadiran bukti morotai bangkit dapat dijadikan pedoman dan arah dalam melaksanakan tugasnya. Berikut, bahwa tugas utama ASN adalah melayani masyarakat secara baik dan benar, menyelesaikan urusan pelayanan secara tepat dan cepat maka, kehadiran bukti morotai bangkit akan memberikan keseragaman berpikir, berkata dan berbuat, pada saat melaksanakan tugasnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Bukti morotai bangkit dapat dijadikan referensi bagi setiap ASN untuk mengetahui sistem pelayanan yang diberlakukan pada OPD lain, sehingga sewaktu waktu masyarakat ada yang membutuhkan informasi tentang pengurusan pada OPD. Dan bukti morotai bangkit dapat menjadi bahan bagi setiap OPD dalam mensosialisasikan berbagai program dan kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Pulau Morotai pada periode 2017-2022 pada desa binaannya.

“Semoga keberadaan Buku Putih Morotai Bangkit memberikan manfaat bagi para ASN dan seluruh masyarakat pulau morotai, sementara disusun dan dalam tahun ini sudah diterapkan,” harapnya.

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Buku Putih Akan Menjadi SOP ASN Morotai

i-malut.com, MOROTAI — Pemerintahahan Bupati Benny Laos dan Wakil Bupati Asrun Padoma, terus melakukan reformasi birokrasi ASN sebagai bentuk komitmen terhadap visi misi “membuang kebiasan buruk dan membiasakan hal yang benar, menuju morotai bangkit,  yang maju damai dan sejahtera”.

“Penataan birokrasi ASN dengan menata sistim pelayanan kepada masyarakat secara baik, tepat dan cepat, sehingga masyarakat dipelosok pedesaan, baik masyarakat yang berada dikawasan pulau pulau kecil, di pesir pantai maupun lembah atau gunung, akan memperoleh pelayanan pemerintahan secata baik, benar, cepat dan tepat.” jelas Asisten II, Alexander Wermusubun, SIP. MSI, diruang kerjanya, jumat 19/10/2018 sore.

Lanjutnya, kehadiran Buku Putih Morotai Bangkit yang diakronim dengan “Bukti Morotai Bangkit” merupakan sebuah langkah strategis yang tepat untuk memberikan  kemudahan dan pemahaman, serta pengertian kepada masyarakat saat melakukan pengurusan pada instansi Pemkab Morotai. Selain itu bukti morotai bangkit juga menjadi acuan bagi setiap ASN untuk memahami dan mengerti alur pada setiap pengurusan, sehingga pelayanan yang di berikan kemasyarakat benar benar sesuai SOP.

“Kami berharap kepada para pemangku jabatan dan seluruh ASN agar buku putih morotai bangkit ini dapat dipelajari secara baik dan menjadi pegangan pada setiap saat melaksanakan tugas, sehingga dimanapun anda bertugas kesiapan dan kemampuan untuk menguasai ruang lingkup tugas pelayanan pasti anda mampu melaksanakannya, serta mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya

Dikatakan, penulisan dan penyusunan Buku Morotai Bangkit memiliki maksud dan tujuan sebagai berikut : Bahwa ASN ini berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu yang berbeda beda tetapi, hanya mempunyai satu tugas utama yaitu sebagai pelayan masyarakat. maka, kehadiran bukti morotai bangkit dapat dijadikan pedoman dan arah dalam melaksanakan tugasnya. Berikut, bahwa tugas utama ASN adalah melayani masyarakat secara baik dan benar, menyelesaikan urusan pelayanan secara tepat dan cepat maka, kehadiran bukti morotai bangkit akan memberikan keseragaman berpikir, berkata dan berbuat, pada saat melaksanakan tugasnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Bukti morotai bangkit dapat dijadikan referensi bagi setiap ASN untuk mengetahui sistem pelayanan yang diberlakukan pada OPD lain, sehingga sewaktu waktu masyarakat ada yang membutuhkan informasi tentang pengurusan pada OPD. Dan bukti morotai bangkit dapat menjadi bahan bagi setiap OPD dalam mensosialisasikan berbagai program dan kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Pulau Morotai pada periode 2017-2022 pada desa binaannya.

“Semoga keberadaan Buku Putih Morotai Bangkit memberikan manfaat bagi para ASN dan seluruh masyarakat pulau morotai, sementara disusun dan dalam tahun ini sudah diterapkan,” harapnya.

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER